8 Kiat Sukses Melakukan Investasi Cryptocurrency Image

8 Kiat Sukses Melakukan Investasi Cryptocurrency

Time 02 Jul 2021  |  By Acer Indonesia

Cryptocurrency dinilai sebagai mata uang baru yang cukup menarik perhatian pelaku bisnis sebagai instrumen investasi. Pakar keuangan pun beranggapan bahwa jual-beli yang berkaitan dengan blockchain atau aset kripto adalah masa depan. Meskipun digunakan sebagai alat pertukaran, uang kripto di Indonesia tidak bisa digunakan sebagai alat pembayaran yang sah, namun bisa memanfaatkan sebagai media investasi layaknya saham.

 

Cryptocurrency merupakan sebuah mata uang digital yang dikembangkan menggunakan teknologi enkripsi. Berbeda dengan mata uang konvensional yang bersifat terpusat, aset kripto justru bersifat desentralisasi, yakni tidak ada pihak yang jadi perantara dalam suatu transaksi.

 

Pembayaran yang dilakukan berlangsung secara peer-to-peer, yaitu dari pengirim langsung ke penerima. Agar aman, tentu saja terdapat sandi-sandi istimewa yang membuat hal ini tidak mudah untuk disalahgunakan.

 

Jenis-jenis mata uang kripto yang saat ini beredar adalah:

  1. Bitcoin
  2. Ethereum
  3. Dogecoin
  4. EOS
  5. Tron
  6. Ripple
  7. Litecoin
  8. Stellar
  9. Cardano

Dari sekian banyak cryptocurrency yang beredar, Bitcoin masih menjadi mata uang kripto yang banyak diminati oleh para investor. Dikarenakan memiliki nilai tukar yang fantastis dan popularitas menjadi faktor utama.

 

Ketika Anda ingin memaksimalkan bisnis cryptocurrency, perlu diperhatikan juga penggunaan perangkat yang memberikan keamanan dengan fitur security data. Fitur ini hadir pada laptop Acer TravelMate  P614-51.

 

Laptop profesional ini menawarkan fitur keamanan untuk melindungi data penting melalui chip Trusted Platform Module 2.0 dan teknologi vPro™ remote management. Didukung juga sudah fitur fingerprint scanner pada tombol daya dan Webcam IR untuk Windows Hello agar maksimal dalam menjaga data sekaligus memungkinkan proses login dengan cepat.

 

Dengan daya tahan baterai hingga 18 jam dan fitur fast charging serta prosesor Intel® Core™ i7 Generasi ke-10 dan SSD 1TB gen 3 x4 PCle, melakukan riset pengetahuan tentang bisnis cryptocurrency bisa dilakukan dengan puas. 

 

Baca juga: Mengenal Virtual Account dan Manfaatnya untuk Bisnis

 

Pengelolaan aset crypto tergolong sebagai instrumen investasi baru, sehingga masih diperlukan edukasi secara menyeluruh untuk market Indonesia terkait trading aset kripto yang aman dan terpercaya. Apakah Anda sedang mendalami bisnis cryptocurrency? Simak lebih lanjut mengenai tips sukses melakukan investasi mata uang kripto.

 

Perencanaan-Cryptocurrency

 

1. Memiliki Perencanaan yang Matang

 

Bagi yang baru mencoba bisnis ini, seperti Bitcoin ataupun crypto lain, pasti merasakan kesulitan pada awal-awal melakukan trading. Wajar saja karena disebabkan fluktuasi harga sekuritas dari waktu ke waktu dan tingkat risiko yang lebih besar dibandingkan mata uang lain. Maka dari itu, dibutuhkan perencanaan yang matang sebelum memulai bisnis ini.

 

Perencanaan yang Anda buat harus memperhatikan jangka panjang. Maka, penting apabila Anda ingin sukses investasi cryptocurrency, harus pelajari aset kripto yang diminati. Hal itu juga jadi pedoman rencana untuk dijadikan pelajaran ataupun tujuan. Pelajari tingkat risiko agar Anda tidak semata-mata menggunakan emosi ketika melakukan investasi ini.

 

2. Perhatikan Biaya Layanan dan Spread

 

Biaya layanan tentu saja jadi hal yang harus diperhatikan berapapun besarnya. Dalam melakukan transaksi perdagangan aset crypto, ada skema biaya layanan yang dibebankan pada Anda, yaitu biaya pembelian dan penarikan. Kedua hal itu bisa jadi acuan Anda dalam memilih exchange atau platform Bitcoin, karena pada umumnya berbeda-beda.

 

Ada beberapa exchange yang memberikan flat rate yang lebih menguntungkan, ada juga yang menggunakan skema persentase sesuai nominal penarikan. Ada pula biaya transaksi sebagai market taker yang akan dikenakan kepada para trader.

 

Selain itu, ada pula spread, yakni perbedaan antara harga order beli tertinggi dan jual terendah pada pasar pertukaran. Bagi investor pemula, perbedaan spread dalam selisih antara harga jual dan beli tidak jarang membuat terkejut. Seperti membeli emas, ada spread harga atau selisih harga jual dan beli yang harus Anda diperhatikan.

