Cara Membuat QR Code untuk Bisnis, Mudah dan Cepat! Image

Cara Membuat QR Code untuk Bisnis, Mudah dan Cepat!

Time 30 Sep 2021  |  By Acer Indonesia

QR Code kini menjadi salah satu kanal pemasaran yang penting. Melalui QR Code, pelaku usaha dapat melakukan banyak hal, mulai dari menyampaikan informasi kepada calon konsumen serta melakukan pelacakan minat konsumen yang memindai QR Code.

 

Secara sederhana, QR Code atau Quick Response Code serupa dengan barcode yang lazim digunakan industri ritel untuk mengetahui persediaan dan harga produk. Perbedaannya terletak pada jumlah data yang dapat disimpan atau dibagi. 

 

Jika barcode adalah kode satu dimensi yang hanya dapat menyimpan 20 digit angka, QR Code adalah kode matriks dua dimensi yang dapat menyimpan informasi ribuan karakter alfanumerik. QR Code dibagi menjadi dua, yang keduanya memiliki fungsi yang berbeda yakni:

 

1. QR Code Statis

Ini adalah jenis QR Code yang setelah dibuat, tidak bisa lagi diubah. Pemilik usaha menggunakan jenis QR code ini untuk menampilkan gambar katalog produk terbaru toko online atau rekening bank untuk menerima pembayaran secara online.

 

2. QR Code Dinamis

QR Code dinamis menyimpan data yang bisa diperbaharui atau diubah. Jenis QR Code satu ini cocok digunakan untuk menyimpan data URL laman website toko online atau media sosial toko online. Ketika menggunakan QR Code dinamis, pemilik usaha cukup melakukan update pada informasi URL yang digunakan atau akun media sosial untuk promosi produk.

 

Sebelum mengetahui cara membuat QR Code, perlu bagi pelaku usaha untuk tahu terlebih dahulu cara kerjanya, yaitu dengan menyimpan data berupa URL, nomor telepon, teks, dan pesan yang dapat digunakan pada majalah, surat harian, iklan, kartu nama, atau media lainnya.

 

Kehadiran QR Code memungkinkan audiens berinteraksi dengan media yang ditempelinya melalui ponsel secara lebih efektif dan efisien. Selain itu, pengguna juga dapat menghasilkan dan mencetak sendiri QR Code untuk orang lain dengan mengunjungi salah satu dari beberapa ensiklopedia QR Code

 

Kode ini dapat digunakan pada smartphone yang memiliki aplikasi pembaca QR code. Pengguna smartphone hanya perlu mengaktifkan program pemindai dan mengarahkan kamera ke QR code. Selanjutnya, program pembaca akan secara otomatis memindai data yang telah tertanam sebelumnya.

 

Baca Juga: 8 Rekomendasi Project Management Tools Terbaik yang Dibutuhkan Para Manager

 

Aplikasi untuk Membuat QR Code 

 

QR Code dapat dibuat dengan memanfaatkan situs-situs kode metriks ini yang dapat dapat diakses secara gratis di internet. Caranya pun cukup praktis karena hanya perlu memasukkan tautan atau link yang ingin dibuatkan QR Code. Tautan tersebut dapat berisi teks, gambar, video, kontak, dan lokasi. Beberapa situs yang bisa menjadi referensi untuk membuat QR code antara lain:

 

 1. QR Code Generator

Ini merupakan situs pembuat QR code yang mudah digunakan. Pembuatan melalui situs ini juga cukup mudah, karena pengguna cukup mengunjungi situsnya, kemudian memasukkan tautan yang akan dibuat QR Code

 

Keunggulan dari QR Code Generator adalah pengguna bisa menentukan warna dari QR code, bingkai, dan menyisipkan logo pada QR Code yang akan dibuat. Saat ini, QR Code Generator sudah tersedia untuk aplikasi android, sehingga pengguna cukup mengunduh dan menginstal aplikasinya pada smartphone.

 

 2. QR Code Monkey

Cara membuat QR Code selanjutnya bisa dilakukan dengan QR Code Monkey. Fungsiyang disediakan QR Code Monkey sedikit lebih banyak dari QR Code Generator karena memungkinkan pengguna untuk membentuk sebuah QR Code dan menyimpannya dalam format PNG, SVG, PDF, dan EPS. Tidak hanya itu, resolusi yang dihasilkan juga cukup tinggi.

 

 3. QR Stuff

Cara membuat QR Code dengan mudah juga bisa dilakukan melalui QR Stuff. Keunggulan QR Stuff adalah tampilan situs yang cukup sederhana dan ringan. Meski untuk menambahkan gambar diperlukan berlangganan menjadi anggota QR Stuff, namun fitur yang ditawarkan tidak kalah canggih dibandingkan pembuat QR Code lainnya.

 

Selain tiga situs tersebut, ada beberapa situs lain yang juga bisa dimanfaatkan untuk membuat QR Code. Namun, sejauh ini tiga situs ini tergolong yang paling sering digunakan. Keberadaan situs-situs ini menunjukkan bahwa cara membuat QR Code tidak sesulit yang dibayangkan, bahkan cenderung praktis dan tidak membutuhkan banyak biaya.


