VPS, Shared Hosting & Dedicated Server, Mana yang Cocok untuk Kebutuhan Bisnis Anda? Image

VPS, Shared Hosting & Dedicated Server, Mana yang Cocok untuk Kebutuhan Bisnis Anda?

Time 15 Nov 2021  |  By Acer Indonesia

Penetrasi internet yang masif dan penggunaan gadget yang kian meluas turut mengubah kebiasaan dan perilaku konsumen. Jika dulu konsumen hanya bertransaksi secara offline, kini transaksi online menjadi pilihan yang lebih diminati. Hal inilah yang memicu bisnis beralih ke dunia digital. Dengan go digital, harapannya bisnis akan tetap relevan dengan perkembangan zaman.

 

Salah satu langkah terbaik bagi bisnis yang ingin go digital adalah membuat website. Dengan memiliki sebuah situs resmi, Anda tidak saja dapat menghubungkan calon pelanggan dengan produk atau jasa yang Anda jual, melainkan juga membangun kredibilitas dan merek.

 

Salah satu tahapan penting dalam membuat website adalah memilih jenis hosting. Saat ini tersedia berbagai macam jenis layanan hosting mulai dari shared hosting, Virtual Private Server (VPS) Hosting, hingga Dedicated Server

 

Pemilihan jenis hosting ini sangat tergantung pada kebutuhan dan jenis website yang ingin Anda jalankan, apakah itu website perusahaan dengan menu magazine, blog, web portfolio atau bahkan sebuah website e-commerce yang terintegrasi dengan payment gateway.

 

Untuk membantu menemukan layanan yang sesuai kebutuhan Anda, mari kita ulas terlebih dahulu pengertian hosting dan jenis-jenis layanan yang disediakan oleh provider hosting.

 

Baca Juga: Seberapa Penting Server untuk Sebuah Bisnis?

 

Apa yang Dimaksud dengan Hosting?

Hosting adalah aplikasi atau tools yang diinstal dalam server sehingga memungkinkan server tersebut dibagi menjadi beberapa ruang penyimpanan. Sedangkan server merupakan banyak Central Processing Unit (CPU) / komputer server yang diletakkan dalam sebuah rack server. Untuk penjelasan yang lebih detail lagi, silakan baca artikel mengenai server.

 

Melalui ruang penyimpanan yang tersedia, pemilik website dapat menyimpan berbagai macam data dan file seperti aplikasi, program, gambar, video, audio hingga script seperti JavaScript, .class dan php. Sehingga, ketika seseorang mencari domain website melalui browser, maka web server akan menerima request tersebut serta mengirimkannya kembali kepada browser milik client.


Setelah memahami fungsi hosting dan cara kerjanya, sekarang mari kita bahas satu per satu mengenai jenis layanan hosting. Pada bagian ini, kita juga akan mengulas spesifikasi dan perbedaan tiap-tiap layanan hosting hingga rekomendasi tipe website yang cocok dengan layanan hosting tersebut.

 

                                                               

 

Jenis Layanan Hosting 

 

  • Shared Hosting

Shared hosting merupakan layanan yang membagi server untuk digunakan oleh beberapa website. Pada shared hosting, seluruh resource server baik itu prosesor, RAM hingga hard drive digunakan oleh banyak akun hosting. Shared hosting mampu melayani kebutuhan client untuk menjalankan website menggunakan platform berbasis PHP dan MySQL seperti WordPress dan Joomla. Layanan ini cocok digunakan untuk website sederhana seperti blog, web portfolio yang memiliki traffic tidak lebih 30.000 visit per bulan.

 

Shared hosting sendiri terbagi menjadi dua yakni:

  • Shared limited yang memiliki batasan ruang hardisk dan bandwith.
  • Shared unlimited yang memiliki batasan ruang hardisk namun tidak punya batasan bandwith.

 

Berikut ini adalah tabel mengenai kelebihan dan kekurangan shared hosting

 

Kelebihan Shared Hosting

Kekurangan Shared Hosting

Karena layanan ini menggunakan satu server untuk digunakan beramai ramai, harganya paling murah dibandingkan layanan hosting lainnya.

Dari segi security kurang baik karena berbagi storage. Maka, jika salah satu website dalam hosting terkena malware atau virus, maka dampaknya akan dirasakan oleh seluruh website. 

Dalam shared hosting, provider telah menyediakan control panel yang memudahkan client mengelola hosting seperti menginstal aplikasi, setting FTP, database, membuat email dan lain sebagainya.

Jika salah satu website dalam storage yang sama mengalami lonjakan traffic, maka website dalam hosting yang sama akan terdampak karena resource yang ada terpakai.

Tidak perlu pusing jika menemukan kendala pada hosting karena pengelolaan ditangani oleh provider.

