Cara Mudah Melihat Spesifikasi Laptop Sesuai Kebutuhan

Seringkali orang membeli laptop tanpa mengetahui performa dan spesifikasi dari laptop tersebut. Padahal, dengan mengetahui spesifikasi laptop, Anda bisa memahami kemampuannya, mulai dari kecepatan prosesor, model, hingga keterangan pabrikan. 

Cara melihat spesifikasi laptop yang tepat akan menentukan, apakah suatu hardware atau software tertentu dapat digunakan atau diinstal dalam laptop tersebut atau tidak agar Anda tidak menyesal setelah membeli.

Baca Juga: Acer Chromebook 514, Memadukan Desain Ringan dengan Kinerja Powerful

Manfaat Mengetahui Spesifikasi Laptop

Seperti yang disebutkan sebelumnya, sebagai seorang konsumen Anda harus mengetahui cara melihat spesifikasi laptop agar memahami betul kemampuan laptop yang akan dibeli. Dengan mengetahui spesifikasi laptop yang hendak dibeli, Anda bisa mengetahui besaran RAM dan ROM.

RAM atau Random Access Memory biasanya ditunjukkan dalam Gigabytes (GB). Semakin tinggi nilai RAM di laptop, semakin banyak software yang dapat dilakukan secara bersamaan. Kemudian, ROM atau ruang hard disk (biasanya juga ditunjukkan dalam satuan GB), merujuk secara umum pada jumlah informasi yang dapat disimpan oleh laptop Anda.

Beberapa manfaat yang bisa didapatkan dengan mengetahui spesifikasi laptop antara lain:

1. Mengetahui Informasi Sistem

 

Dengan mengetahui cara melihat spesifikasi laptop, Anda akan memahami informasi sistem yang ada dalam laptop tersebut. Ini mulai dari motherboard, prosesor, RAM dan directX yang digunakan. Dengan begitu, Anda akan mengetahui apakah aplikasi atau software yang ingin diinstal kompatibel dengan laptop yang dibeli atau tidak. Pengetahuan ini tidak bisa disepelekan, karena jika Anda menginstal software yang tidak kompatibel, efeknya bisa merusak laptop.

2. Memahami Keunggulan Komponen

 

Manfaat selanjutnya yang bisa didapat dari memahami cara melihat spesifikasi laptop adalah untuk mengetahui keunggulan komponen yang terpasang. Ini termasuk mengetahui kecepatan atau kekuatan dan kapasitas penyimpanan perangkat, mulai dari RAM, VGA dan hard disk.

Sebelum melakukan partisi hard disk, Anda perlu mengetahui spesifikasi laptop. Sebab melalui spesifikasi tersebut Anda bisa mengetahui keterangan jumlah penyimpanan hard disk, sehingga tidak melakukan kesalahan memasukkan angka saat partisi.

3. Mengetahui Versi Komponen

 

Mengetahui versi perangkat yang digunakan juga menjadi salah satu manfaat yang didapat apabila Anda mengerti cara melihat spesifikasi laptop. Versi perangkat seperti sound, LAN card, VGA dan lain sebagainya perlu diketahui agar Anda mendapatkan informasi yang cukup saat ingin update perangkat.

4. Terhindar dari Penipuan

 

Dengan mengetahui spesifikasi laptop, Anda juga bisa terhindar dari penipuan. Dewasa ini tak jarang penjual laptop melebih-lebihkan spesifikasi dalam laptop yang hendak dijual. 

Oleh karena itu, ketika Anda ingin membeli laptop alangkah baiknya jika telah mengetahui cara melihat spesifikasi laptop untuk mengecek apakah keterangan di dalam laptop sesuai dengan yang ada pada iklan. Ini juga berlaku ketika Anda hendak membeli laptop bekas.

Beberapa Cara Melihat Spesifikasi Laptop 

Cara melihat spesifikasi laptop yang paling sederhana adalah membuka ‘pengaturan” atau “Settings” pada laptop. Dari fitur ini, Anda akan dihadapkan pada gambaran umum konfigurasi sistem laptop yang Anda miliki.

Berikut ini cara melihat spesifikasi laptop melalui fitur “Setting”:

– Buka Settings/ Pengaturan.

– Klik “System”.

– Klik “About”.

– Spesifikasi laptop akan muncul

– Spesifikasi yang bisa Anda lihat dalam fitur ini antara lain, nama laptop, jenis prosesor, RAM, versi, edisi serta detail tentang sistem keamanan laptop.

Baca Juga: Acer Chromebook Spin 513, Stylish dan Powerful untuk Multitasking Harian

Selain melalui fitur “Settings”, cara melihat spesifikasi laptop juga bisa dilakukan dengan mengklik “This PC” di My Computer. Cara ini bisa dilakukan dengan membuka Windows Explorer atau menekan kombinasi Windows + E pada keyboard.

Setelah masuk di Windows Explorer, cara melihat spesifikasi laptop adalah dengan memilih “My Computer” atau “This PC”. Pada folder ini, klik kanan dan kemudian pilih “Properties”. Setelah mengklik “Properties”, maka Anda bisa melihat informasi mengenai spesifikasi laptop, seperti tipe, kecepatan, besaran RAM, dan lain-lain.

Selain dua langkah dasar ini, ada alternatif cara melihat spesifikasi laptop yang bisa Anda lakukan, antara lain:

1. Menggunakan DXdiag

 

Cara melihat spesifikasi laptop menggunakan DXDiag ini cukup mudah. Berikut langkahnya:

– Buka RUN atau mengklik kombinasi ‘Windows + R’ pada keyboard 

– Kemudian mengetik dxdiag pada kolom “open:”

– Setelah itu pilih “OK”.

– Anda kemudian dapat melihat informasi mengenai spesifikasi laptop.

– Pada versi system, Anda dapat melihat spesifikasi pada Windows baik 64 atau 32 bitnya.

2. Menggunakan Command Prompt

 

Cara melihat spesifikasi laptop juga bisa dilakukan dengan menggunakan “Command Prompt”. Berikut langkah yang bisa digunakan:

– Membuka Windows Explore dan ketik ‘Command Prompt’ pada search bar

– Klik Command Prompt

– Ketik system info dan tekan enter pada Command Prompt, maka Anda bisa melihat spesifikasi laptop.

Cara Melihat Spesifikasi Laptop dengan Aplikasi Khusus

Selain memanfaatkan fitur atau perintah yang sudah terpasang, cara melihat spesifikasi laptop juga bisa dilakukan melalui aplikasi khusus. Aplikasi ini tersedia secara gratis dan bisa Anda unduh. Terdapat ada dua aplikasi yang bisa dimanfaatkan untuk mengetahui spesifikasi laptop, yaitu:

1. CPU-Z

 

CPU-Z merupakan aplikasi yang bisa digunakan untuk membantu Anda melihat spesifikasi laptop Anda. Aplikasi ini banyak dimanfaatkan oleh gamers untuk menyesuaikan laptop mereka.

Berikut ini cara melihat spesifikasi laptop melalui CPU-Z. Pertama, mengunduh dan menginstall CPU Z pada laptop. Kemudian, setelah terinstal sempurna, buka aplikasi tersebut dan Anda langsung melihat rincian informasi mengenai spesifikasi laptop yang Anda miliki.

Dalam CPU-Z, Anda dapat melihat detail CPU, mulai dari nama prosesor hingga core speed pada kolom CPU. Informasi yang tersedia pun cukup detail, mulai dari tipe memory, slot RAM serta beragam informasi RAM yang digunakan dalam laptop. Melalui aplikasi ini, Anda juga bisa melihat power consumption dan berapa tegangan listrik yang digunakan.

2. Menggunakan Software Speccy

 

Selain CPU-Z, Anda juga bisa memanfaatkan software Speccy untuk melihat spesifikasi laptop. Cara melihat spesifikasi laptop menggunakan Speccy dimulai dari mengunduh dan menginstal software ini di laptop. Kemudian, setelah terinstal sempurna, Anda bisa membukanya dan melihat informasi rinci mengenai spesifikasi CPU. Disini Anda dapat melihat semua informasi mengenai hardware pada laptop jauh lebih lengkap ketimbang menggunakan DxDiag atau cara melihat spesifikasi yang sudah tersedia di laptop. Melalui Speccy, Anda bahkan juga dapat melihat rincian masing-masing hardware yang ada di laptop.

Baca Juga: Review Chromebook 511 R752TN, Laptop Ideal Dukung Kreativitas Pengguna

Nah, demikianlah macam-macam cara melihat spesifikasi laptop yang bisa dipilih. Bagi Anda yang sedang berencana membeli laptop, Acer merupakan merek terbaik yang bisa jadi pilihan. Selain menyediakan laptop dengan beragam spesifikasi, perangkat Acer memiliki daya tahan produknya yang kuat serta harganya yang bersaing. Tertarik? Pilih produk laptop Acer selengkapnya sekarang juga!

8 Teknologi Terbaru yang Menjadi Tren di Tahun 2022, Pebisnis Wajib Tahu

Teknologi tercipta untuk semakin memudahkan hidup manusia. Oleh karenanya, teknologi akan terus berevolusi mengikuti perkembangan kebutuhan manusia. Kita saksikan bersama, tiap tahun kemunculan teknologi terbaru terus mewarnai kehidupan manusia. Banyak aspek yang tersentuh teknologi mulai dari medis, komunikasi, pendidikan hingga ekonomi.

Meski tahun 2022 ruang gerak manusia tetap akan terbatasi pandemi Covid-19, teknologi terbaru tetap hadir. Apa saja teknologi tersebut? Untuk membahasnya akan sulit jika  memisahkan dari perkembangan teknologi yang saat ini terjadi. Berikut beberapa teknologi yang hadir di tahun 2021:

Tren Teknologi 2021 

 

– Otomatisasi Proses Robotik (RPA) 

 

Robotic Process Automation (RPA) adalah teknologi terbaru berupa perangkat lunak yang bekerja secara otomatis yang digunakan untuk menafsirkan aplikasi, memproses transaksi, menangani data, dan bahkan membalas email. RPA mampu memudahkan beragam pekerjaan dan menganalisanya dengan cepat dan akurat.

– Hybrid Cloud  

 

Teknologi terbaru ini merupakan salah satu bentuk transformasi digital. Teknologi ini merupakan kombinasi dari public dan private cloud. Umumnya, perusahaan menyimpan data yang sensitif menggunakan private cloud. Sementara, layanan lain disimpan di public cloud. Nah, hybrid cloud banyak digunakan oleh berbagai perusahaan berbasis teknologi untuk meningkatkan keamanan dan ketahanan pada bisnis mereka.

– Edge Computing

 

Edge computing (EC) adalah teknologi terbaru berbentuk paradigma komputasi terdistribusi, yang mendekatkan komputasi dan penyimpanan data ke sumber data. Hal ini dapat meningkatkan waktu respon dan menghemat bandwidth. Perusahaan seperti AWS (Amazon Web Services), Microsoft Azure, dan Google Cloud Platform terkenal memiliki layanan EC yang baik.

– Quantum Computing  

 

Quantum computing merupakan bentuk komputasi yang memanfaatkan fenomena kuantum seperti superposisi dan keterikatan kuantum. Teknologi terbaru ini juga terlibat dalam mencegah penyebaran Covid-19, dan untuk mengembangkan vaksin potensial. Ini dapat tercapai berkat kemampuannya untuk menanyakan, memantau, menganalisis, dan menindaklanjuti data dengan mudah.

Quantum computing juga banyak digunakan oleh perbankan dan industri keuangan non-bank untuk mengelola risiko kredit, perdagangan frekuensi tinggi dan untuk mendeteksi penipuan.


– Teknologi 5G

Sebelumnya kita mengenal teknologi 3G dan 4G dalam menjelajahi internet, menggunakan layanan berbasis data, meningkatkan bandwidth dan lainnya secara cepat. Tahun ini, kita menantikan lahirnya teknologi terbaru di sektor komunikasi, yakni 5G. Layanan ini mengandalkan teknologi canggih seperti AR dan VR, bersama dengan layanan game berbasis cloud seperti Google Stadia, dan NVidia GeForce Now.

Baca Juga: Mengapa 5G jadi fokus di 2022 hingga Anda perlu memahaminya?



– Internet of Thing
 (IoT)

 

Internet of Thing (IoT) merupakan konsep di mana objek yang memiliki kemampuan mentransfer data melalui jaringan tanpa memerlukan interaksi manusia ke manusia atau manusia ke komputer. IoT telah berkembang dari konvergensi teknologi nirkabel, micro-electromechanical systems (MEMS) dan Internet.

