8 Teknologi Terbaru yang Menjadi Tren di Tahun 2022, Pebisnis Wajib Tahu Image

8 Teknologi Terbaru yang Menjadi Tren di Tahun 2022, Pebisnis Wajib Tahu

Time 05 Oct 2021  |  By Acer Indonesia

Teknologi tercipta untuk semakin memudahkan hidup manusia. Oleh karenanya, teknologi akan terus berevolusi mengikuti perkembangan kebutuhan manusia. Kita saksikan bersama, tiap tahun kemunculan teknologi terbaru terus mewarnai kehidupan manusia. Banyak aspek yang tersentuh teknologi mulai dari medis, komunikasi, pendidikan hingga ekonomi.

 

Meski tahun 2022 ruang gerak manusia tetap akan terbatasi pandemi Covid-19, teknologi terbaru tetap hadir. Apa saja teknologi tersebut? Untuk membahasnya akan sulit jika  memisahkan dari perkembangan teknologi yang saat ini terjadi. Berikut beberapa teknologi yang hadir di tahun 2021:

 

Tren Teknologi 2021 

 

- Otomatisasi Proses Robotik (RPA) 

 

Robotic Process Automation (RPA) adalah teknologi terbaru berupa perangkat lunak yang bekerja secara otomatis yang digunakan untuk menafsirkan aplikasi, memproses transaksi, menangani data, dan bahkan membalas email. RPA mampu memudahkan beragam pekerjaan dan menganalisanya dengan cepat dan akurat.

 

- Hybrid Cloud  

 

Teknologi terbaru ini merupakan salah satu bentuk transformasi digital. Teknologi ini merupakan kombinasi dari public dan private cloud. Umumnya, perusahaan menyimpan data yang sensitif menggunakan private cloud. Sementara, layanan lain disimpan di public cloud. Nah, hybrid cloud banyak digunakan oleh berbagai perusahaan berbasis teknologi untuk meningkatkan keamanan dan ketahanan pada bisnis mereka.

 

- Edge Computing

 

Edge computing (EC) adalah teknologi terbaru berbentuk paradigma komputasi terdistribusi, yang mendekatkan komputasi dan penyimpanan data ke sumber data. Hal ini dapat meningkatkan waktu respon dan menghemat bandwidth. Perusahaan seperti AWS (Amazon Web Services), Microsoft Azure, dan Google Cloud Platform terkenal memiliki layanan EC yang baik.

 

- Quantum Computing  

 

Quantum computing merupakan bentuk komputasi yang memanfaatkan fenomena kuantum seperti superposisi dan keterikatan kuantum. Teknologi terbaru ini juga terlibat dalam mencegah penyebaran Covid-19, dan untuk mengembangkan vaksin potensial. Ini dapat tercapai berkat kemampuannya untuk menanyakan, memantau, menganalisis, dan menindaklanjuti data dengan mudah.

 

Quantum computing juga banyak digunakan oleh perbankan dan industri keuangan non-bank untuk mengelola risiko kredit, perdagangan frekuensi tinggi dan untuk mendeteksi penipuan.

 

- Teknologi 5G

Sebelumnya kita mengenal teknologi 3G dan 4G dalam menjelajahi internet, menggunakan layanan berbasis data, meningkatkan bandwidth dan lainnya secara cepat. Tahun ini, kita menantikan lahirnya teknologi terbaru di sektor komunikasi, yakni 5G. Layanan ini mengandalkan teknologi canggih seperti AR dan VR, bersama dengan layanan game berbasis cloud seperti Google Stadia, dan NVidia GeForce Now.

 

- Internet of Thing (IoT)

 

Internet of Thing (IoT) merupakan konsep di mana objek yang memiliki kemampuan mentransfer data melalui jaringan tanpa memerlukan interaksi manusia ke manusia atau manusia ke komputer. IoT telah berkembang dari konvergensi teknologi nirkabel, micro-electromechanical systems (MEMS) dan Internet.

Sejauh ini, IoT paling erat hubungannya dengan komunikasi machine-to-machine (M2M) di bidang manufaktur dan listrik, perminyakan, dan gas.

 

- Virtual Reality

 

Virtual Reality (VR), bersama dengan Augmented Reality (AR), dan Extended Reality (ER) merupakan teknologi terbaru yang hadir tahun ini. Dalam prosesnya, VR membenamkan user dalam suatu lingkungan sementara AR menyempurnakan lingkungan mereka. 