 

3. Sesuaikan Target dengan Kemampuan

 

Tak bisa dimungkiri bahwa melakukan investasi banyak yang mengharapkan untung besar. Kenyataannya, para investor aset kripto yang berhasil harus melalui berbagai tantangan dan tidak sukses dalam waktu singkat. Mengingat, bisnis ini dilakukan jangka panjang, perlu adanya rencana target yang sesuai dengan kemampuan.

 

Target yang disesuaikan harus dijalankan secara konsisten. Oleh karena itu, sebaiknya Anda perdalam pengetahuan investasi ini agar dapat memperhitungkan skema kapan harus membeli dan kapan harus menjualnya.

 

Baca juga: Pengertian Marketing Automation, Manfaat & Contohnya

 

4. Pilih Risiko Kecil Bagi Pemula

 

Bagi pemula, memilih risiko kecil saat memulai bisa jadi salah satu kiat sukses trading cryptocurrency. Memang, ketika mendapatkan profit besar di awal dapat memicu semangat hingga rela mengambil risiko besar. 

 

Hal ini yang benar-benar harus Anda dipahami bahwa tidak ada jaminan mengambil risiko besar dapat membawa untung besar. Maka dari itu, mulailah menerapkan trading dengan risiko kecil pada awal memulai. Anda akan belajar banyak hal seiring waktu hingga berani mengambil risiko yang besar.

 

5. Mengetahui Market Timing

 

Mengetahui kapan harus membeli dan menjual aset digital merupakan tips yang perlu diketahui oleh trader dan investor. Tips ini bisa menjadi cara untuk mengurangi risiko investasi. Apalagi, harga aset crypto yang mudah naik dan turun, sulit untuk diprediksi pergerakannya.

 

Market timing adalah kemampuan investor dalam menentukan kapan harus menjual dan kapan harus membeli suatu aset. Belilah ketika harganya sedang murah, lalu jual saat harganya sedang naik. Strategi pembelian saat harga aset lebih murah bisa diketahui dari analisis grafik serta pergerakan harga rata-rata jangka pendek dan jangka panjang.

 

6. Pastikan Platform Trading Aman dan Legal

 

Platform trading yang akan digunakan juga sudah harus aman dan mendapatkan legalitas dari pemerintah setempat. Keputusan ini untuk meyakinkan bahwa uang yang Anda investasikan aman.

 

Saat ini terdapat 13 perusahaan atau entitas yang telah mendapatkan tanda daftar dari Bappebti sebagai pedagang aset kripto. Perusahaan tersebut adalah PT Crypto Indonesia Berkat (Tokocrypto), PT Upbit Exchange Indonesia (Upbit), PT Tiga Inti Utama (Triv), PT Indodax Nasional Indonesia (Indodax), PT Pintu Kemana Saja (Pintu), PT Zipmex Exchange Indonesia (Zipmex), PT Bursa Cripto Prima.

 

Selanjutnya ada perusahaan PT Luno Indonesia Ltd (Luno), PT Rekeningku Dotcom Indonesia (Rekeningku), PT Indonesia Digital Exchange (Digital Exchange), PT Cipta Koin Digital (Koinku), PT Trinity Investama Berkat (Bitocto), dan PT Plutonext Digital Aset.

 

Anda bisa menimbang kelebihan dan kekurangan pada bagian SK atau penetapan hukum, review dari penggunaannya, dan fitur trading unggulannya. Setelah merasa yakin, Anda bisa leluasa melakukan trading pada platform tersebut.

 

7. Terus Belajar Trading Aset Crypto

 

Bagi pemula, jika berminat untuk melakukan bisnis cryptocurrency, tentu harus terus mempelajarinya dengan seksama. Ada banyak informasi dan  pengetahuan dasar konten mata uang crypto atau blockchain, edukasi media exchange, hingga tutorial investasi dalam bentuk teks maupun video interaktif di internet.

 

Selain itu, jangan cepat menyerah ketika Anda mengalami kerugian. Apabila sudah memahami konsep awal secara baik, pasti mengakui bahwa rugi adalah salah satu hal yang harus dirasakan. Maka, solusinya adalah harus mencoba kembali dengan rencana yang lain. 

 

8. Teknologi Keamanan yang Diterapkan

 

Hal terakhir yang penting diperhatikan adalah penggunaan teknologi untuk menjamin keamanan transaksi di exchange yang dipilih. Sebagian besar exchange di Indonesia telah menggunakan standar keamanan seperti Two Factor Authenticator (2FA) dan konfirmasi melalui email dan sms. Mereka yang yang terdaftar di BAPPEBTI, hampir dipastikan mereka telah memiliki sertifikasi ISO 27001 tentang Sistem Keamanan Informasi dan telah terdaftar di Kementerian Komunikasi dan Informatika.

***

Perlu diketahui, tidak ada jaminan memulai bisnis langsung dapat untung besar. Apapun instrumen investasinya, tetap ada risikonya. Begitu juga dengan bisnis cryptocurrency, ada banyak proses dan pengetahuan tentang aset crypto yang harus dipelajari demi mencapai target yang diinginkan. Sebelum memulai, pastikan Anda sudah memahaminya. Makin lengkap jika didukung dengan perangkat laptop dengan kemampuan hardware mumpuni untuk meningkatkan produktivitas dalam berbisnis.

Kontak Acer