Sejauh ini, IoT paling erat hubungannya dengan komunikasi machine-to-machine (M2M) di bidang manufaktur dan listrik, perminyakan, dan gas.

– Virtual Reality

 

Virtual Reality (VR), bersama dengan Augmented Reality (AR), dan Extended Reality (ER) merupakan teknologi terbaru yang hadir tahun ini. Dalam prosesnya, VR membenamkan user dalam suatu lingkungan sementara AR menyempurnakan lingkungan mereka. 

Teknologi ini utamanya digunakan untuk bermain game, namun penggunaannya semakin luas, karena bisa digunakan juga untuk pelatihan. Misalnya, perangkat lunak simulasi VirtualShip yang digunakan untuk melatih Angkatan Laut, Angkatan Darat, dan penjaga pantai di Amerika Serikat (AS).

Inilah beberapa teknologi terbaru yang muncul di tahun 2021. Dengan perkembangan teknologi yang pesat, tentu saja ini kehadiran teknologi baru tidak akan berhenti di sini, karena akan ada banyak inovasi ke depan yang akan memudahkan pekerjaan manusia.

Baca Juga: 7 Strategi Word Of Mouth Dalam Dunia Marketing

teknologi-terbaru

 

Arah Teknologi Terbaru di Bidang Bisnis 

Melihat beberapa teknologi terbaru yang hadir selama ini, penting bagi perusahaan untuk selalu update kemampuan dan adaptasi teknologi. Berikut merupakan arah teknologi di tahun 2022.

– Otomatisasi yang Mempercepat Kerja Manusia 

 

Dengan otomatisasi, waktu yang diperlukan untuk mengerjakan suatu pekerjaan menjadi lebih cepat. Teknologi akan mengarah pada diperpendeknya rantai birokrasi, sehingga suatu pekerjaan yang biasanya selesai dalam 1 minggu, dapat diperpendek menjadi 1 hari atau bahkan bisa selesai dalam hitungan jam. 

 Pengambilan Keputusan yang Cepat 

 

Teknologi juga akan mengarah pada dipercepatnya sebuah pengambilan keputusan. Dengan suplai data yang lebih cepat, perusahaan maupun pengambil kebijakan bisa segera membuat keputusan.

– Penghematan Biaya

 

Teknologi terbaru juga akan berorientasi pada penghematan biaya, baik itu produksi maupun pemasaran. 

– Meningkatkan Respons

 

Dengan teknologi terbaru, sistem akan dapat terintegrasi di semua kantor cabang atau anak perusahaan. Sehingga akan dapat meningkatkan kecepatan dalam merespons sesuatu. Pihak manajemen pun akan dengan cepat mengetahui kondisi yang ada tanpa harus berkunjung ke kantor cabang yang jauh dan membutuhkan biaya akomodasi.

Tren Teknologi Terbaru di Tahun 2022

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kehadiran teknologi terbaru tidak akan berhenti di tahun ini. Sebab, kemajuan ilmu pengetahuan akan selalu diiringi dengan kehadiran teknologi-teknologi baru. Apalagi sifat natural teknologi adalah “dinamis”, yang artinya perkembangannya selalu bergerak mengikuti perkembangan zaman dan tuntutan hidup manusia.

Menurut analis dari Gartner, di tahun depan akan ada delapan tren teknologi terbaru yang harus dicermati. Para ahli percaya teknologi-teknologi yang akan hadir ini akan relevan, setidaknya selama lima tahun ke depan.

1. Internet of Behavior  (IoB)

 

Internet of Behavior (IoB) adalah tren yang sedang berkembang. Istilah ini mengacu pada pengumpulan dan penggunaan apa yang disebut “digital dust”, yaitu jejak digital yang ditinggalkan orang dalam kehidupan sehari-hari mereka. 

Teknologi terbaru ini mampu hadir dalam bentuk facial recognition, pelacakan lokasi, dan Big Data. Termasuk dari ponsel cerdas dan perangkat yang dapat dikenakan, dan sensor ditanamkan di tubuh manusia. Gartner memperkirakan, pada akhir 2025 lebih dari setengah populasi dunia akan berpartisipasi dalam setidaknya satu program IoB.

2. Intelligent Composable Business

 

Ini adalah teknologi terbaru yang dapat beradaptasi dan merekayasa ulang dirinya sendiri sesuai dengan situasi. Kehadirannya memungkinkan user mendapatkan fungsionalitas yang dibutuhkan dengan cepat. Teknologi tersebut dapat disediakan oleh vendor atau dikembangkan di rumah.

3. Jejaring Keamanan Siber

 

Cybersecurity mesh atau jaring keamanan siber adalah teknologi terbaru yang memungkinkan user mengakses aset digital dengan aman, di mana pun aset atau user berada. Artinya, sistem perlindungan akan fokus pada pengorganisasian perimeter keamanan di sekitar setiap pengguna.

Kemunculan teknologi ini disebabkan oleh meningkatnya permintaan akan teknologi cloud dan meningkatnya jumlah karyawan jarak jauh. Banyaknya karyawan yang bekerja jarak jauh, membuat sistem keamanan internal tidak lagi berfungsi. 

Para ahli percaya bahwa pada tahun 2025, jaringan keamanan siber akan mendukung lebih dari setengah permintaan manajemen akses digital.

Baca Juga: Manfaat Dan Tahap Penting Proses Manajemen Risiko Pada Perusahaan

4. Total Experience

 

Total Experience merupakan bentuk teknologi terbaru yang mengkonsolidasikan pengalaman pelanggan, karyawan, dan user dengan lingkungan multi-channel. Perusahaan membutuhkan strategi konsolidasi yang berpengalaman karena interaksi menjadi lebih mobile, virtual, dan terdistribusi. 

Menggunakan data terkonsolidasi untuk membuat strategi terpadu dapat memberikan manfaat yang kuat bagi bisnis. Gartner memprediksi bahwa perusahaan yang mengadopsi Total Experience akan mengungguli pesaing dalam metrik kepuasan pelanggan selama tiga tahun ke depan.

5. Hyper Automation

 

Di masa depan masih ada permintaan yang besar untuk otomatisasi proses dan tugas manual yang berulang. Oleh karena itu, RPA tetap menjadi tren penting. Nah, otomatisasi berbasis tugas ini akan semakin digantikan oleh otomatisasi berbasis proses. Inilah yang disebut Gartner sebagai Hyper Automation. Teknologi terbaru ini menyiratkan pengoptimalan proses bisnis pada tingkat yang baru secara kualitatif, menerapkan teknologi inovatif, termasuk kecerdasan buatan dan machine learning.

6. Anywhere Operation

 

Anywhere Operations adalah model bisnis yang dirancang untuk mendukung pelanggan, karyawan, dan layanan dari mana saja di dunia. Trennya sudah ada sebelumnya, tetapi pandemi 2020 telah mempercepat pergerakan ke arah ini.

Gartner percaya bahwa pada akhir 2023, 40% perusahaan akan menggunakan teknologi terbaru untuk mendukung model bisnis “Anywhere Operation“, dengan menggabungkan interaksi virtual dan fisik dengan pelanggan dan karyawan.

7. AI Engineering 

 

AI Engineering adalah teknologi terbaru yang menyediakan disiplin rekayasa dan struktur kuat, yang akan menekankan ketersediaan AI dan memastikan skala dan penerapannya. Gartner menganggap ini penting, karena menurut penelitian hanya setengah dari proyek AI yang beralih dari prototipe ke implementasi.

AI Engineering didasarkan pada metodologi DataOpsModelOps, dan DevOps, dan membantu meningkatkan keandalan dan kinerja model AI, serta laba atas investasi yang diperoleh perusahaan dalam kecerdasan buatan.

Baca Juga: 8 Rekomendasi Project Management Tools Terbaik Yang Dibutuhkan Para Manager

8. Distributed Cloud 

 

Teknologi terbaru ini mampu mendistribusikan layanan cloud ke beberapa lokasi di luar pusat data penyedia. Namun, tanggung jawab untuk operasi, pengelolaan, dan pengembangannya tetap berada di tangan penyedia cloud

Bagi perusahaan, ini berarti dapat menemukan pusat data dan layanannya di lokasi yang sama, yang mengurangi latensi dan membantu mematuhi peraturan yang mewajibkan penyimpanan data di area geografis tertentu. Menurut Gartner, pada 2025, sebagian besar penyedia cloud akan menyediakan beberapa bentuk layanan ini.

Demikianlah beberapa tren teknologi terbaru yang diperkirakan akan hadir tahun 2022. Kehadiran teknologi-teknologi ini tentu menarik untuk dicermati, karena akan semakin mengubah pola kerja dan hubungan antar individu di masa depan.

Baca juga artikel terbaru:

XX E-Commerce B2B yang Ada di Indonesia

Membahas Lebih Jauh Apa itu Software as a Service (SaaS)

Content Management System (CMS): Definisi, Manfaat, dan Contoh

Tips Membuat Marketing Plan untuk Produk Baru yang Akan Rilis

Setiap perusahaan pasti membutuhkan marketing plan untuk memasarkan produknya, baik itu produk/jasa baru maupun yang sudah ada. Tanpa perencanaan yang matang, kegiatan pemasaran bakal berjalan serampangan, dan tidak efisien. Ini jelas akan berakibat pada tidak maksimalnya penjualan produk/jasa, serta membuang-buang sumber daya perusahaan, yakni waktu dan uang.

Marketing plan berbeda dengan strategi pemasaran atau marketing strategy. Strategi pemasaran merupakan elaborasi atas target bisnis yang dimiliki suatu perusahaan atau brand. Strategi yang dimaksud sangat erat kaitannya dengan nilai dan tujuan yang diusung oleh perusahaan. Untuk mencapai target bisnis tersebut dibutuhkan perencanaan (plan). Nah, di sini marketing plan yang memegang peranan.

Sebuah perusahaan yang ingin sukses atau memenangkan persaingan pasar, membutuhkan marketing plan. Ini dimaksudkan untuk memperkenalkan produk/jasa, atau memperluas jangkauan pasar. Melalui perencanaan yang baik, perusahaan akan mengetahui tentang target pasar yang akan dibidik.

Elemen Marketing Plan

Setidaknya ada enam elemen yang terkandung dalam marketing plan, yaitu:

 Haluan Perusahaan

 

Marketing plan yang baik harus disusun dengan memperhatikan haluan atau tujuan perusahaan. Hal ini tergolong krusial, karena pemasaran produk/jasa harus selaras dengan tujuan yang hendak dicapai perusahaan.

 Target dan Standard

 

Rencana pemasaran yang disusun juga harus memuat target dan standar yang harus dicapai. Melalui dua hal ini, langkah perusahaan juga akan lebih mudah dalam mengukur progres.

 Target Pasar

 

Marketing plan juga harus memuat siapa target pasar yang akan dibidik. Dengan menentukan target pasar, tim pemasaran akan mudah merencanakan gaya dan media promosi yang akan dilakukan.

– Ragam Konten Promosi

 

Perencanaan hendaknya juga memuat konten apa saja yang akan digunakan untuk mempromosikan produk/jasa. Pemilihan konten yang tepat pastinya akan berdampak positif bagi pemasaran suatu produk/jasa.

– Identifikasi Kompetitor 

 

Penyusunan marketing plan juga harus memperhatikan kompetitor yang ada di pasar. Dengan mengetahui tentang kekuatan dan kelemahan kompetitor, maka perusahaan dapat menyusun perencanaan yang matang.

– Budgeting

 

Elemen terakhir ini tergolong penting dalam rencana pemasaran. Penting bagi suatu perusahaan untuk menetapkan budget yang efektif dan realistis untuk memasarkan suatu produk/jasa.

Baca Juga: Manfaat Dan Tahap Penting Proses Manajemen Risiko Pada Perusahaan

marketing plan

Manfaat Marketing Plan

Menyusun marketing plan akan membawa sejumlah manfaat pada bisnis perusahaan. Ini tentunya dengan catatan penyusunan rencana tersebut dilakukan dengan tepat atau tidak serampangan.

Manfaat pertama yang didapat dari menyusun rencana pemasaran adalah, perusahaan dapat mengevaluasi kegiatan yang telah dilakukan. Rencana pemasaran yang baik harus membawa perusahaan keluar dari zona nyaman, dan mempertanyakan segala hal yang telah dilakukan. Perencanaan yang dilakukan berkala tiap tahun atau tiap kuartal akan memberi pemahaman bahwa satu cara atau kanal promosi tidak selalu efektif diterapkan dalam setiap situasi.

