Strategi Membuat Content Marketing yang Menarik Image

Strategi Membuat Content Marketing yang Menarik

Time 14 Jun 2021  |  By Acer Indonesia

Content marketing adalah salah satu strategi bisnis di era digital. Bukan sekadar membuat konten lalu didistribusikan di media sosial atau website, dibutuhkan rencana yang solid dan cerdas untuk membuat konten tak hanya dibaca, tapi juga menghasilkan keuntungan. Perlu diperhatikan pula, content marketing harus selalu mutakhir, inovatif, dan kuat dalam proses pembuatannya.

 

Membuat content marketing yang menarik memiliki efek jangka panjang. Jika Anda punya konten yang bermanfaat bagi audiens, mereka akan mencari Anda dengan tujuan mendapatkan solusi dari permasalahannya. Dari hal itu, beberapa dari mereka menjadi customer Anda.

 

Lalu, bagaimana membuat konten yang menarik? Berikut dipaparkan pengertian, manfaat, strategi content marketing, dan tools yang menunjang produktivitas kerja online marketing

 

Pengertian Content Marketing

 

 

pengertian-content-marketing

 

Content marketing adalah strategi pemasaran yang aktivitasnya merencanakan, membuat, dan mendistribusikan konten untuk menarik audiens yang tepat sasaran, kemudian mendorong mereka menjadi pelanggan.

 

Sementara menurut Neil Patel, content marketing adalah strategi jangka panjang yang berfokus pada membangun hubungan yang kuat dengan audiens target. Caranya adalah dengan memberikan konten berkualitas tinggi yang relevan dan memiliki kedekatan emosi bagi mereka secara konsisten.  

 

Dengan relasi kuat dan kedekatan tersebut, audiens akan membuat keputusan pembelian atas loyalitas mereka yang sudah tercipta pada produk Anda. Mereka akan membeli produk Anda dan lebih memilihnya daripada opsi dari kompetitor karena kepercayaan yang terbangun.

 

Perlu diperhatikan, ada dua kesalahpahaman tentang content marketing. Pertama, content marketing bukan hanya tentang mempromosikan konten, melainkan juga mencakup proses perencanaan, pembuatan, dan analisanya.  Selain itu, dalam pemasaran ada istilah marketing funnel atau purchasing funnel, yaitu tahapan itu dilalui oleh calon customer mulai dari pengenalan hingga pembelian.

 

Kedua, content marketing bukan berarti konten yang berisi marketing atau penjualan. Konten dalam content marketing seharusnya sebagian besar berisi informasi dan panduan yang memberikan solusi atas permasalahan. Dari situ, audiens akan mengenal, kemudian mendorongnya untuk melakukan pembelian. Artinya, content marketing menyediakan konten untuk masing-masing tahap dalam marketing funnel.

 

Baca Juga: Strategi Bundling Produk, Apa Keuntungannya dalam Bisnis?

 

Manfaat Content Marketing

 

Mengapa bisnis memerlukan content marketing? Alasan mendasarnya karena cara ini yang paling efektif bagi pebisnis online untuk memasarkan bisnis. Seperti apa buktinya? Berikut manfaat dari penerapan content marketing:

 

1. Meningkatkan Brand Awareness

 

Strategi pemasaran konten menjadi alat berharga untuk memperkuat hubungan pelanggan. Mereka akan merasakan hubungan yang lebih dekat dan lebih positif terhadap merek yang membuat konten khusus. Karena semakin sukses konten Anda, semakin banyak orang akan mengingat merek Anda dan menciptakan asosiasi positif dengannya. 

 

2. Meningkatkan Search Engine Optimisation (SEO)

 

Menerbitkan konten teks akan meningkatkan SEO website atau sosial media, asalkan Anda mengikuti berbagai tips SEO. Seperti penggunaan keyword dalam SEO yang harus terlihat natural, karena overloading postingan Anda dengan keyword dapat memiliki efek buruk pada reputasi situs bisnis Anda.

 

3. Memperluas Target Konsumen 

 

Sosial media menjadi platform strategi untuk bertemu orang-orang baru. Sebagai tempat mendistribusikan konten, Anda juga bisa memperluas target konsumen dengan bergabung dengan pelanggan di media sosial. Jika konten berkualitas, tak menutup kemungkinan mereka akan melakukan repost konten Anda dan membagikan ke pengikutnya. Tentu, hal ini akan memperluas target konsumen baru.