 

Teknologi ini utamanya digunakan untuk bermain game, namun penggunaannya semakin luas, karena bisa digunakan juga untuk pelatihan. Misalnya, perangkat lunak simulasi VirtualShip yang digunakan untuk melatih Angkatan Laut, Angkatan Darat, dan penjaga pantai di Amerika Serikat (AS).

 

Inilah beberapa teknologi terbaru yang muncul di tahun 2021. Dengan perkembangan teknologi yang pesat, tentu saja ini kehadiran teknologi baru tidak akan berhenti di sini, karena akan ada banyak inovasi ke depan yang akan memudahkan pekerjaan manusia.

 

Baca Juga: 7 Strategi Word Of Mouth Dalam Dunia Marketing

 

teknologi-terbaru

 

Arah Teknologi Terbaru di Bidang Bisnis 

 

Melihat beberapa teknologi terbaru yang hadir selama ini, penting bagi perusahaan untuk selalu update kemampuan dan adaptasi teknologi. Berikut merupakan arah teknologi di tahun 2022.

 

- Otomatisasi yang Mempercepat Kerja Manusia 

 

Dengan otomatisasi, waktu yang diperlukan untuk mengerjakan suatu pekerjaan menjadi lebih cepat. Teknologi akan mengarah pada diperpendeknya rantai birokrasi, sehingga suatu pekerjaan yang biasanya selesai dalam 1 minggu, dapat diperpendek menjadi 1 hari atau bahkan bisa selesai dalam hitungan jam. 

 

- Pengambilan Keputusan yang Cepat 

 

Teknologi juga akan mengarah pada dipercepatnya sebuah pengambilan keputusan. Dengan suplai data yang lebih cepat, perusahaan maupun pengambil kebijakan bisa segera membuat keputusan.

 

- Penghematan Biaya

 

Teknologi terbaru juga akan berorientasi pada penghematan biaya, baik itu produksi maupun pemasaran. 

 

- Meningkatkan Respons

 

Dengan teknologi terbaru, sistem akan dapat terintegrasi di semua kantor cabang atau anak perusahaan. Sehingga akan dapat meningkatkan kecepatan dalam merespons sesuatu. Pihak manajemen pun akan dengan cepat mengetahui kondisi yang ada tanpa harus berkunjung ke kantor cabang yang jauh dan membutuhkan biaya akomodasi.

 

Tren Teknologi Terbaru di Tahun 2022

 

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kehadiran teknologi terbaru tidak akan berhenti di tahun ini. Sebab, kemajuan ilmu pengetahuan akan selalu diiringi dengan kehadiran teknologi-teknologi baru. Apalagi sifat natural teknologi adalah “dinamis”, yang artinya perkembangannya selalu bergerak mengikuti perkembangan zaman dan tuntutan hidup manusia.

 

Menurut analis dari Gartner, di tahun depan akan ada delapan tren teknologi terbaru yang harus dicermati. Para ahli percaya teknologi-teknologi yang akan hadir ini akan relevan, setidaknya selama lima tahun ke depan.

 

1. Internet of Behavior  (IoB)

 

Internet of Behavior (IoB) adalah tren yang sedang berkembang. Istilah ini mengacu pada pengumpulan dan penggunaan apa yang disebut “digital dust”, yaitu jejak digital yang ditinggalkan orang dalam kehidupan sehari-hari mereka. 

 

Teknologi terbaru ini mampu hadir dalam bentuk facial recognition, pelacakan lokasi, dan Big Data. Termasuk dari ponsel cerdas dan perangkat yang dapat dikenakan, dan sensor ditanamkan di tubuh manusia. Gartner memperkirakan, pada akhir 2025 lebih dari setengah populasi dunia akan berpartisipasi dalam setidaknya satu program IoB.

 

2. Intelligent Composable Business

 

Ini adalah teknologi terbaru yang dapat beradaptasi dan merekayasa ulang dirinya sendiri sesuai dengan situasi. Kehadirannya memungkinkan user mendapatkan fungsionalitas yang dibutuhkan dengan cepat. Teknologi tersebut dapat disediakan oleh vendor atau dikembangkan di rumah.