Marketing plan juga mampu mengurangi risiko, karena perusahaan akan memeriksa kembali situasi pasar, kompetitor, target pasar, serta proposisi nilai perusahaan. Ini akan mengurangi risiko, karena perencanaan akan memaksa perusahaan untuk menilik model bisnis dan program marketing, sebelum mengalokasikan waktu dan uang lebih jauh.

Kemudian, penyusunan rencana pemasaran juga bermanfaat untuk menghadirkan akuntabilitas pada bisnis. Sebab, dengan perencanaan yang baik maka tim pemasaran dan pengembangan bisnis dapat menghadirkan target yang spesifik, serta langkah untuk mengukur progress. Ini akan membantu top executive untuk menyediakan sumber daya yang cukup untuk memastikan rencana yang disusun berhasil.

Keberadaan marketing plan juga berguna membantu perusahaan lebih proaktif menjawab tantangan. Melalui rencana pemasaran, perusahaan bisa lebih lincah dalam bereaksi terhadap perubahan situasi dan kondisi. Apalagi jika perusahaan rutin mendokumentasikan rencana pemasaran serta evaluasi pelaksanaannya dari waktu ke waktu.

Intinya, keberadaan marketing plan akan memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan. Melalui perencanaan yang matang mulai dari sisi penetapan target dan standar yang ingin dicapai, hingga penganggaran yang realistis, perusahaan bisa unggul atau setidaknya memiliki peluang untuk “bertarung” dengan kompetitor yang lebih besar skalanya.

Baca Juga: Memahami SDGs (Sustainable Development Goals) Dan Perannya Dalam Bisnis

Tips Membuat Marketing Plan untuk Produk Baru

Tentu tidak mudah memasarkan produk baru, apalagi dalam pasar dengan kompetitor kuat. Oleh karena itu, dibutuhkan marketing plan yang efektif agar produk dapat dikenal dan yang lebih penting, digunakan oleh konsumen.

Nah, berikut ini tips yang bisa Anda manfaatkan untuk membuat rencana pemasaran yang efektif.

1. Menentukan Unique Selling Point

 

Sesuai namanya, penentuan unique selling point dalam marketing plan artinya menentukan apa yang menjadi pembeda antara produk/brand yang Anda usung dengan kompetitor. Ini penting, karena jika ada banyak perusahaan menawarkan produk serupa, maka konsumen akan memilih brand yang memberikan keuntungan lebih. Keunikan yang diusung bisa beragam, mulai dari karakteristik, harga hingga cara penyampaian produk.

2. Mengidentifikasi Target Pasar 

 

Dalam marketing plan untuk memasarkan produk/brand baru, penting untuk menentukan siapa target pasar yang Anda inginkan. Untuk mengidentifikasikan target pasar ini, Anda bisa membuat karakteristik, seperti usia, jenis kelamin, status ekonomi dan karakteristik konsumen lainnya. Selain itu, perlu juga mengidentifikasi motivasi konsumen membeli produk/brand. Ada lebih dari satu target pasar bisa ditetapkan, namun Anda perlu menentukan masing-masing secara terpisah.

3. Menentukan Kanal Promosi

 

Jika Anda telah mengidentifikasi target pasar, hal berikutnya yang harus dilakukan dalam marketing plan untuk produk baru adalah menentukan kanal yang akan digunakan. Kanal promosi ini tentunya sudah mempertimbangkan media yang sering dilihat target pasar. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan mengetahui apa yang dibaca target market, radio mana yang sering didengarkan, situs apa yang sering dikunjungi, dan grup apa saja target pasar bergabung.

4. Membuat Materi Plan

 

Langkah marketing plan berikutnya adalah mempersiapkan materi marketing yang berbicara kepada target pasar. Jika ada lebih dari satu kelompok target, maka materi promosi perlu disesuaikan untuk masing-masing kelompok yang dibidik. Misalnya, jika Anda ingin mengeluarkan produk laptop, target kelompok bisa mahasiswa atau profesional. Keduanya jelas membutuhkan laptop namun alasannya berbeda. Nah, untuk itu perlu disusun materi yang pas untuk masing-masing target pasar.

5. Membuat Rencana Penempatan Materi Promosi

 

Penempatan materi promosi perlu dipikirkan dalam menyusun marketing plan. Anda bisa menjalankan iklan atau mempersiapkan artikel di tempat/media yang dilihat target pasar. Penempatan materi promosi secara konvensional bisa juga dilakukan, seperti membagikan selebaran di lokasi potensial, yang sering didatangi oleh konsumen.

Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan promosi digital seperti media sosial dan teknik pemasaran digital agar produk yang akan dikeluarkan bisa dikenal luas. Teknik pemasaran yang dimaksud ini salah satunya bisa mengoptimalkan mesin pencari (Search Engine Optimization/SEO).

Baca Juga: 8 Rekomendasi Project Management Tools Terbaik Yang Dibutuhkan Para Manager

Ingat, dalam penyusunan marketing plan untuk produk baru ini Anda juga harus memperhatikan soal ketersediaan anggaran/budget. Perencanaan anggaran untuk promosi perlu dilakukan secara cermat, apalagi jika Anda berkompetisi dengan perusahaan yang sudah mapan di pasar yang akan dibidik.

Aspek budgeting dalam cara membuat marketing plan ini harus didasarkan pada prinsip realistis. Ini terutama saat Anda memilih media promosi untuk mengenalkan produk baru. Untuk itu, sebelumnya Anda harus mengidentifikasi kanal promosi mana yang paling efektif menjangkau target pasar. Jangan sampai menggunakan seluruh media promosi yang ada, namun ternyata hanya satu atau dua saja yang efektif.

Peran Teknologi Kesehatan dalam Mencegah Penularan Covid di Perkantoran

Covid 19 masih menjadi persoalan pelik bagi banyak perusahaan di Indonesia. Tingginya tingkat penyebaran Covid 19 di perkantoran membuat operasional perusahaan terkendala, terlebih bagi perusahaan yang masih membutuhkan karyawannya untuk bekerja dari kantor.

Untungnya, perkembangan teknologi kesehatan yang cukup pesat mampu mengimbangi perubahan kebutuhan manusia di era pandemi Covid 19. Lantas, apa saja keuntungan yang diberikan teknologi terbaru di bidang kesehatan? Berikut ini beberapa di antaranya. 

Keuntungan yang Diberikan Teknologi Terbaru di Bidang Kesehatan

 

1. Memudahkan Akses Informasi Kesehatan

 

Dengan adanya teknologi kesehatan, proses mengakses informasi dan pelayanan kesehatan kini semakin cepat. Hanya dengan ponsel atau komputer, pasien dapat mengakses berbagai macam informasi penting seputar layanan kesehatan mulai dari konsultasi, pembelian hingga pengambilan obat.

2. Memperbaiki Administrasi Rumah Sakit

 

Kehadiran teknologi kesehatan juga terbukti memotong rantai birokrasi rumah sakit. Dahulu, pasien yang hendak memanfaatkan layanan kesehatan harus mengantre lama untuk mendapat pelayanan. Namun, dengan teknologi, pasien tidak perlu menunggu lama, karena langsung dapat melakukan reserve secara online untuk mengakses berbagai layanan seperti konsultasi tatap muka maupun online dengan dokter.

3. Memudahkan Penyimpanan Data Kesehatan

 

Teknologi kesehatan juga memudahkan penyedia layanan medis untuk menyimpan dan mengelola data pasien. Dengan adanya teknologi, data-data penting milik pasien menjadi lebih terjamin keamanannya.

4. Monitoring Pasien Secara Online

 

Kehadiran teknologi memungkinkan dokter maupun tenaga medis lainnya untuk monitoring kondisi pasien secara online. Ini tidak hanya untuk pasien dengan kondisi kritis, namun juga pasien yang sedang dalam masa pemulihan.

5. Mencegah Penularan Penyakit

 

Teknologi kesehatan juga berperan dalam mencegah penularan penyakit. Teknologi mendeteksi suhu tubuh, mencegah kontak fisik termasuk contoh-contoh teknologi di bidang kesehatan yang mampu mencegah penyebaran virus, termasuk Covid-19. Ini terutama diterapkan untuk tempat-tempat dengan tingkat mobilitas tinggi, dengan potensi interaksi antar manusia yang juga tinggi.

Baca Juga: Seperti Apa Tren Teknologi Industri Tahun 2022 Nanti?

Cegah Covid-19 di Perkantoran dengan Teknologi Kesehatan

Sebelumnya telah dipaparkan beberapa manfaat kehadiran teknologi kesehatan secara umum. Nah, bagaimana dengan perkantoran? Bagaimana teknologi kesehatan mampu menunjang dunia kerja, khususnya di masa pandemi Covid-19?

Ada beberapa teknologi kesehatan yang dapat diterapkan di perkantoran, sebagai langkah untuk mencegah penyebaran Covid-19. Beberapa teknologi tersebut antara lain:

– Face Check-In

 

Face check-in adalah sebuah aplikasi yang dapat digunakan untuk absensi contactless. Melalui aplikasi ini, karyawan dapat melakukan check-in dan check-out tanpa harus menyentuh perangkat yang disentuh oleh banyak orang. Teknologi kesehatan yang satu ini mampu menggantikan perangkat absensi yang selama ini menggunakan fingerprint.

– Thermal Sensor

 

Thermal sensor merupakan bentuk teknologi kesehatan yang digunakan untuk memonitor suhu tubuh setiap karyawan atau tamu yang melewati check point atau berada di suatu ruangan. 

Alat ini mengukur suhu semua objek dalam skala pengukuran, mendeteksi wajah dengan algoritma dan mengekstraksi suhu tubuh. Selain itu juga mencocokkan suhu pada dahi dan wajah untuk memastikan validitas suhu. Alarm akan mengingatkan jika ada karyawan atau tamu suhunya melebihi standar suhu yang sudah di setting.

 Mask Detection

 

Mask detection memiliki kemampuan untuk mendeteksi karyawan atau tamu yang tidak memakai masker. Melalui teknologi kesehatan ini, penggunaan masker di lingkungan perkantoran akan diketahui secara detail. Dilengkapi dengan alert system sebagai pemberitahuan cepat bagi petugas ketika objek tanpa masker ditemukan, alat ini akan membantu menegakkan penerapan protokol kesehatan di lingkungan kantor.

– People Counting

 

Teknologi kesehatan ini diterapkan untuk untuk memastikan jumlah orang di satu ruangan sesuai dengan protokol kesehatan. Teknologi people counting ini akan menghasilkan laporan yang menunjukan jumlah, jenis kelamin, dan usia setiap objek yang terdeteksi kamera yang dilengkapi dengan modul ini.

– Air Purifier

 

Air purifier adalah teknologi kesehatan yang memiliki fungsi membersihkan udara di dalam ruangan. Alat ini dilengkapi dengan kipas dan filter atau penyaring yang cukup efektif menyaring udara kotor. Dengan demikian, udara ruangan menjadi lebih bersih.

Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa air purifier bisa mencegah paparan Covid-19. Penelitian ini menggunakan air purifier yang dilengkapi dengan Filter High Efficiency Particulate Air (HEPA) yang menyaring partikel berukuran 0.1−0.3 mikron.

Baca Juga: Bahaya Ransomware Yang Menyasar Perusahaan Besar

teknologi-kesehatan

Acer Sebagai Solusi Teknologi Kesehatan

Pandemi Covid 19 juga membuat banyak perusahaan berlomba mengembangkan teknologi yang mampu mencegah penyebaran Covid-19. Salah satu perusahaan yang turut andil meluncurkan teknologi kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 adalah Acer. 

Berikut ini adalah sejumlah produk healthcare dan pencegahan pandemi yang dapat menjadi solusi terbaik bagi perkantoran:

1. Acer Heatfinder

 

Produk ini mampu mendeteksi suhu tubuh secara otomatis, contactless, dan dapat mengurai antrean maupun kerumunan di kantor. Alat ini juga mampu mendeteksi suhu tubuh dalam jarak 100 cm hingga 200 cm. 

Tidak hanya itu, produk ini juga mampu melakukan pengukuran suhu tubuh pada beberapa objek sekaligus, bahkan dalam kondisi sedang bergerak. Acer Heatfinder juga dapat memberikan peringatan otomatis untuk objek dengan suhu tubuh di atas ambang normal.

Teknologi kesehatan pendeteksi suhu tubuh dari Acer ini dilengkapi dengan software T-Guard yang mampu membantu pengguna mendeteksi kejadian dan melakukan prediksi potensi risiko lebih cepat, mudah, dan akurat.

Acer Heatfinder memiliki beberapa manfaat, yakni:

– Mudah digunakan dengan proses instalasi yang mudah, cepat, dan efektif.