Website yang menggunakan shared hosting cenderung lebih lambat.

Tidak perlu memiliki tim IT karena lebih mudah untuk dikelola.

Tidak fleksibel untuk melakukan adjustment / upgrade.

 

  • Dedicated Server

Jika pada shared hosting seluruh resource server dapat dipakai secara bersamaan oleh seluruh akun, maka sebaliknya pada dedicated server provider memberikan satu server khusus beserta seluruh prosesor, hardisk dan RAM untuk dipakai oleh satu client saja. Dedicated server cocok digunakan untuk website seperti e-commerce yang terintegrasi dengan pembayaran online dengan traffic cenderung stagnan di 100.000 hingga jutaan visit per bulan.

 

Berikut ini adalah tabel mengenai kelebihan dan kekurangan dedicated server:

 

Kelebihan Dedicated Server

Kekurangan Dedicated Server

Karena seluruh resource digunakan untuk melayani satu client saja, maka performa website dari segi page load-times tergolong sangat cepat.

Harganya mahal.

Dari segi security lebih aman dibandingkan shared hosting karena tidak berbagi resource server dengan website lain.

Provider biasanya hanya memberi layanan server saja, sedangkan manajemen hosting diserahkan pada client. Oleh karenanya dibutuhkan keahlian di bidang IT seperti seorang system engineer atau DevOps.

Pengguna dapat lebih bebas melakukan konfigurasi dan setting pada resource yang dimiliki.

Tidak fleksibel untuk melakukan adjustment / upgrade.

 

  • Virtual Private Server (VPS)

Pada VPS, provider hosting membagi server pada data center menjadi beberapa server virtual. Sehingga, client dapat mengakses seluruh resource baik itu RAM, operating system dan prosesor secara penuh seperti layaknya dedicated server. Layanan ini cocok untuk website seperti blog, company profile hingga website bisnis dengan katalog produk yang memiliki traffic stabil di level ratusan ribu visit per bulan.

 

Berikut ini adalah tabel mengenai kelebihan dan kekurangan VPS

 

Kelebihan VPS

Kekurangan VPS

Dengan kelebihan yang mirip seperti dedicated server, VPS dapat diakses dengan harga yang lebih murah

Provider biasanya hanya memberi layanan server saja, sedangkan manajemen hosting diserahkan pada client. Oleh karenanya dibutuhkan keahlian di bidang IT seperti seorang system engineer atau DevOps.

Pengguna dapat lebih bebas melakukan konfigurasi dan setting pada resource yang dimiliki.

Tidak fleksibel untuk melakukan adjustment / upgrade.

 

  • Cloud Server

Pilihan selanjutnya adalah cloud server. Pada layanan ini, provider hosting menginterkoneksi sejumlah server dan membuat sebuah sistem yang sangat fleksibel di mana akun hosting dapat melakukan adjustment terhadap memori, RAM hingga hardisk yang tidak terbatas. Provider cloud server biasanya menjamin tidak adanya downtime karena sistem yang ada mampu membagi beban pada server lain jika terjadi overload.

 

Layanan ini sangat cocok digunakan untuk website yang memiliki traffic sangat tinggi seperti e-commerce, news portal maupun jenis website yang seringkali mengalami lonjakan traffic pada momen tertentu seperti website pemesanan tiket maupun ujian online.

 

Berikut ini adalah tabel mengenai kelebihan dan kekurangan cloud server:



Kelebihan Cloud Server

Kekurangan Cloud Server

Sangat fleksibel. Dapat meningkatkan dan mengembalikan kapasitas sesuai traffic yang masuk pada website.

Harga yang mahal.

Website yang menggunakan cloud server memiliki performa yang sangat cepat.

Membutuhkan pengetahuan IT atau tenaga berupa system admin yang mengelola.

Sangat aman dari segi security seperti halnya dedicated server maupun VPS.

 


Baca Juga: Apa Itu DNS Server dan Bagaimana Manfaatnya?

Acer Sebagai Solusi Terbaik untuk Server Perusahaan

 

Bagi perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur, finansial, e-commerce, UKM hingga pemerintahan dan institusi pendidikan yang membutuhkan akselerasi server, maupun ingin meminimalkan biaya infrastruktur komputer, Acer menawarkan solusi melalui hardware dan software yang mampu membantu tim IT untuk melakukan pengelolaan server lebih mudah dan nyaman.


Produk Acer yang dapat diakses mulai dari tower server, rack server, cluster server, thin client, hingga VDI Client. Jadi, tunggu apa lagi, segera modernisasi dan akselerasi server perusahaan Anda dengan harga yang lebih terjangkau bersama Acer.

Kontak Acer