 

4. Mempengaruhi Konversi

 

Jika pelanggan menikmati konten Anda, tandanya mereka telah merasakan relasi yang lebih dekat dengan brand. Kemudian, mereka akan lebih mempercayai brand tersebut. Adanya kepercayaan, tentu akan mempengaruhi konversi. Apalagi jika Anda menerapkan link-to-action atau link ke produk yang ditempatkan dengan baik dalam artikel. Hal itu berdampak baik bagi keseluruhan strategi konten dengan mengarahkan pelanggan ke halaman yang sesuai kebutuhannya.

 

5. Membangun Loyalitas

 

Keberhasilan konten yang menarik dapat membawa pelanggan kembali setelah melakukan pembelian pertama. Jika terjadi pembelian berulang, tandanya mereka telah percaya pada brand Anda karena memberikan manfaat dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Artinya, content marketing dapat membantu Anda menghasilkan pembelian berulang.

 

Baca Juga: Bagaimana Membangun Brand Building di Era Digital Saat Ini?

 

Cara Membuat Content Marketing

 

 

cara-membuat-content-marketing

 

Karena pemasaran konten memiliki manfaat jangka panjang, maka membuat content marketing dibutuhkan rencana yang matang. Bagaimana caranya? Berikut beberapa strategi dan cara membuat content marketing untuk menunjang bisnis Anda.

 

1. Menentukan Tujuan Marketing

 

Untuk membantu arah pemasaran, Anda perlu menentukan tujuannya sebagai dasar rencana yang akan dilakukan. Seperti alasan memulai perencanaan content marketing dan faktor yang membuat Anda tertarik mulai membuat konten. Mengetahui dua hal tersebut sebelum memulai perencanaan, dapat membantu menentukan hal-hal seperti apa yang cocok untuk dimasukkan dalam strategi content marketing.

 

2. Melakukan Riset Buyer Persona

 

Setelah menentukan tujuan pemasaran, Anda perlu mengetahui target audiens Anda. Caranya dengan melakukan buyer persona, yaitu representasi berdasarkan riset untuk menggambarkan seperti apa target konsumen Anda. Hal ini penting dilakukan sebagai guide agar membuat konten lebih relevan dan menarik bagi target audiens.

 

Perlu diketahui, target audiens bisa saja berubah. Anda bisa memilih audiens baru atau memperluas target audience Anda, atau mungkin target audiens yang sama. Mengetahui hal tersebut, Anda perlu melakukan market research setiap tahun sebagai dasar dalam evaluasi strategi marketing Anda.

 

3. Lakukan Audit Konten

 

Konten yang sudah dibuat, ada baiknya segera lakukan evaluasi dan review. Apakah hasilnya membantu rate konversi di situs atau media sosial, atau malah membantu meningkatkan brand awareness serta traffic website. Dari situ, akan muncul strategi content marketing baru yang bisa Anda lakukan pada periode selanjutnya.

 

4. Menggunakan Content Management System

 

Content management system adalah aplikasi komputer yang mendukung pembuatan dan modifikasi konten digital. Fitur-fiturnya memiliki fungsi praktis dan efisien dalam pembuatan konten, seperti produksi, publikasi, dan analisis. Beberapa aplikasi di bawah ini bisa Anda coba:

 

  1. Wordpress: WordPress secara spesifik ditujukan untuk membuat dan mengelola blog. CMS yang didasarkan bahasa pemrograman PHP dan MySQL ini tergolong mudah digunakan, gratis, hadir dengan banyak pilihan template dan plugins.
  2. Drupal: Berbasis open source, Drupal tidak hanya dipakai untuk mengelola konten, tapi juga dapat digunakan untuk menambah dan merubah module position.
  3. Joomla: Joomla menjadi salah satu CMS yang berkembang pesat karena langkah pemasangannya yang mudah. CMS ini hadir dengan user interface yang cukup sederhana, memakai MySQL, bahasa pemrograman PHP yang mudah dipelajari, serta dukungan desain dan template yang dapat Anda ubah sesuai kebutuhan.