– Menggunakan fitur continue tracking, yang memungkinkan alat merekam selama seseorang berjalan dan suhu akan terus terdeteksi.

– Dapat dilihat secara visual dan thermal.

– Hasil pengukuran suhu tubuh dapat disimpan dan ditayangkan kembali untuk analisis lanjutan bila diperlukan.

2. Acer Faceinfo

 

Acer Faceinfo berfungsi untuk mengelola absensi dan kontrol akses berdasarkan pengenalan wajah dan deteksi suhu. Scanner ini bekerja berdasarkan sistem pengenalan menggunakan Artificial Intelligence (AI), dan bisa dikatakan lebih spesifik dan advanced dibanding Acer Heatfinder. Akurasinya pun tergolong sangat baik, yakni mencapai 97,24%.

Acer Faceinfo dapat diaplikasikan untuk akses masuk kantor atau gedung serta diintegrasikan dengan sistem absensi karyawan atau visitor management. Melalui algoritma AVCP dari AOPEN Smart Vision, alat ini mampu mendeteksi identitas wajah, gender, usia, sentiment atau suasana hati. Selain itu juga bisa mendeteksi fake face, misalnya ada kecurangan untuk scan foto. Alat ini juga dilengkapi fitur mask medical policy yang bisa mendeteksi ada atau tidaknya masker medis di wajah pengguna yang jadi solusi pencegahan penyebaran virus.

Melalui penggunaan teknologi kesehatan ini, karyawan atau pengunjung dengan suhu tidak normal, tidak bisa akses pintu masuk, dan administrator menerima notifikasi secara bersamaan.

3. Acer Pure Cool

 

Acer Pure Cool merupakan 2-in-1 air circulator sekaligus air purifier. Alat ini dirilis tidak oleh Acer melainkan AcerPure Inc yang merupakan unit bisnis terbaru, yang fokus kepada perangkat teknologi kesehatan. AcerPure mampu menangani sekitar di bawah 30 meter persegi (m2), yang akan ditingkatkan lagi menjadi AcerPure Pro dengan kemampuan menangani ruangan seluas 100 m2.

Jika tertarik untuk meningkatkan keamanan para karyawan yang bekerja di perusahaan Anda, segera hubungi Acer sekarang juga dan integrasikan teknologi kesehatan terbaru ini di perusahaan Anda.

Mengenal Smart Office dan Bagaimana Konsep Ini Mentransformasi Perusahaan

Salah satu terobosan di bidang teknologi abad 21 adalah kehadiran Smart Office atau kantor pintar. Beberapa perusahaan besar maupun startup telah mengubah workflow yang masih bersifat konvensional menjadi modern, melalui konsep ini. Konsep kantor pintar makin nyata seiring dengan semakin banyaknya aktivitas kerja yang telah terintegrasi dengan teknologi digital dan internet.

Secara sederhana, Smart Office merupakan kolaborasi teknologi cerdas dan Internet of Things (IoT) yang diimplementasikan pada sebuah lingkungan kerja. Penerapan kantor pintar membantu karyawan bekerja lebih cerdas, lebih baik, dan lebih cepat.

Selain itu, teknologi yang terdapat dalam Smart Office juga membantu bisnis menjaga efisiensi pengeluaran, serta keamanan aset. Teknologi yang disematkan pada kantor pintar ini biasanya mencakup rangkaian teknologi gedung, keamanan, front desk, ruang meeting, dan teknologi lain.

Baca Juga: Seperti Apa Tren Teknologi Industri Tahun 2022 Nanti?

Komponen Smart Office

Ada beberapa komponen yang membentuk suatu ekosistem kerja sebagai Smart Office. Namun, patut diingat keberadaan teknologi ini hanyalah menjadi komponen dasar saja, karena komponen pembentuk kantor pintar pastinya akan terus bertambah seiring dengan perkembangan teknologi.

Beberapa komponen Smart Office antara lain:

1. Smart Air Conditioner (AC)

Beberapa kantor banyak yang menggunakan pendingin ruangan, seperti AC. Namun dengan bantuan teknologi, keberadaan AC mampu terintegrasi dengan sistem dan fitur yang lebih canggih. 

Dalam Smart Office, keberadaan smart AC terwujud dengan adanya kontrol secara sistematis dan otomatis, tak lagi manual seperti kebanyakan AC di perkantoran konvensional. Keberadaan smart AC, yang secara sistematis dan otomatis menyesuaikan dengan kondisi suhu ruangan yang ada membuat biaya konsumsi listrik dapat diminimalisir.

2. Smart Lamp/Lightning Control 

 

Selain pendingin ruangan, komponen Smart Office yang lain adalah smart lamp. Fitur yang menjadi unggulan smart lamp ini adalah mampu mengetahui kondisi lingkungan dengan kemampuan sensor pengukuran intensitas cahaya. Secara otomatis, lampu dapat mendeteksi menggunakan sensor, sehingga penggunaan energi juga bisa diminimalisir.

3. Smart Conference Room

 

Komponen Smart Office yang satu ini memungkinkan karyawan mengorganisir penggunaan ruang untuk meetingSmart conference room telah menerapkan sistem pemesanan online. Jadi, karyawan dapat memesan ruangan dengan memilih beberapa fitur yang ada. Komponen ini tergolong efektif apabila digunakan untuk menunjang aktivitas kantor saat membutuhkan ruangan meeting khusus.

4. Smart Desk

 

Smart desk merupakan salah satu komponen Smart Office, yang menggunakan IoT untuk menunjang optimasi pekerjaan. Komponen ini sangat berguna bagi karyawan yang mengharuskan dirinya duduk dalam waktu yang lama dan berinteraksi dengan komputer. Smart desk juga mampu memberikan preferensi kepada pengguna, seperti adanya fitur standing and height adjustable yang diatur menggunakan aplikasi.

5. Privacy Protection 

 

Smart Office juga menyediakan perlindungan privasi kepada setiap karyawan. Fitur ini mampu terwujud dengan penggunaan VPN bisnis. Penerapannya dirasa perlu, karena dewasa ini karyawan banyak bekerja menggunakan perangkat yang telah terhubung dengan jaringan IoT. 

Pekerjaan yang erat bersinggungan dengan IoT berpotensi menyebabkan beberapa permasalahan dalam sistem keamanan dan data user. Oleh karena itu, perlu adanya VPN bisnis untuk memastikan koneksi di lingkungan perusahaan aman.

Dari beberapa contoh komponen Smart Office ini, belum banyak yang diterapkan di Indonesia. Pasalnya, untuk menerapkan seluruh komponen ini membutuhkan biaya yang besar. Namun, beberapa kantor di Indonesia sudah menerapkan satu atau dua komponen ini, ditambah dengan konsep kantor modern yang didesain ramah lingkungan dan hemat energi. Ini menunjukkan, perkantoran di Indonesia sedikit banyak sudah mengarah ke penerapan kantor pintar.

Baca Juga: Bahaya Ransomware yang Menyasar Perusahaan Besar

Manfaat Smart Office 

 

Smart Office memberikan manfaat yang terlihat di lebih dari satu aspek kerja. Beberapa manfaat yang dihasilkan melalui penerapan kantor pintar antara lain:

1. Terintegrasi dengan Ekosistem Bisnis 

 

Melalui Smart Office segala bentuk aktivitas perusahaan, baik internal maupun eksternal, telah terintegrasi oleh sistem. Setiap komponen yang menerapkan IoT dioperasikan melalui sistem dan dapat menyesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

2. Mendukung Kerja Secara Remote

 

Ketika perusahaan menerapkan Smart Office, maka segala bentuk kegiatan dapat dipandu secara online. Secara tidak langsung, hal tersebut membuat seseorang dapat bekerja lebih fleksibel. Salah satu contohnya adalah kerja remote yang saat ini banyak diterapkan di seluruh penjuru dunia.

3. Menjaga dan Memonitoring Data 

 

Smart Office dengan komponen proteksi dibutuhkan agar kejahatan siber, seperti praktek peretasan data, spammingcracking, dan lain sebagainya tidak terjadi terhadap aset data perusahaan.

4. Mengurangi Pengeluaran

 

Penerapan Smart Office juga mengurangi besaran pengeluaran perusahaan terkait pengadaan alat dan sumber daya. Sehingga, perusahaan dapat mengkoordinasikan dan mengalokasikan sumber dana untuk kegiatan dan kebutuhan produk perusahaan.

Semua manfaat ini pada akhirnya akan meningkatkan kinerja karyawan, sehingga menjadi lebih produktif dan berdaya saing tinggi. Solusi Smart Office juga memberikan manfaat untuk meningkatkan kualitas pekerjaan, sehingga menjadi lebih efisien dan efektif dibandingkan dengan penerapan metode konvensional.

Perlu diingat, bahwa penerapan Smart Office tidak berarti seluruh pekerjaan diselesaikan oleh sistem. Pekerjaan-pekerjaan seperti pengambilan keputusan dan hal lainnya yang memerlukan intelektualitas tetap menjadi porsi kerja manusia. Sistem hanya berperan sebagai media kerja serta menyelesaikan pekerjaan otomatis lainnya.

Contoh Sukses Penerapan Smart Office di Dunia

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, konsep Smart Office belum sepenuhnya diterapkan di Indonesia. Namun, ada beberapa contoh sukses penerapan konsep ini di dunia. Berikut ini, contoh konsep kantor pintar yang diterapkan.

1. Kantor Pusat Watson IoT  

 

Kantor Pusat Watson IoT di Munich, Jerman pada dasarnya adalah penerapan Internet of Things dalam skala besar. Konsep Smart Office pada bangunan ini terwujud dari kehadiran komputasi kognitif. Artinya bangunan dan lingkungannya terus belajar dan berkembang untuk memenuhi kebutuhan penyewanya. 

Terlebih lagi, IoT tahu siapa yang duduk di mana dan menyesuaikan pencahayaan dan suhu sekitar dengan preferensi masing-masing.

2. The Bullitt Center 

 

Didaulat sebagai “Gedung Komersial Terhijau di Dunia,” Bullitt Center di Seattle, Washington, Amerika Serikat (AS) merupakan Smart Office yang menggunakan teknologi untuk menunjang konsep sustainability

Bangunan ini mampu menghasilkan energi sebanyak yang digunakan, mengumpulkan dan mengolah air hujan di lokasi, dan mempromosikan lingkungan kerja yang sehat bagi penghuninya. Selain itu, bangunan ini dirancang dengan umur 250 tahun, lebih dari enam kali umur rata-rata bangunan.

Baca Juga: Pentingkah Cluster Server bagi Perusahaan Anda?

3. Crystal Building

 

Crystal Building yang berlokasi di London, Inggris ini merupakan markas Siemens Engineering, tetapi juga berfungsi sebagai ruang pameran dan acara. Konsep Smart Office terwujud dari teknologi yang digunakannya. 

Gedung ini telah menerima sertifikat BREEAM dan LEED tertinggi, karena hemat energi dan desain arsitekturnya memungkinkan sumber daya alam (seperti air hujan, sinar matahari alami, dll.) digunakan sebagai pengganti bahan bakar fosil. 

Crystal Building sangat terhubung karena memiliki lebih dari 3.500 titik data untuk menjamin semua sistem berfungsi dengan baik setiap saat. Sifat bangunan yang multi fungsi memungkinkannya untuk melayani berbagai tujuan dan memaksimalkan konsumsi energinya.

4. The Edge 

 

Markas Deloitte, yang berlokasi di Amsterdam, Belanda ini tergolong sebagai salah satu Smart Office terbaik yang pernah dibangun. Sistem dalam The Edge mengandalkan aplikasi smartphone yang memeriksa jadwal pekerja, mengalokasikan tempat parkir yang strategis, serta menetapkan ruang kerja berdasarkan rencana perjalanan dan preferensi setiap orang. Di balik layar, puluhan ribu sensor mengumpulkan data, yang memberikan umpan balik ke proses dan layanan secara real-time.

Tertarik menerapkan konsep Smart Office di kantor Anda? Acer dapat menjadi mitra kerja terbaik untuk mewujudkan rencana tersebut. Dengan dukungan device mulai dari laptopcloud computing hingga solusi berupa teknologi IoT hingga cyber security, Anda dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi biaya. 

Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Perekonomian Indonesia

Sejak ditetapkan sebagai pandemi oleh World Health Organization (WHO) pada 11 Maret 2020, Covid-19 telah menyebabkan dampak negatif yang sangat besar. Dari sisi kesehatan, dampak Covid-19 terlihat dari jumlah kasus positif yang mencapai 222.793.280 kasus per 8 September 2021. Dari jumlah kasus tersebut, jumlah pasien yang meninggal totalnya mencapai 4.600.334 orang.

