Data Loss Prevention, Solusi Keamanan yang Harus Dimiliki Setiap Perusahaan Image

Data Loss Prevention, Solusi Keamanan yang Harus Dimiliki Setiap Perusahaan

Time 05 Jan 2022  |  By Acer Indonesia

Pengelolaan data merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberlanjutan sebuah bisnis atau perusahaan. Pengelolaan yang dimaksud tidak hanya sebatas pengumpulan dan analisa data untuk kepentingan bisnis, melainkan keamanan dan preservasi data. 

 

Meski demikian, pengelolaan data bukan pekerjaan yang mudah. Selain dihadapkan pada pertumbuhan data yang cepat, perusahaan juga menghadapi ancaman eksternal dari para penjahat siber.

 

Untuk menghadapi sekian tantangan keamanan data dan melindungi kepentingan bisnis serta konsumen Anda, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan Data Loss Prevention (DLP). 

 

Apa itu DLP, bagaimana cara kerjanya, dan seperti apa keuntungan yang dapat diperoleh dengan menerapkan DLP? Untuk mengetahui jawabannya, mari baca artikel ini hingga tuntas.

 

Pengertian dan Cara Kerja Data Loss Prevention

 

DLP meliputi tindakan identifikasi, monitoring dan perlindungan data, baik yang sedang digunakan, yang bergerak dalam lalu lintas jaringan maupun yang tersimpan dalam perangkat keras maupun cloud. Melalui metode deep content inspection dan analisa keamanan kontekstual dari sebuah transaksi data, DLP berperan sebagai sistem yang melaksanakan kebijakan keamanan data. 

 

DLP menyediakan sebuah kerangka manajemen terpusat yang didesain untuk mendeteksi dan mencegah penggunaan dan perpindahan data atau informasi rahasia oleh pihak yang tidak berwenang. 

 

DLP juga melindungi perusahaan dari human error yang dapat menimbulkan kebocoran data dan penyalahgunaan data oleh kalangan internal, maupun serangan eksternal terhadap infrastruktur jaringan data Anda. Lantas, bagaimana cara kerja DLP? 

 

Contohnya, seorang karyawan perusahaan berusaha membuka sebuah dokumen yang berisi data pelanggan perusahaan tersebut. Ketika sang karyawan berusaha untuk mengirimkan dokumen tersebut melalui email ke alamat di luar domain perusahaan, secara otomatis sistem DLP akan menolak perintah tersebut. 


Baca Juga: Tips Memilih Penyedia Layanan Cyber Security Untuk Perusahaan

 

 

Keuntungan DLP

 

Salah satu keuntungan menerapkan sistem perlindungan data adalah mengantisipiasi kerugianan finansial dan hilangnya reputasi bisnis Anda. Dengan menggunakan DLP, berikut ini sejumlah keuntungan yang dapat mencegah bisnis Anda mendapatkan masalah tersebut.

 

  • Mempermudah Kerja Tim IT Security

 

Teknologi DLP memungkinkan tim IT security perusahaan melihat lokasi, arus dan keseluruhan penggunaan data yang terjadi dalam perusahaan (30 degree view). Dengan kemampuan ini, IT security akan lebih mudah memeriksa pelanggaran terhadap kebijakan keamanan data dan mengontrol serta melindungi data sensitif, termasuk data pelanggan, Personally Identifiable Information (PII), data keuangan dan hak kekayaan intelektual.

 

  • Melindungi Keamanan Data dari Ancaman Internal

 

Tidak semua kehilangan dan kebocoran data disebabkan oleh serangan dari luar perusahaan. Ketidaksengajaan atau penangan yang keliru dari pihak internal juga kerap jadi penyebab kehilangan maupun kebocoran data. Riset yang dilakukan Verizon, sebuah perusahaan teknologi telekomunikasi pada tahun 2018 menemukan bahwa 28% serangan siber melibatkan orang dalam perusahaan. 

 

Namun, tidak mudah untuk melindungi perusahaan dari ancaman internal. Terlebih jika dilakukan oleh seseorang yang memiliki otoritas ke banyak sumber data. Namun, DLP bisa mendeteksi dan mencegah adanya perpindahan data penting ke luar sistem organisasi, baik dilakukan menggunakan email atau diunduh secara manual ke eksternal driver.

  • Membantu Perusahaan Patuh pada Regulasi

Indonesia merupakan negara yang patuh terhadap regulasi perlindungan data internasional seperti General Data Protection Regulation (GDPR). Perusahaan yang diketahui melakukan pelanggaran dapat dikenakan berbagai macam sanksi mulai dari denda hingga pemberhentian operasional bisnis. 

 

Untuk memastikan perusahaan Anda tetap patuh pada regulasi, teknologi DLP menyediakan kontrol dan kerangka kebijakan keamanan data serta otomatisasi kepatuhan yang akan membuat perusahaan jauh dari sanksi tersebut.

 

  • Memungkinkan Penerapan Sistem BYOD atau WFO

 

DLP tidak hanya membuat IT security memiliki kontrol terhadap perangkat milik perusahaan dan yang berada di lingkungan perusahaan, melainkan juga perangkat pribadi yang digunakan karyawan dan perangkat milik perusahaan yang digunakan di luar lingkungan kantor.

 

  • Melindungi Data yang Tersimpan di Cloud Storage

 

Penggunaan cloud storage menjadi pilihan yang kian disukai pelaku bisnis. Melalui teknologi DLP yang dapat mengidentifikasi data rahasia, DLP dapat mencegah data disimpan dalam cloud sebelum dienkripsi. Sehingga, data dapat dipastikan terlindungi ketika disimpan dalam cloud storage.

 

Berdasarkan uraian di atas, dapat diketahui bahwa DLP terdiri dari beberapa jenis teknologi yakni:

 

  • Data in-Motion

DLP memastikan rahasia penting perusahaan tidak dapat ditransmisikan ke luar organisasi baik secara online maupun offline.

  • Data in-Use

DLP melindungi dengan melakukan autentifikasi pengguna dan mengontrol akses ke sumber data.

  • Data Reset. 

DLP memungkinkan perusahaan untuk melacak pemilik akses yang mencuri atau membocorkan data.

 

Baca Juga: Cara Perusahaan Mengatasi Serangan Ransomware & Respon Jika Terinfeksi

 

Solusi Acer untuk Keamanan dan Perlindungan Data 

 

Sebagai perusahaan teknologi, Acer menyadari pentingnya perlindungan dan keamanan data. Oleh karenanya, Acer hadir memberikan solusi terbaik bagi perusahaan maupun organisasi yang ingin melindungi seluruh aspek dalam keamanan sistem dan jaringan Anda. 

 

Berikut ini adalah sebagian layanan yang ditawarkan Acer:

 

  • Security intelligence yang mengintegrasikan Big Data, AI dan professional security untuk mengembangkan kecerdasan keamanan yang unik.
  • Jasa audit / cyber security health check untuk meningkatkan prosedur keamanan.
  • Vulnerability assessment untuk aplikasi dan infrastruktur website.
  • Penetration test untuk aplikasi seluler dan website.
  • Social engineering, misalnya melalui email phishing campaign untuk meningkatkan kesadaran keamanan di antara karyawan.


Tertarik menggunakan layanan keamanan siber salah satu perusahaan teknologi terkemuka dan terpercaya di dunia? Hubungi Acer sekarang juga dan dapatkan informasi serta penawaran lebih lengkap.

Kontak Acer