 

5. Pikirkan Ide-ide Konten 

 

Konten-konten yang dibuat sejatinya harus orisinal, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan target audiens Anda. Memang tak mudah, tapi beberapa tools ini bisa membantu Anda dalam menentukan konten:

 

  • HubSpot Website Grader: Digunakan saat ingin melihat kemajuan marketing Anda, mulai dari usaha blogging sampai social media marketing. Tools content marketing ini memberi nilai pada area penting dalam pemasaran. Anda bisa mengetahui bagaimana cara untuk membuat website Anda agar lebih SEO-friendly dan menemukan ide konten baru.
  • What To Write: Tool ini akan membantu memulai brainstorming untuk menghasilkan beberapa ide konten, setelah Anda menyelesaikan pertanyaan yang diberikan. Anda dapat menggunakan gagasan itu dalam rencana pemasaran konten Anda.
  • Feedly: Tools ini dapat melacak topik yang sedang populer di industri Anda dan menemukan ide konten.
  • BuzzSumo: Aplikasi ini menggunakan share media sosial untuk menentukan konten yang populer dan disukai.
  • Content Forest: Tools gratis ini membantu Anda menemukan konten populer milik kompetitor, kata kunci efektif, dan gagasan konten.

 

6. Tentukan Format Konten yang Dibuat

 

Jenis konten dapat mempengaruhi perhatian audiens. Dari topik yang ada, perlu dipilih format konten yang tengah populer, seperti di bawah ini:

 

  1. Blog post: Tersedia di website dan dirilis secara rutin untuk menarik pengunjung baru. Postingan Anda harus memiliki nilai agar audiens tertarik untuk membaca dan membagikannya melalui sosial media. Anda boleh bereksperimen untuk melihat apakah audiens Anda lebih menyukai artikel yang panjang atau lebih pendek.
  2. Ebooks: buku digital ini biasanya lebih panjang dan lebih mendalam. Namun jika berhasil, audiens mungkin menginginkan lebih banyak konten dari sebuah ebook dan mengirimnya kepada orang lain untuk mempelajari lebih banyak informasi berharga untuk bisnis mereka.
  3. Template: Format konten yang praktis ini bisa memberikan nilai yang lebih tinggi. Format ini juga dapat menghemat waktu Anda. 
  4. Infografis: Format ini mengatur dan memvisualisasikan data dengan cara yang lebih menarik daripada kata-kata saja, karena biasanya terdapat gambar. Jika Anda ingin berbagi banyak data dengan cara yang jelas dan mudah dipahami, infografis jadi jawabannya.
  5. Video: Media konten yang menarik ini dapat dibagikan di seluruh platform media sosial dan website. Meski memerlukan usaha lebih soal waktu dan sumber daya, tetapi video dapat meningkatkan popularitas visual marketing.
  6. Podcast: Memulai podcast akan membantu audiens mengenali merek Anda jika mereka tidak mempunyai waktu untuk membaca atau menonton konten setiap hari. Pertimbangkan podcast sebagai format konten lain untuk bereksperimen.

 

7. Kelola Konten

 

Setelah melakukan audit konten, Anda juga perlu mengatur dan mengelola konten yang akan dibagikan. Caranya, Anda bisa memanfaatkan kalender editorial untuk mengetahui kapan memproduksi, menyampaikan, dan mempromosikan rencana strategi konten.

 

Setelah semua strategi di atas tersebut diaplikasikan, pertimbangan selanjutnya adalah menggunakan perangkat laptop yang tepat untuk membuat konten Anda lebih maksimal dan dapat bekerja di mana pun. Seperti Acer TravelMate Series dengan portabilitas powerful berkat prosesor Intel® Core™ Generasi 10/11 dan Celeron® serta memori besar.

 

Laptop ini semakin responsif dan cepat untuk membuat konten lebih banyak, mendistribusikan ke berbagai platform, hingga memaksimalkan penggunaan tools content marketing secara multitasking.

 

Menggunakan laptop TravelMate untuk pemasaran bisnis dapat membantu segala pekerjaan secara fleksibel, mobile, dan efisien. Dengan demikian, membuat konten atau melakukan pemasaran menjadi lebih nyaman dan terlindungi.

 

Baca Juga: Apa Itu Business Plan dan Cara Membuatnya untuk Memulai Usaha

 

Content marketing cocok diterapkan pada bisnis kecil maupun yang sudah berkembang. Buatlah konten sekreatif mungkin. Usahakan terdapat keunikan dan orisinalitas tersendiri dibandingkan konten yang lain. Berikan ide-ide baru agar audiens tidak bosan dengan konten yang itu-itu saja. Bekerjasama dengan tim juga merupakan salah satu hal efektif untuk meningkatkan produktivitas.  Selamat mencoba!

Kontak Acer