Dari sisi ekonomi, dampak Covid-19 terlihat dari penurunan laju pertumbuhan perekonomian global. Covid-19 tidak hanya berdampak negatif pada penurunan pertumbuhan ekonomi negara-negara berkembang dan miskin, melainkan juga memukul perekonomian negara maju. Sebagian negara maju bahkan terperangkap dalam resesi ekonomi yang cukup dalam.

Dampak Covid-19 juga terlihat dari penurunan laju investasi secara global. Menurut laporan United Nation Conference on Trade and Development (UNCTAD), investasi asing langsung atau Foreign Direct Investment (FDI) secara global turun 42% sepanjang tahun lalu, dari US$ 1,5 triliun pada 2019 menjadi sekitar US$ 859 miliar. Adapun, ketidakpastian tentang pandemi Covid-19 dan lingkungan kebijakan investasi global akan terus mempengaruhi aliran investasi asing pada 2021.

Meskipun proyeksi ekonomi global akan pulih pada 2021, UNCTAD memperkirakan aliran FDI akan tetap lemah karena ketidakpastian evolusi Covid-19. Dampak Covid-19 terhadap laju investasi tahun ini terlihat laporan UNCTAD, yang memproyeksi penurunan FDI sebesar 5-10%. Menurut laporan itu, negara maju terpukul paling parah di mana arus turun sebesar 69% menjadi sekitar US$ 229 miliar.

Baca Juga: Memahami SDGs (Sustainable Development Goals) dan Perannya dalam Bisnis

Covid-19 Membuat Perekonomian Indonesia Terkontraksi

Bagi Indonesia, dampak Covid-19 terlihat dari pertumbuhan ekonomi yang mengalami kontraksi. Dalam paparannya di depan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan, laju kontraksi pertumbuhan ekonomi nasional 2020 tercatat minus 2,07%. Level ini menunjukkan Indonesia memiliki level kontraksi ekonomi yang moderat yang terdampak pandemi Covid-19.

Meski terkontraksi, dampak Covid-19 bagi Indonesia tidak seburuk negara-negara tetangga. Berdasarkan data Asian Development Bank Outlook pada April 2021, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2020 relatif lebih baik dibandingkan dengan rata-rata negara di Asia Tenggara yang mengalami kontraksi 4,0%. 

Kontraksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2020 juga jauh lebih baik jika dibandingkan rata-rata negara G-20 yang mengalami kontraksi minus 4,7%. Indonesia juga masih lebih baik jika dibandingkan negara per ASEAN-6 yang mengalami kontraksi 4,3%.

Dampak Covid-19 yang sampai menimbulkan kontraksi ini disebabkan karena tiga hal, yakni penurunan daya beli, ketidakpastian investasi, dan penurunan harga komoditas. Dari sisi daya beli, pemerintah menyebut kemampuan konsumsi masyarakat saat ini melemah karena pendapatan menurun.

Penurunan pendapatan ini salah satunya akibat pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagai dampak Covid-19. Dalam sebuah diskusi virtual, Sekretaris Eksekutif I Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) Raden Pardede mengatakan, penurunan daya beli disebabkan oleh jumlah orang yang tidak bekerja semakin banyak, perusahaan enggan merekrut pekerja, bahkan yang bekerja dirumahkan oleh perusahaan karena pengurangan jam aktivitas operasional.

Dari sisi investasi, dampak Covid-19 terlihat dari minat investor asing untuk berinvestasi di Indonesia yang menurun sepanjang tahun lalu. Kondisi ini sejalan dengan pelemahan ekonomi global yang terdampak pandemi Covid-19. 

Data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan realisasi investasi dari penanaman modal asing (PMA) atau FDI sepanjang 2020 sebesar Rp 412,8 triliun. Pencapaian ini minus 2,4% dari realisasi tahun sebelumnya yang mencapai Rp 423,1 triliun.

Meski demikian, dampak Covid-19 bagi laju pertumbuhan investasi masuk diharapkan tidak terlalu besar tahun ini, mengingat Indonesia sudah tidak “kaget” dengan pandemi Covid-19. Indonesia juga sudah memiliki target pemulihan pasca-pandemi pada 2023, plus sudah memiliki lembaga khusus untuk menangani investasi, yakni Kementerian Investasi.

Dampak Covid-19 bagi FDI yang masuk ke Indonesia juga terlihat tidak terlalu besar tahun ini. Hal ini terlihat dari data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang menunjukkan realisasi investasi sepanjang kuartal I-2021 mencapai Rp 219,7 triliun, dengan pertumbuhan 4,3% (year on year/yoy). Dari nilai tersebut, sebesar 50,8% atau Rp 111,7 triliun merupakan PMA. Sedangkan sisanya sebesar 49,2% atau Rp 108 triliun merupakan penanaman modal dalam negeri (PMDN).

dampak covid

 

Respons Indonesia Terhadap Dampak Covid-19

Indonesia tak pelak menerima pukulan telah sebagai dampak Covid-19, sama seperti negara-negara lain di dunia. Namun bukan berarti pemerintah berdiam diri dan tidak merespon kondisi yang ada.

Sejak awal kemunculan pandemi Covid-19, pemerintah telah mengeluarkan serangkaian kebijakan, yang pada akhirnya sedikit mampu meminimalisir dampak Covid-19. Kebijakan yang dikeluarkan adalah Program Penanganan Pandemi Covid-19 dan PEN (PCPEN). Program ini mencakup enam klaster yaitu kesehatan, perlindungan sosial, dukungan UMKM, pembiayaan korporasi, sektoral Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah serta insentif usaha yang menjadi fokus penanganan krisis, dengan anggaran Rp 695,2 triliun sepanjang tahun lalu.

Di bidang kesehatan, demi menangkal dampak Covid-19 sepanjang tahun lalu pemerintah menanggung biaya pengobatan dan perawatan 200.545 pasien, pengadaan alat kesehatan pada 160 rumah sakit, penyediaan 1,56 juta APD, 2.612 ventilator, 5,7 juta perangkat tes cepat, pembangunan fasilitas kesehatan melalui 260 ruang baru di puskesmas dan rehabilitasi 269 rumah sakit. Pemerintah juga memberikan insentif kesehatan kepada 684 ribu tenaga kesehatan di pusat dan 449 ribu tenaga kesehatan di daerah.

Dalam program perlindungan sosial, untuk meminimalisir dampak Covid-19 pemerintah menyalurkan bantuan PKH kepada 10 juta keluarga penerima, bantuan subsidi upah kepada 12 juta karyawan, bantuan melalui kartu pra-kerja kepada 5,6 juta pencari kerja, pemberian bantuan listrik dan subsidi diskon listrik, serta pemberian subsidi kuota internet kepada 42 juta penerima.

Program Perlinsos dalam PCPEN tahun lalu mampu menekan angka kemiskinan pada level 10,19%. Studi Bank Dunia menunjukkan apabila tanpa tambahan bansos, dampak Covid-19 akan meningkatkan kemiskinan hingga 11,8%. Artinya, perluasan perlindungan sosial di dalam PCPEN 2020 mampu menyelamatkan lebih dari 5 juta orang jatuh ke jurang kemiskinan.

Baca Juga: Meninjau Perekonomian Indonesia 2021 dan Pengaruhnya Pada Bisnis

Strategi Bisnis untuk Menahan Dampak Covid-19

Seperti disebutkan sebelumnya, dampak Covid-19 bagi perekonomian juga dirasakan dunia usaha yang terlihat dari berkurangnya aktivitas operasional. Ini merupakan konsekuensi penerapan pembatasan aktivitas masyarakat, yang pada awal pandemi Covid-19 sudah ditetapkan melalui Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pembatasan ini kembali diperketat dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Untuk menangkal atau menahan dampak Covid-19 terhadap kelangsungan bisnis, ada beberapa strategi yang dijalankan perusahaan-perusahaan besar, yakni:

1. Tanggap Terhadap Perubahan

Kecepatan merespons perubahan menjadi kunci perusahaan mampu menahan dampak Covid-19 bagi bisnisnya. Respon cepat ini akan terlihat dari inovasi atau inisiatif perusahaan menyediakan layanan yang memudahkan konsumen, sehingga selama pandemi Covid-19 layanan perusahaan terus digunakan.

Strategi ini sedikit banyak terlihat pada gerak Tokopedia selama pandemi Covid-19. Perusahaan e-Commerce ini tergolong tanggap terhadap dampak Covid-19, dengan turut serta dalam mendistribusikan produk. Selain itu, turut membantu proses registrasi para merchant yang ingin menjual produknya. Tokopedia juga menyiapkan key analytic untuk memudahkan merchant lebih memahami customer, rincian penjualan, kampanye, hingga peluang dalam penjualan.

Sementara dari segi pembeli, Tokopedia juga melakukan peningkatan terhadap platform sehingga para pembeli dapat merasakan kenyamanan dalam berbelanja. Ini terbukti mampu meminimalisir dampak Covid-19 bagi bisnis perusahaan.

2. Merumuskan Ulang Lini Bisnis

Bagi perusahaan yang memiliki banyak lini bisnis, dampak Covid-19 tentu tidak dirasakan secara merata antar lini-lini yang dimiliki. Namun, jika satu atau dua lini bisnis terkena pukulan telak, maka secara umum perusahaan akan goyah. Untuk itu, perusahaan banyak yang mengambil strategi dalam merumuskan ulang lini bisnisnya, seperti yang dilakukan oleh Gojek.

Pada awal pandemi Covid-19, Gojek memutuskan memperkuat fokus pada bisnis inti yang memiliki dampak paling luas kepada masyarakat, yaitu transportasi, pesan-antar makanan dan uang elektronik sebagai langkah jangka panjang menahan dampak Covid-19.

Konsekuensinya, Gojek harus menutup layanan non-inti seperti GoMassage, GoClean, dan serta GoFood Festival. Penutupan layanan ini membuat perusahaan dapat menggunakan sumber daya yang ada untuk memperkuat fokus kepada bisnis yang memiliki dampak paling luas untuk meminimalisir dampak Covid-19.

Baca Juga: Beragam Jenis dan Keuntungan IPO (Initial Public Offering) Pada Perusahaan

3. Selective Investment 

Menyeleksi investasi juga menjadi salah satu strategi yang ditempuh perusahaan untuk meminimalisir dampak Covid-19. Strategi ini diambil perusahaan yang mau tidak mau harus terus bergerak, meski ada pandemi sekalipun. Contoh sektor yang menerapkan strategi ini adalah konstruksi/infrastruktur.

PT PP (Persero) Tbk atau biasa disebut PTPP misalnya, menjadi salah satu perusahaan yang sukses menerapkan strategi selective investment untuk meminimalisir dampak Covid-19. Selama pandemi Covid-19, PTPP fokus pada selective investment dengan proyek-proyek yang memiliki tingkat pengembalian atau break even point (BEP) yang cepat. Strategi ini diiringi dengan terus menjalankan recycling asset melalui divestasi proyek-proyek jalan tol dengan profitabilitas yang baik.

Hasilnya, PTPP berhasil menahan dampak Covid-19, bahkan masih mencatatkan profit di tengah situasi sulit sepanjang tahun lalu. Mengutip laporan keuangan perusahaan, sepanjang 2020 perusahaan membukukan laba bersih sebesar Rp 266 miliar. Perusahaan juga mampu membukukan laba kotor dari kinerja operasi sebesar Rp 2,17 triliun. Rasio utang berbunga perusahaan juga masih berada pada angka 1,32 kali dari 2,5 kali covenant.

Demikianlah beberapa strategi yang dijalankan perusahaan-perusahaan besar dalam negeri untuk menahan dampak Covid-19. Penerapan strategi umum seperti mengerem ekspansi juga dilakukan oleh hampir semua perusahaan besar, mengingat saat ini keberadaan modal atau dana di kas lebih diarahkan untuk memperkuat bisnis inti.

Baca juga artikel terbaru:

Perbedaan B2B dan B2C Serta Contoh Bisnisnya di Indonesia

XX E-Commerce B2B yang Ada di Indonesia

XX NFT Termahal di Dunia, Tertarik Mengoleksinya?

6 Ide Bisnis di Masa Pandemi, Cukup Bermodal Laptop!

Pandemi Covid-19 yang membatasi gerak masyarakat memang menutup berbagai peluang bisnis. Namun, di sisi lain pandemi justru memunculkan peluang yang menarik untuk dieksplorasi meski kita harus menggunakan pendekatan berbeda agar bisa sukses.