 

3. Jejaring Keamanan Siber

 

Cybersecurity mesh atau jaring keamanan siber adalah teknologi terbaru yang memungkinkan user mengakses aset digital dengan aman, di mana pun aset atau user berada. Artinya, sistem perlindungan akan fokus pada pengorganisasian perimeter keamanan di sekitar setiap pengguna.

 

Kemunculan teknologi ini disebabkan oleh meningkatnya permintaan akan teknologi cloud dan meningkatnya jumlah karyawan jarak jauh. Banyaknya karyawan yang bekerja jarak jauh, membuat sistem keamanan internal tidak lagi berfungsi. 

 

Para ahli percaya bahwa pada tahun 2025, jaringan keamanan siber akan mendukung lebih dari setengah permintaan manajemen akses digital.

 

Baca Juga: Manfaat Dan Tahap Penting Proses Manajemen Risiko Pada Perusahaan

 

4. Total Experience

 

Total Experience merupakan bentuk teknologi terbaru yang mengkonsolidasikan pengalaman pelanggan, karyawan, dan user dengan lingkungan multi-channel. Perusahaan membutuhkan strategi konsolidasi yang berpengalaman karena interaksi menjadi lebih mobile, virtual, dan terdistribusi. 

 

Menggunakan data terkonsolidasi untuk membuat strategi terpadu dapat memberikan manfaat yang kuat bagi bisnis. Gartner memprediksi bahwa perusahaan yang mengadopsi Total Experience akan mengungguli pesaing dalam metrik kepuasan pelanggan selama tiga tahun ke depan.

 

5. Hyper Automation

 

Di masa depan masih ada permintaan yang besar untuk otomatisasi proses dan tugas manual yang berulang. Oleh karena itu, RPA tetap menjadi tren penting. Nah, otomatisasi berbasis tugas ini akan semakin digantikan oleh otomatisasi berbasis proses. Inilah yang disebut Gartner sebagai Hyper Automation. Teknologi terbaru ini menyiratkan pengoptimalan proses bisnis pada tingkat yang baru secara kualitatif, menerapkan teknologi inovatif, termasuk kecerdasan buatan dan machine learning.

 

6. Anywhere Operation

 

Anywhere Operations adalah model bisnis yang dirancang untuk mendukung pelanggan, karyawan, dan layanan dari mana saja di dunia. Trennya sudah ada sebelumnya, tetapi pandemi 2020 telah mempercepat pergerakan ke arah ini.

 

Gartner percaya bahwa pada akhir 2023, 40% perusahaan akan menggunakan teknologi terbaru untuk mendukung model bisnis "Anywhere Operation", dengan menggabungkan interaksi virtual dan fisik dengan pelanggan dan karyawan.

 

7. AI Engineering 

 

AI Engineering adalah teknologi terbaru yang menyediakan disiplin rekayasa dan struktur kuat, yang akan menekankan ketersediaan AI dan memastikan skala dan penerapannya. Gartner menganggap ini penting, karena menurut penelitian hanya setengah dari proyek AI yang beralih dari prototipe ke implementasi.

 

AI Engineering didasarkan pada metodologi DataOps, ModelOps, dan DevOps, dan membantu meningkatkan keandalan dan kinerja model AI, serta laba atas investasi yang diperoleh perusahaan dalam kecerdasan buatan.

 

Baca Juga: 8 Rekomendasi Project Management Tools Terbaik Yang Dibutuhkan Para Manager

 

8. Distributed Cloud 

 

Teknologi terbaru ini mampu mendistribusikan layanan cloud ke beberapa lokasi di luar pusat data penyedia. Namun, tanggung jawab untuk operasi, pengelolaan, dan pengembangannya tetap berada di tangan penyedia cloud

 

Bagi perusahaan, ini berarti dapat menemukan pusat data dan layanannya di lokasi yang sama, yang mengurangi latensi dan membantu mematuhi peraturan yang mewajibkan penyimpanan data di area geografis tertentu. Menurut Gartner, pada 2025, sebagian besar penyedia cloud akan menyediakan beberapa bentuk layanan ini.

 

Demikianlah beberapa tren teknologi terbaru yang diperkirakan akan hadir tahun 2022. Kehadiran teknologi-teknologi ini tentu menarik untuk dicermati, karena akan semakin mengubah pola kerja dan hubungan antar individu di masa depan.

Kontak Acer