Baca Juga: Memahami SDGs (Sustainable Development Goals) dan Perannya dalam Bisnis

 

                                   Inner QR Code

 

Panduan Cara Membuat QR Code

 

Setelah mengetahui situs-situs mana saja yang bisa dimanfaatkan, maka ada baiknya pelaku usaha mengerti petunjuk cara membuat QR Code secara umum. Proses pembuatan kode QR cukup mudah, yakni cukup mengikuti langkah-langkah berikut ini:

 

1. Pilih Pembuat QR Code

Hal yang harus diperhatikan ketika memilih pembuat QR Code adalah apakah pelaku usaha dapat melacak dan menganalisis kinerja, dan apakah itu memungkinkan untuk merancang kode yang unik untuk merek. Beberapa QR Code misalnya, menampilkan logo dan ikon lain di dalam kode yang segera memberi tahu orang-orang informasi apa yang akan mereka dapatkan dari memindainya.

 

2. Pilih Konten yang Ingin Dipromosikan 

Pertama, pilih jenis konten yang ingin dipromosikan melalui QR Code. Pelaku usaha bebas memilih, apakah URL, text, e-mail atau halaman Facebook, yang ingin dipromosikan melalui QR Code.

 

3. Memasukkan Data pada Form 

Setelah memilih jenis konten yang ingin dipromosikan dengan QR Code, sebuah bidang atau formulir akan muncul di mana pelaku usaha dapat memasukkan informasi yang sesuai dengan kampanye yang sedang dijalankan. Jika ingin QR Code menyimpan informasi kontak misalnya, pelaku usaha akan melihat sekumpulan bidang tempat pelaku usaha dapat memasukkan alamat email, baris subjek, dan pesan terkait.

 

4. Mengunduh QR Code Dinamis

Dengan kode QR dinamis, pelaku usaha dapat mengedit beberapa data dalam QR Code. Setelah mencetak kode QR dinamis, pelaku usaha dapat memindainya, dan mengambil formulir yang dapat diedit. Ini memungkinkan pengguna untuk mengubah data yang akan diterima pengunjung calon konsumen ketika mereka memindai QR Code.

 

5. Kustomisasi

Pengguna dapat melakukan modifikasi atau kustomisasi QR Code yang dibuat, melalui penyesuaian warna, menambahkan logo, atau membuat opsi sosial. Patut diingat, tidak semua QR Code Generator tidak menyediakan opsi ini. 

 

Oleh karena itu, jika pengguna ingin melakukan kustomisasi maka harus spesifik memilih QR Code Generator yang memungkinkan hal ini. Namun, perlu diingat bahwa beberapa kustomisasi dapat mempersulit aplikasi pemindaian QR Code untuk membaca kode dengan benar. Sebaiknya pengguna membuat dua versi, yakni satu versi biasa dan satu lagi versi yang dikustomisasi.

 

6. Uji QR Code 

Untuk memastikan QR Code yang dibuat berfungsi, maka sebelum dibagikan pengguna sebaiknya mengujinya. Ini dilakukan karena QR Code yang dikustomisasi dapat mempersulit beberapa aplikasi seluler untuk membacanya. Selain itu, setelah membuatnya, perlu diperiksa bahwa QR Code terbaca dengan benar, dan memastikan untuk mencoba menggunakan lebih dari satu alat pembaca.

 

Baca Juga: Manfaat dan Tahap Penting Proses Manajemen Risiko Pada Perusahaan

 

7. Distribusikan QR Code

QR Code tidak akan dapat melakukan tugasnya kecuali jika dilihat. Jadi, pastikan setelah membuatnya, pelaku usaha harus membuat rencana distribusinya. Cara ini bisa termasuk menampilkannya di media sosial, iklan cetak, pakaian, atau lokasi fisik. 

 

Selain membagikan kode, pelaku usaha mungkin juga ingin menyertakan instruksi teks dalam berbagai promosi yang menunjukkan kepada orang-orang yang kurang paham teknologi cara memindainya. Dengan cara ini tidak ada gesekan jika orang ingin memindai kode tetapi tidak tahu caranya.

 

8. Lacak dan Analisis Kinerja QR Code

Sama seperti kampanye pemasaran lainnya, pelaku usaha harus menindaklanjuti jaminan atau kampanye apa pun yang menggunakan QR Code untuk melihat apakah mereka benar-benar berfungsi. Ini mencakup berapa banyak lalu lintas yang berasal dari setiap kode tertentu. 

 

Kemudian, pastikan apakah orang-orang yang memindai kode tersebut menukarkan penawaran begitu mereka membuka halaman arahan. Analisis kinerja ini juga mencakup apakah orang-orang tertarik untuk memindai atau tidak. Mengetahui hal ini akan membantu pelaku usaha memecahkan masalah dan meningkatkan performa QR Code yang berkinerja buruk.


Seperti itulah gambaran cara membuat QR Code yang tepat untuk memasarkan bisnis Anda. Semoga informasi ini bermanfaat.

Kontak Acer