Secara prinsip, pendekatan untuk memulai bisnis di masa pandemi Covid-19 sama seperti di era sebelumnya, yakni harus menyesuaikan dengan gaya hidup masyarakat. Nah, gaya hidup “new normal” inilah yang harus diadaptasi oleh pelaku usaha atau calon pengusaha.

Artikel kali ini akan membahas seluk beluk bisnis di era pandemi serta peluang bisnis di era pandemi yang dapat dijadikan inspirasi. Sebelum membahas ide bisnis, ada baiknya memahami tantangan yang bakal dihadapi pengusaha di era pandemi.

Baca Juga: 8 Rekomendasi Project Management Tools Terbaik yang Dibutuhkan Para Manager

Tantangan Permodalan di Masa Pandemi dan Solusinya

Di masa pandemi Covid-19, tak sedikit pelaku/calon pelaku usaha yang kehabisan atau kekurangan modal. Ini memang tantangan utama yang banyak membuat pengusaha kesulitan.

Untuk tantangan permodalan, sebenarnya pemerintah telah mengeluarkan kebijakan untuk mendorong bank/lembaga keuangan, khususnya yang berstatus milik negara, untuk menyalurkan kredit.

Ke depan, akses permodalan untuk usaha pun semakin lebar dengan terbitnya Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 23/13/PBI/2021 tentang rasio pembiayaan inklusif makroprudensial (RPIM). Melalui peraturan ini, bank dan lembaga keuangan non-bank diwajibkan untuk menyalurkan pembiayaan inklusif kepada usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Pembiayaan ini terdiri dari pembiayaan langsung ke UMKM, pembiayaan ke klaster atau korporasi UMKM, perorangan berpenghasilan rendah, serta pembiayaan ke korporasi non lembaga keuangan yang merupakan rantai pasok UMKM itu seperti supplier, distributor, plasma dan lain-lain.

Ketentuan yang sudah dikeluarkan pemerintah saat ini bisa memudahkan masyarakat untuk memulai bisnis di masa pandemi Covid-19. Selanjutnya apakah calon pelaku usaha berani untuk merealisasikan ide bisnisnya dan mulai bergerak atau tidak.

bisnis di masa pandemi

Peluang Bisnis di Masa Pandemi Covid-19

Bagi Anda yang saat ini ingin berbisnis namun terkendala modal, pandemi Covid-19 memunculkan berbagai yang berpotensi menghasilkan keuntungan meski dijalankan hanya dengan bermodalkan laptop dan keahlian yang Anda miliki saja. 

Apa saja ide bisnis tersebut? Mari kita ulas satu per satu:

1. Kelas Olahraga Virtual 

 

Pandemi Covid-19 menunjukkan kepada banyak orang betapa pentingnya menjaga kesehatan fisik dan sistem kekebalan tubuh. Ini menjadi peluang bagi Anda untuk memulai bisnis di masa pandemi Covid-19, terutama Anda yang memiliki pengetahuan terkait kesehatan/kebugaran fisik seperti pendidikan jasmani, kinesiologi, nutrisi, ilmu olahraga, atau jika Anda adalah seorang personal trainer sekalipun.

Memulai bisnis di masa pandemi Covid-19 pada bidang kesehatan/kebugaran ini dapat dilakukan secara virtual, baik dengan mengadakan sesi eksklusif, maupun grup. Peluang mengadakan virtual workout bisa dikatakan menjanjikan, mengingat permintaan untuk konten ini tergolong tinggi. Melalui kelas virtual, Anda dapat menjangkau banyak audiens, mulai dari yang memang merupakan penggemar kebugaran hingga pemula.

Baca Juga: Pentingkah Cluster Server bagi Perusahaan Anda?

2. Home Improvement 

 

Ini merupakan ide bisnis di masa pandemi Covid-19 yang sangat cocok bagi Anda yang memiliki pengetahuan/keahlian di bidang desain interior dan konstruksi. Pasalnya, dengan adanya pembatasan aktivitas dan penerapan work from home, banyak orang lebih banyak tinggal di rumah sehingga membutuhkan suasana hunian yang mendukung. 

Hanya bermodal laptop dan aplikasi, Anda dapat membantu konsumen merombak dan merenovasi rumah sesuai kebutuhan mereka. Target pasar yang dibidik adalah para pekerja kantoran yang sekarang membutuhkan ruang kantor untuk bekerja dari rumah.

3. MC Kegiatan Kantor Virtual 

 

Dengan penerapan sistem kerja work from home, banyak perusahaan yang menginginkan sistem pertemuan yang lebih dari sekadar online meeting. Tujuannya untuk memperkuat ikatan antar karyawannya. 

Nah, ini bisa menjadi ide bisnis di masa pandemi Covid-19 yang menarik, terutama bagi Anda yang memiliki pengalaman sebagai trainer ataupun MC di kegiatan korporat. Jika punya pengalaman sebagai trainer, Anda bisa menawarkan jasa konsultasi perencanaan hingga penyelenggaraan aktivitas virtual. 

Produk dan jasa yang ditawarkan bisa berupa perencanaan kegiatan, kit aktivitas virtual hingga jasa pemandu acara yang dilakukan secara online.

4. Editing dan Konsultasi Resume Virtual

 

Tingginya tingkat PHK membuat pasar tenaga kerja bertambah aktif di masa pandemi. Ini bisa menjadi peluang bisnis, terutama bagi Anda yang memiliki keahlian dalam manajemen sumber daya manusia. 

Anda bisa menyediakan jasa konsultasi karir hingga konsultasi pembuatan resume. Peluang bisnis satu ini dapat menawarkan fleksibilitas namun dengan target pasar yang hampir tidak ada habisnya.

5. Jasa Penerjemah dan Transkripsi

 

Layanan transkripsi dengan mendengarkan rekaman suara dan mendokumentasikannya secara tertulis dapat menjadi bisnis unik yang sesuai untuk memenuhi kebutuhan banyak industri. Bidang ini juga bisa menjadi ide bisnis di masa pandemi Covid-19 yang menarik, terutama Anda yang memiliki kemampuan bahasa asing, tata bahasa dan tentunya ketelitian. 

Layanan ini bisa membidik klien di sektor firma hukum, layanan kesehatan, peneliti pasar, podcaster, dan masih banyak lagi. Sektor-sektor tersebut menggunakan layanan Anda untuk menghemat waktu dalam  menyelesaikan pekerjaan mereka.

6. Menulis dan Menjual Ebook

 

Menulis bisa menjadi salah satu bisnis di masa pandemi yang menguntungkan. Pasalnya, permintaan untuk buku (fisik maupun digital) tergolong tinggi. Data US Chamber of Commerce menunjukkan, di AS saja pasar buku non-fiksi diperkirakan tumbuh 10,5%. 

Jika Anda mampu menuliskan pengalaman hidup, terkait kegagalan dan kesuksesan yang dialami menjadi sebuah narasi, itu akan menjadi buku yang menarik dan berguna bagi pembaca. Menulis pun tak selalu harus berupa novel, melainkan juga panduan yang bisa dimanfaatkan orang banyak. Bisnis ini bisa Anda jalankan secara mandiri melalui media sosial atau situs tertentu.

Demikianlah enam bidang bisnis di masa pandemi Covid-19 yang bisa dipertimbangkan. Keenamnya dapat masuk dalam kategori freelancer atau bisa dilakukan secara full time dengan membuka firma konsultan. Dengan semakin majunya teknologi, maka biaya yang dikeluarkan pun bisa ditekan, karena jenis bisnis-bisnis ini tidak memerlukan keberadaan kantor fisik sebagai representasi usaha.

Baca Juga: Pentingnya Membangun Intrapreneurship dalam Perusahaan Masa Kini

Rekomendasi Laptop Acer untuk Memulai Bisnis Saat Pandemi Covid-19

Bagi Anda yang ingin memulai bisnis, berikut ini rekomendasi laptop Acer terbaik yang bisa dijadikan pilihan:

1. Acer Travelmate P214-53

 

Ini merupakan laptop Acer dari seri Travelmate, yang ditujukan untuk orang-orang yang membutuhkan perangkat yang solid untuk bekerja. Acer TravelMate P214-53 dilengkapi dengan prosesor Intel Core i5-1135G7 generasi ke-11 dengan RAM 16 GB, ruang penyimpanan sebesar 1 TB, grafis Intel UHD, dan port konektivitas yang cukup banyak. Dengan prosesor Intel core i5-1135G7 generasi ke-11 dan RAM 16 GB, laptop ini dapat membantu kerja-kerja pebisnis menjadi lebih ringan.

2. Acer Enduro N314-51W 

 

Laptop ini dirancang bagi Anda yang memiliki mobilitas tinggi dan cocok untuk berbagai pekerjaan mulai dari arsitek, manajer event, atau konten kreator. Alasannya karena laptop yang menggunakan standar militer ini tahan benturan dan mampu bertahan terhadap goncangan. Untuk memproteksi komponen penting di dalamnya, laptop ini menggunakan struktur honeycomb.

Acer Enduro N314-51W dilengkapi dengan prosesor 10th Gen Intel Core, memori 16 GB DDR4 yang bisa diupgrade menjadi 32 GB dan kapasitas penyimpanan sebesar 1 TB.

3. Acer ConceptD 7 Ezel Pro

 

Jenis laptop keluaran Acer yang satu ini cocok digunakan bagi Anda yang ingin memulai bisnis di masa pandemi Covid-19 di bidang desain grafis. Pasalnya, laptop di kategori ini memiliki kemampuan super untuk melakukan pekerjaan editing foto dan video, yang memang membutuhkan spesifikasi khusus. Ada tiga tipe laptop Acer ConceptD 7 Ezel Pro yang bisa dipertimbangkan, antara lain:

– ConceptD 7 Ezel Pro CC715-91P

Laptop ini sangat cocok digunakan untuk desain grafis, karena mampu menampilkan detail warna dan gambar yang tampak lebih nyata. Hal ini didukung layar dengan standar warna profesional, mulai dari 100% Adobe® RGB Color Gamut yang mencakup rentan warna lebih luas daripada gamut sRGB, sertifikasi PANTONE®, dan Delta E

– ConceptD 7 Ezel Pro CC715-71P

Laptop ini memiliki tingkat komponen yang sama dengan yang ditemukan di notebook gaming papan atas, seperti Razer Blade 15 Advanced (2020). Di dalamnya terdapat prosesor Intel Core i7-10875H delapan inti (basis 2,3GHz, hingga 5,1GHz turbo), kartu grafis Nvidia GeForce RTX 2080 Super Max-Q 8GB, memori 32GB, dan solid-state drive 2TB. Spesifikasi yang terkandung dalam laptop ini tergolong sangat mumpuni untuk mengerjakan desain grafis.

– ConceptD 7 Ezel Pro CC314-72P

Didesain untuk alur kerja desain 2D dan 3D, laptop ini menggunakan prosesor Intel Core H-series Generasi ke-11 baru dengan GPU Laptop NVIDIA GeForce RTX 3060. Dengan memori DDR4 3200 Hz hingga 64GB dan SSD PCIe Gen 4 M.2 2 TB di Raid 0, laptop ini menyediakan semua yang dibutuhkan desainer grafis untuk menangani pengeditan video 4K.


Nah, inilah pilihan laptop Acer yang bisa Anda pertimbangkan untuk memulai bisnis di masa pandemi Covid-19. Laptop buatan Acer yang sudah disebutkan ini mampu menunjang kegiatan bisnis, mulai dari yang sederhana hingga yang rumit dengan desain yang mendukung kerja mobile di mana saja.

6 Aplikasi Trading Saham Terbaik dan Terpercaya

Di era digital ini, segala sesuatunya lebih dimudahkan dan praktis, termasuk untuk trading di pasar saham. Untuk menyelami dunia pasar modal, memperoleh informasi, hingga melakukan transaksi, kini bisa dilakukan lewat satu aplikasi trading saham.

Beberapa aplikasi trading saham yang beredar saat ini membantu para investor pemula hingga profesional untuk berinvestasi secara aman dan nyaman. Tak hanya memfasilitasi trading saham, aplikasi-aplikasi ini juga menyajikan rekomendasi hingga informasi perusahaan, agar bisa menekan angka kerugian dan memaksimalkan keuntungan, sehingga investor tidak kapok ketika berinvestasi.

Aplikasi trading saham saat ini juga menyajikan berita-berita terkini seputar emiten, ekonomi makro, Bursa Efek Indonesia (BEI), dan lainnya. Aplikasi investasi ini juga menyuguhkan informasi terkait nilai market capPrice Earning Ratio (PER), dan Price Book Value (PBV), sejumlah emiten.

