Tren Bisnis Masa Kini, Seperti Apa di 2021? Image

Tren Bisnis Masa Kini, Seperti Apa di 2021?

Time 04 Feb 2021  |  By Acer Indonesia

Pandemi Covid-19 cukup mempengaruhi perubahan dunia dalam segala bidang, termasuk bisnis yang harus beradaptasi dengan keadaan luar biasa ini. Pandemi juga mengubah preferensi konsumen dan model bisnis masa kini ke arah digital serta aktivitas jarak jauh. 2021 akan jadi tahun transisi. Pergeseran yang dipicu oleh pandemi bisa menjadi perubahan permanen menjadi lebih baik. Mengingat, di era New Normal ini bergantung pada aktivitas daring, perkembangan inovasi teknologi akan jadi bisnis teratas. Perkembangan teknologi pada 2021 akan melanjutkan perkembangan yang terjadi pada 2020. Aktivitas dan perilaku baru manusia akan menjadi bagian dari New Normal, yang kemudian mendorong inovasi teknologi dan bisnis masa kini.

 

Revolusi Perkembangan Teknologi Jadi Jenis Tren Bisnis Masa Kini

 

Teknologi yang berkembang pada 2021 bukan hanya berkutat pada sarana untuk kenyamanan hidup manusia, tapi juga menyangkut kesehatan. Pandemi membuat perombakan besar pada industri obat-obatan, seperti alat untuk pengembangan vaksin massal, hingga konsultasi daring. Selain itu, masih banyak tren teknologi dan bisnis yang diprediksi akan berpengaruh pada 2021. Mari simak di bawah ini.

 

1. Kerja Jarak Jauh dan Video Conference

 

Bisnis Masa Kini

 

Budaya bekerja dari rumah (WFH) dan video conference tumbuh pesat sejak 2020 dan kemungkinan terus berkembang pada 2021. Perusahaan yang memiliki budaya seperti ini juga memfasilitasi pekerjaan jarak jauh untuk memonitoring produktivitas, seperti menyediakan platform kolaborasi visual yang memungkinkan tim membuat dan berbagi konten, berinteraksi, monitoring proyek, menjalankan aktivitas pembentukan tim virtual, dan banyak lagi.

 

2. Infrastruktur Teknologi Internet 5G

 

Permintaan akan internet kecepatan tinggi, smart city, dan mobilitas otonom telah mendorong kemajuan teknologi internet 5G—6G. Anda akan melihat infrastruktur dan pengembangan aplikasi, baik dari perusahaan besar atau startup pada 2021. Saat ini, ada lebih dari 380 operator berinvestasi dalam 5G. Lebih dari 35 negara telah meluncurkan layanan 5G komersial. Contohnya, ada Movandi yang bekerja membantu transfer data 5G jarak jauh. Ada juga Novalume yang mengelola jaringan penerangan publik dan data kota pintar melalui sensor. Kemudian, Nido Robotics menggunakan drone untuk menjelajahi dasar laut.

 

Baca juga: Tingkatkan Produktivitas dan Efisiensi Biaya, Acer Perkenalkan Teknologi IoT

 

 

3. Internet of Things (AI) dan Teknologi Otomasi Industri

 

Selaras dengan kebutuhan internet 5G, pada 2021 diprediksi pertumbuhan cepat akan kecerdasan buatan atau Internet of Things (AI) dan teknologi otomasi industri. Otomasi dengan bantuan AI, robotika, dan AI  akan menjadi solusi alternatif utama untuk mengoperasikan manufaktur. Selain itu, juga mendukung perkembangan pengiriman nirsentuh. Di Amerika Serikat, bekerja tanpa kontak di berbagai industri telah mengalami peningkatan 20%. Salah satunya, pengiriman tanpa kontak (no-contact delivery) jadi normal baru. Perusahaan pengiriman barang memiliki strategi dan model bisnis masa kini berbasis robotika dan kecerdasan buatan dengan menawarkan opsi pengiriman drop-off untuk meminimalkan kontak fisik.

 

4. Augmented Reality dan Virtual Reality 

 

bisnis masa kini yang menjanjikan

 

Teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, dari hiburan hingga bisnis. Terlebih, pandemi mendorong adopsi teknologi ini saat bisnis masa kini beralih ke model kerja jarak jauh, dengan komunikasi dan kolaborasi meluas ke AR dan VR. Teknologi AR dan VR memungkinkan transformasi di semua sektor. Seperti navigasi, acara olahraga virtual, eye tracking, pengenalan ekspresi wajah, bantuan jarak jauh, integrase AI dan AR, mobilitas AR akan menjadi daya tarik besar pada 2021. Adopsi AR dan VR akan dipercepat dengan pertumbuhan jaringan 5G dan perluasan bandwidth internet. Ditambah dengan pertumbuhan mobilitas mikro yang berkelanjutan, seperti penggunaan e-bikes dan e-scooter sebagai alternatif transportasi yang nyaman dan memenuhi norma social distancing.

 

Adaptasi Para Eksekutif dengan Budaya Kerja Normal Baru

 

Tingginya harapan para eksekutif tahun 2021 guna menebus visi dan misi yang ditunda pada 2020 akibat pandemi. Sebagai tahun transisi, para eksekutif harus siap mengatasi tantangan pandemi dan gejolak politik untuk bertahan pada tahun-tahun kedepannya.  Selain itu, para pemimpin bisnis juga menjadi lebih mendukung timnya secara mental, profesional, dan finansial. Perusahaan pun mulai mengubah strategi mereka, mengubah model bisnis, dan mempertimbangkan lebih banyak faktor eksternal dan tren daripada sebelumnya.

 

Dibutuhkan keterampilan bagi para top management untuk menavigasi tahun 2021. Mulai dari hal mendasar seperti menjaga passion karyawan tetap tinggi saat bekerja di era normal baru. Agar karyawan termotivasi dan bersemangat bekerja, para pemimpin pun mengatur suasana. Fleksibilitas dalam pekerjaan juga jadi hal penting. Para eksekutif melakukan jadwal hybrid: ada yang bekerja di rumah, ada yang bekerja di kantor secara bergantian. Keputusan ini memungkinkan perusahaan untuk melanjutkan bisnis sementara karyawan tetap aman dari Covid-19, selama produktivitas tetap tinggi. Selain itu, eksekutif dan karyawan sama-sama beradaptasi melakukan pekerjaan melalui platform digital. Supervisi pekerjaan dengan aplikasi manajemen proyek untuk memfasilitasi komunikasi jarak jauh dan berbagi file pekerjaan. 

 

Baca juga: Bagaimana Acer dan AI Membawa Perubahan Bisnis di Era Digital?

 

Para pemimpin bisnis juga semakin mengetahui pentingnya pengambilan keputusan berdasarkan data. Untuk para manajer, dimulai dengan mengidentifikasi data yang dibutuhkan dan memastikan bahwa itu dikumpulkan secara andal dan sistematis. Daripada mengandalkan intuisi atau emosi manusia, keputusan berdasarkan data lebih objektif. Anda dapat menggunakan data ke depannya, dengan pengujian atau AB Testing untuk menunjukkan mana yang paling efektif. Harus diakui, kepemimpinan bisnis masa kini tidak pernah mudah, tetapi 2021 akan menguji keterampilan kepemimpinan Anda. Kabar baiknya, Anda telah berhasil melewati tahun 2020. Temui tantangan tahun 2021 dengan wibawa dan secara tidak langsung Anda memberi isyarat kepada tim untuk melakukan hal yang sama.

Kontak Acer