Manfaat Menggunakan Aplikasi Trading Saham

Kehadiran aplikasi trading saham saat ini jelas memudahkan investor, terutama investor ritel, untuk ambil bagian dalam perdagangan di pasar modal. Namun, apa saja sebenarnya manfaat yang bisa didapatkan dari menggunakan aplikasi-aplikasi trading yang beredar saat ini?

 – Mudah dan Nyaman Digunakan

Manfaat pertama dari aplikasi trading saham jelas memudahkan investor. Sebab, hanya dengan bermodalkan ponsel genggam dan koneksi internet, seseorang dapat melakukan transaksi saham secara online. Tentunya hal tersebut lebih memudahkan para investor pemula khususnya untuk mulai berinvestasi.

Selain memudahkan, kenyamanan juga menjadi kelebihan karena dapat dilakukan sendiri, dan tentunya tidak membutuhkan banyak energi, tenaga, dan waktu. Bahkan, dapat dilakukan pada saat seseorang sedang istirahat atau sedang bersantai. Tampilan aplikasi yang sederhana serta prosedur yang mudah dipahami, tentunya mempermudah investor dalam bertransaksi.

Baca Juga: Beragam Jenis Dan Keuntungan IPO (Initial Public Offering) Pada Perusahaan

– Fleksibilitas dalam Memantau Portofolio 

Sebelum era digital, untuk berinvestasi saham seseorang perlu susah payah datang ke kantor penyedia jasa investasi (sekuritas). Namun di era digital kini, semuanya semakin dipermudah cukup dengan menggunakan aplikasi trading saham di smartphone.

Sama seperti memantau perkembangan topik yang sedang trending di media sosial lewat smartphone, memantau perkembangan investasi pun juga mudah dan dengan kondisi yang realtime juga.

– Top-Up Gampang

Apabila dahulu seseorang perlu datang langsung ke galeri broker untuk menyerahkan bukti setoran dan melakukan transaksi jual beli saham, sekarang cukup dengan transfer dan top-up di aplikasi trading saham. Ini membuat kegiatan investasi semakin praktis, tanpa perlu mengeluarkan banyak usaha dan tenaga.

– Informasi Transparan 

Melalui aplikasi trading saham yang sedang berkembang saat ini, investor bisa mendapatkan seluruh informasi yang jelas dan transparan mengenai harga jual dan harga beli saham. Investor juga dapat mendapatkan analisis fundamental terkait dengan perusahaan yang akan Anda beli sahamnya.

– Modal Kecil

Jika dulu untuk melakukan trading saham membutuhkan modal besar, kini dengan adanya aplikasi trading saham, investor pemula tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Karena pada umumnya trading saham lewat aplikasi dapat dimulai dengan modal yang relatif kecil, hanya dengan uang Rp100.000 Anda sudah bisa memulai berinvestasi.

Hal ini tentunya sangat mempermudah para investor pemula yang ingin melakukan pengembangan dana, karena modal awal yang digunakan relatif kecil. Selain itu, dengan modal yang relatif kecil seperti itu, risiko yang didapatkan lebih bisa ditoleransi.

Aplikasi Trading Saham

Tips Memilih Aplikasi Trading Saham Terpercaya

Meski banyak aplikasi untuk trading transaksi saham yang ditawarkan kepada investor, ada sejumlah hal yang harus diperhatikan dalam memilih aplikasi tersebut. Berikut sejumlah tips memilih aplikasi trading saham terpercaya:

1. Pilih Aplikasi Trading Saham Resmi

Dalam memilih dan menentukan aplikasi trading saham terpercaya, investor harus memilih aplikasi yang resmi dan mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Alangkah baiknya jika investor memilih aplikasi yang berada di bawah naungan perusahaan sekuritas yang memiliki reputasi yang baik.

2. Aman dan Mudah Digunakan 

Saat memilih aplikasi trading saham, investor juga harus memastikan kualitas keamanan dari sistem transaksi online yang dimiliki aplikasi tersebut. Misalnya belum pernah terjadi kebocoran data, data tidak akurat, atau sistem eror.

Ini penting, karena untuk transaksi saham investor harus mendaftar dengan menyertakan identitas pribadi. Oleh karena itu, perlindungan data menjadi hal penting untuk diperhatikan saat memilih aplikasi trading saham terpercaya. Demikian juga dengan kemudahan penggunaan, kelengkapan fitur tersedia, dan informasi yang update.

3. Besaran Setoran dan Biaya Transaksi 

Dalam memilih aplikasi trading saham terpercaya, ada baiknya investor memilih aplikasi yang tidak mensyaratkan modal awal yang besar. Ini penting bagi investor pemula, karena dengan modal yang minim, risiko yang ditanggung juga relatif kecil dan bisa ditoleransi. 

Selain itu, investor juga sebaiknya memilih aplikasi trading saham yang mengenakan biaya transaksi sesuai dengan kemampuan. Jangan sampai kegiatan investasi terbebani biaya investasi yang memberatkan kantong.

4. Analis Kredibel

Jika investor hendak memilih aplikasi trading saham terpercaya, ada baiknya mencermati analis-analis yang digunakan dalam aplikasi tersebut. Pastikan analis yang digunakan sudah tersertifikasi sesuai kompetensinya.

Jika aplikasi trading saham berada di bawah naungan perusahaan sekuritas besar, hal ini tentu bukan masalah. Sebab, perusahaan sekuritas besar memiliki analis yang terspesialisasi dan sudah memiliki sertifikasi.

Baca Juga: Meninjau Perekonomian Indonesia 2021 Dan Pengaruhnya Pada Bisnis

Ragam Aplikasi Trading Saham Terpercaya

Seperti yang telah disebutkan, saat ini banyak aplikasi untuk trading saham yang beredar. Namun, hanya beberapa saja yang bisa dilirik investor sebagai aplikasi trading saham terpercaya. Aplikasi-aplikasi tersebut antara lain:

1. IPOT

Aplikasi IPOT (Indo Premier Online Technology) adalah salah satu aplikasi trading saham yang populer di Indonesia. Aplikasi besutan PT Indo Premier Sekuritas ini dapat digunakan untuk berinvestasi saham, reksadana, dan ETF. 

Salah satu keunggulan yang ditawarkan adalah mekanisme Robo Trading dan Fund Evaluator yang secara otomatis bisa menjalankan seluruh instruksi order jual dan beli pada saham dan harga yang telah ditentukan. Dengan fasilitas ini, Anda tidak akan kehilangan momen untuk melakukan perdagangan saham pada harga yang Anda harapkan.

IPOT bisa dilirik sebagai aplikasi trading saham terpercaya, karena memiliki kelebihan dalam hal kemudahan saat pendaftaran, yang dilakukan secara online, tanpa tatap muka. Selain itu, IPOT tidak memiliki minimum deposit saat membuka akun saham.

Meski demikian, IPOT memiliki kelemahan dalam hal user interface, yang sering dikeluhkan investor pemula karena dinilai cukup memusingkan. Selain itu, dalam waktu tertentu dapat mengalami keterlambatan, terutama jika banyak yang mengakses aplikasi dalam rentang waktu yang bersamaan.

2. Stockbit

Stockbit awalnya hadir sebagai komunitas forum trading. Forum ini menawarkan banyak manfaat karena para investor dapat bertukar informasi mengenai emiten ataupun rekomendasi saham. Seiring berjalannya waktu, Stockbit akhirnya menjelma menjadi aplikasi trading saham.

Bekerja sama dengan Sinarmas Sekuritas, selain memudahkan investor untuk trading saham secara online, investor juga bisa belajar saham dengan virtual trading atau simulasi jual-beli saham secara online. Fiturnya pun tergolong lengkap, seperti menyediakan data keuangan emiten, grafik indikator keuangan, fitur comparison untuk membandingkan satu emiten dengan emiten lain atau dengan industri.

Salah satu fitur yang menjadikan Stockbit sebagai salah satu aplikasi trading saham terpercaya adalah Screener. Fitur ini membantu investor menentukan batas rasio yang diinginkan. Tinggal masukkan batas rasio, dan selanjutnya akan di-filer oleh sistem.

Meski demikian, Stockbit juga memiliki kelemahan, yakni belum dilengkapi fitur “Order”. Artinya, investor tidak bisa trailing stop, stop loss, atau Good Tll Cancel (GTC) order. Padahal fitur-fitur ini sangat membantu bagi orang yang bukan full time investor/trader yang setiap saat memantau pergerakan harga.

Selain itu, untuk menggunakan Stockbit calon investor hanya disuguhkan satu pilihan bank saja untuk membuka Rekening Dana Nasabah (RDN), yakni Bank Sinarmas. Ini tentu menyulitkan, karena bank ini kurang populer di masyarakat.

3. MNC Sekuritas 

Aplikasi trading saham ini merupakan aplikasi besutan PT MNC Kapital Indonesia Tbk yang merupakan bagian dari MNC Group. Aplikasi ini memiliki keunggulan kemudahan pembukaan rekening secara online, serta modal minimum yang kecil, yakni Rp100.000. Kemudian, fee yang dibebankan ke investor pun tergolong kecil, yaitu 0,18% untuk fee beli dan 0,28% untuk fee jual.

MNC Sekuritas juga didukung oleh para broker profesional, dan rutin melakukan update kondisi pasar saham, pergerakan teknikal dan fundamental. Kelemahannya, pendaftaran via aplikasi mobile hanya bisa untuk akun reguler dan wajib pakai rekening BCA.

4. MOST Mandiri 

MOST adalah aplikasi trading saham buatan Mandiri Sekuritas, salah satu broker saham terbesar di Indonesia, yang merupakan anak usaha PT Bank Mandiri Tbk. MOST hadir dengan user interface atau tampilan antarmuka yang ramah terhadap pengguna baru atau investor saham pemula. 

Selain pendaftaran bisa dilakukan secara online, aplikasi ini juga membebankan fee yang rendah, yakni 0,18% untuk fee beli dan 0,28% untuk fee jual. Meski demikian, aplikasi ini dinilai tidak stabil, lagging dan sering terhenti sendiri pada beberapa merek smartphone.

Baca Juga: Jenis-Jenis Cryptocurrency Terkini yang Tepat Pilihan Aset Digital Anda

5. BNI Sekuritas Innovative Trading System (BIONS)  

BIONS merupakan aplikasi trading saham dari BNI Sekuritas, anak perusahaan PT Bank Negara Indonesia Tbk. BIONS memiliki keunggulan dalam hal proses pendaftarannya yang mudah, serta memiliki user interface yang menarik dan mudah digunakan investor pemula. BIONS bisa dilirik sebagai aplikasi trading saham terpercaya, karena juga menyediakan akun trial untuk investor pemula.

Selain itu, fitur yang disediakan cukup lengkap, mulai dari automatic order list, watchlist, sector traderesearch, fundamental, hingga corporate action. Aplikasi ini juga menghadirkan berita dan informasi terkini, serta hasil riset dari BNI Sekuritas.

Kelemahan aplikasi trading saham dari BNI Sekuritas ini adalah setoran awal yang cukup besar, yakni 1 juta rupiah. Kemudian, beberapa kali muncul keluhan aplikasi mengalami lagging di jam bursa, yang mengakibatkan kegiatan trading user terhambat.

6. Ajaib

Aplikasi trading saham yang satu ini cukup terkenal belakangan ini, karena menghadirkan aktor Korea ternama, Kim Seon Ho sebagai bintang iklannya. Aplikasi Ajaib dimiliki oleh Ajaib Group yang menaungi dua perusahaan, Ajaib Reksadana dan Ajaib Sekuritas. Jadi aplikasi ini menghadirkan opsi investasi reksadana dan saham.

Selain opsi investasi, pendaftaran di Ajaib dilakukan secara full online, selain itu memiliki tampilan user interface yang cukup akrab dengan pemain saham pemula. Kelebihan lainnya adalah, aplikasi ini menggunakan bahasa yang mudah dimengerti sehingga investor pemula tidak dipusingkan dengan istilah-istilah pasar modal.

Kelemahan Ajaib adalah, belum ada fitur Stop Lost, Trailing Stop, Auto Buy dan Auto Sell. Padahal, fitur-fitur ini sangat diperlukan untuk trading saham, terutama untuk investor pemula.

Demikianlah beberapa aplikasi untuk trading saham yang dapat dimanfaatkan oleh para investor. Namun, perlu diingat bahwa aplikasi tersebut hanyalah alat untuk membantu, dan tidak 100% menjamin kesuksesan investor saat bertransaksi di pasar modal. Semuanya bergantung dari kecermatan investor dalam mencermati profil risiko tiap emiten. Artinya, investor hendaknya bijak saat memilih saham.

Pentingnya Merancang Customer Journey yang Baik & Langkah Membuatnya

Meski telah beroperasi selama bertahun-tahun, banyak perusahaan belum benar-benar mengenal konsumennya. Itulah alasannya, mempelajari dan memahami customer journey sangatlah penting. 

Secara sederhana, customer journey dapat diartikan sebagai perjalanan atau pengalaman konsumen saat berinteraksi dengan produk dari suatu bisnis. Perjalanan ini dimulai sejak konsumen mengenal merek, melihat produk, membeli, bahkan setelah transaksi selesai. Intinya adalah memahami pola pikir konsumen.

 

Memahami Konsumen Lewat Customer Journey Map

Untuk memahami perilaku dan/atau preferensi konsumen, sebuah bisnis perlu membuat pemetaan yang sering disebut sebagai customer journey map. Inilah representasi visual yang mencerminkan seluruh pengalaman konsumen.

Perlu diingat, customer journey map tidak sepenuhnya akurat, karena perilaku konsumen tidak mungkin 100% sama persis. Namun, dengan pemetaan ini setidaknya suatu bisnis mampu mendapatkan gambaran umum mengenai pengalaman konsumen terkait merek atau brand yang diusung.

Customer journey map dibuat dengan mengumpulkan data dari konsumen dan/atau calon konsumen. Kemudian, data yang dikumpulkan diubah menjadi visual yang mudah dipahami oleh tim di internal perusahaan. Pengumpulan data dari konsumen ini bisa dilakukan lewat pendekatan langsung, melalui survey di lapangan dan media sosial.

 

Manfaat Memiliki Customer Journey Map

Dengan memiliki peta perjalanan konsumen, suatu bisnis bisa memahami pola pikir, motivasinya, serta langkah-langkah konsumen dengan baik. Beberapa manfaat dari memahami customer journey map adalah sebagai berikut:

1. Lebih Memahami Pelanggan

 

Dengan membuat customer journey map, perusahaan akan lebih mengetahui apa yang sebenarnya terdapat di dalam benak konsumen. Selain itu, pemetaan ini juga membantu manajemen perusahaan memahami berbagai jawaban pertanyaan seperti:

– Apa saja tujuan konsumen?

– Apa yang menjadi poin penting konsumen?

– Apa saja yang dirasakan konsumen saat mencapai suatu titik tertentu dalam kampanye iklan?

Ketika manajemen mengetahui berbagai jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut, maka perusahaan akan terbantu melakukan perencanaan atau merubah strategi marketing menjadi lebih efektif. Setiap pengalaman positif dari konsumen di tiap tahapan
dalam customer journey map mampu memberikan manfaat bagi perusahaan.

Baca Juga: Menentukan Market Size Untuk Keuntungan Bisnis Lebih Tepat Dan Terarah

2. Mengidentifikasi Permasalahan Produk atau Jasa

 

Kesuksesan suatu produk dapat dicapai dengan memahami apa yang dibutuhkan oleh konsumen, serta perubahan apa saja yang terjadi di pasar yang mampu mempengaruhi perilaku konsumen. 

Nah, customer journey map mampu menjawab kebutuhan itu, dengan menawarkan customer insight, yang dapat menjadi pertimbangan perusahaan untuk terus mengembangkan suatu brand atau produk.

3. Menghadirkan Pengalaman yang Lebih Baik

 

Dengan memahami kebiasaan konsumen, perusahaan dapat memberikan pengalaman yang lebih baik lagi pada konsumen. Ketika perusahaan mengetahui seluk-beluk perjalanan konsumen dari mengenali hingga membeli produk atau jasa yang ditawarkan, maka perusahaan bisa membuat atau mengubah strategi pemasaran agar mampu memberikan pengalaman yang lebih maksimal.

Dengan begitu, perusahaan bisa berkomunikasi dengan konsumen sampai akhirnya mampu meningkatkan kepercayaan pada brand yang diusung.

4. Campaign yang Lebih Efektif

 

Memahami kebiasaan konsumen juga dapat membuat aktivitas pemasaran lebih akurat. Hal ini akan berdampak pada anggaran pemasaran. Karena, jika perusahaan secara serampangan menjalankan kampanye pemasaran biayanya bisa membengkak, karena tidak relevan dengan audiens yang dibidik. Saat perusahaan bisa menargetkan audiens yang lebih relevan, maka performa iklan akan menjadi lebih baik dan biaya yang dikeluarkan akan lebih kecil.

Jadi, secara garis besar customer journey map adalah suatu hal yang penting untuk dimanfaatkan agar membantu perusahaan memahami konsumennya. Dengan menggunakan pemetaan ini, suatu perusahaan akan mengetahui prioritas konsumen dan bagaimana membuat suatu produk atau sistem yang sesuai agar kepuasan konsumen bisa tercapai. Jika konsumen puas, maka otomatis perusahaan bisa berkembang lebih pesat.

Tidak hanya untuk tim sales dan marketing saja, berbagai posisi lain di perusahaan juga perlu memahami customer journey. Berikut adalah sejumlah role tersebut:

 – Desainer

Untuk tim desainer, customer journey map memiliki peran yang penting dalam membantu memahami konteks. Ini akan membuat desainer lebih memahami gambaran besar terkait latar belakang segmen konsumen yang dibidik dan hal apa saja yang dicari konsumen dari suatu produk yang ditawarkan.

– Copywriter

Customer journey map juga bisa digunakan oleh copywriter untuk memahami informasi apa yang ingin disampaikan kepada konsumen, serta apa saja yang dirasakan konsumen.

– Manajer 

Manajer bisa menggunakan customer journey map untuk memvisualisasikan garis besar perjalanan dan juga pengalaman konsumen. Hal ini menjadi penting, karena dengan memahami konsumen maka manajer dapat mengidentifikasi aspek apa saja yang bisa diperbaiki agar konsumen lebih nyaman saat menggunakan produk yang ditawarkan perusahaan.

– Desainer UX 

Melalui customer journey map, desainer UX mampu mengidentifikasi berbagai aspek yang tidak disukai oleh konsumen ketika melakukan navigasi di suatu aplikasi ataupun situs resmi perusahaan.

Baca Juga: Penerapan POAC Untuk Manajemen Perusahaan Anda

Customer Journey

Jenis Customer Journey Map

Secara umum, terdapat empat jenis customer journey map yang bisa digunakan perusahaan, antara lain:

– Current State

 

Jenis customer journey map ini adalah sering digunakan oleh pebisnis. Jenis ini menggambarkan tindakan, pikiran, serta perasaan yang konsumen rasakan sekarang saat berinteraksi dengan brand. Jenis ini cocok untuk meningkatkan customer journey secara perlahan.

– Day in the Life

 

Customer journey map ini menggambarkan tindakan, pikiran, serta perasaan konsumen dalam semua aktivitas sehari-harinya. Jadi, tidak terbatas saat berinteraksi dengan brand.

Pemetaan ini mampu memberikan gambaran keseluruhan mengenai konsumen. Jenis pemetaan ini cocok digunakan untuk mengetahui potensi kebutuhan konsumen seperti apa yang gagal dipenuhi oleh perusahaan, bahkan saat konsumen tersebut tidak menyadarinya.

– Future State 

 

Jenis customer journey map ini menggambarkan tindakan, pikiran, dan perasaan konsumen di masa depan saat berinteraksi dengan brand. Jenis pemetaan ini cocok untuk menjelaskan visi dan tujuan brand ke depan.

– Service Blueprint 

 

Customer journey map yang satu ini merupakan versi sederhana dari tiga jenis pemetaan yang sudah disebutkan sebelumnya. Service blueprint menjelaskan mengenai berbagai faktor yang mendasari pengalaman konsumen, mulai dari orang-orangnya, kebijakan, teknologi, hingga beragam proses yang harus dilalui.

Jenis customer journey map ini cocok untuk mengetahui inti masalah dari perjalanan konsumen saat ini, serta untuk mengetahui langkah apa yang harus diambil supaya bisa mencapai customer journey yang diinginkan di kemudian hari.

Langkah Membuat Customer Journey 

Hal pertama yang harus diingat tentang customer journey map adalah tidak selamanya visualisasi ini akurat. Jadi yang harus dilakukan adalah membuat pemetaan yang bisa menggambarkan keadaan seakurat mungkin. Berikut beberapa cara atau panduan untuk membuat customer journey map yang efektif.

1. Buat Tujuan yang Jelas

 

Sebelum membuat customer journey map, perlu ditetapkan terlebih dahulu tujuan pembuatannya. Ini termasuk untuk siapa pemetaan customer journey ini dibuat, serta pengalaman apa yang mendasarinya.

Berdasarkan ini, perusahaan bisa membuat simulasi dengan membuat pelanggan fiktif yang mewakili segmen pelanggan yang diincar. Hasil simulasi ini akan sangat membantu perusahaan untuk mengarahkan setiap aspek dari customer journey map yang dibuat.

2. Lakukan Riset Pasar

 

Selanjutnya, perusahaan harus melakukan penelitian untuk mendapatkan feedback. Beberapa cara untuk mendapatkan feedback dari konsumen adalah melalui kuesioner. Tujuan utama riset pasar ini adalah untuk menjangkau pelanggan atau prospek yang sebenarnya. 

Oleh karena itu, feedback sebaiknya didapatkan dari orang-orang yang benar-benar tertarik untuk membeli produk dan layanan, serta yang telah berinteraksi dengan perusahaan atau setidaknya berencana untuk melakukannya.

3. Sorot Persona Target Pelanggan

 

Setelah mempelajari tentang berbagai persona pelanggan yang berinteraksi dengan bisnis, perusahaan kemudian mempersempit fokus pada satu atau dua di antaranya. Ingat, customer journey map ini melacak pengalaman satu pelanggan yang mengambil jalur yang sangat spesifik dengan perusahaan.

Jika perusahaan mengelompokkan terlalu banyak persona ke dalam satu perjalanan, peta yang dibuat tidak akan secara akurat mencerminkan pengalaman pelanggan.

Sebaiknya pilih persona pelanggan yang paling umum dan pertimbangkan rute yang biasanya mereka ambil saat terlibat dengan bisnis untuk pertama kalinya. Perusahaan dapat menggunakan dasbor pemasaran untuk membandingkan masing-masing dan menentukan mana yang paling cocok untuk customer journey map.

4. Daftar Semua Titik Kontak

 

Titik kontak adalah semua tempat di situs web perusahaan yang dapat berinteraksi dengan pelanggan. Berdasarkan penelitian, perusahaan harus membuat daftar semua titik kontak yang digunakan pelanggan dan prospek saat ini, serta yang diyakini harus mereka gunakan jika tidak ada tumpang tindih. Ini adalah langkah penting dalam membuat customer journey map, karena memberi perusahaan wawasan tentang tindakan apa yang dilakukan pelanggan.

Memahami titik kontak adalah alat yang dapat membantu perusahaan memahami kemudahan dan tujuan customer journey. Ini tidak hanya mencakup situs perusahaan, tetapi juga seluruh kanal di mana pelanggan mungkin menemukan produk/brand perusahaan secara online.

Untuk menentukannya, perusahaan bisa menjalankan pencarian Google terkait merek yang dipasarkan, untuk melihat semua halaman yang menyebut merek. Verifikasi ini dengan memeriksa Google Analytics untuk melihat dari mana lalu lintas berasal.

Kemudian, buat daftar semua tindakan yang dilakukan pelanggan selama berinteraksi dengan merek. Penting untuk mengenali kapan pelanggan diharapkan mengambil terlalu banyak tindakan untuk mencapai tujuan mereka. Mengurangi jumlah langkah yang perlu diambil pelanggan dapat terasa berisiko, tetapi terbayar dengan tingkat konversi yang lebih tinggi.

Titik kontak ini juga bisa untuk melihat emosi dan motivasi pelanggan saat berinteraksi dengan merek. Mengetahui hal ini akan membantu perusahaan menyediakan konten yang tepat pada waktu yang tepat, sehingga perusahaan dapat memperlancar customer journey melalui merek yang diusung.

Terakhir, kenali hambatan apa yang menghentikan pelanggan melakukan tindakan yang diinginkan. Salah satu kendala umum adalah biaya. Misalnya, salah satu pelanggan mungkin menyukai produk tetapi meninggalkan keranjang setelah mengetahui tarif pengiriman yang sangat tinggi. Menyoroti hambatan potensial ini dalam customer journey dapat membantu perusahaan menguranginya.

Baca Juga: Cara Kerja ERP (Enterprise Resource Planning) Pada Pergerakan Roda Bisnis

5. Pastikan Tidak Ada yang Terlewat 

 

Customer journey map yang dibuat harus menyentuh hampir setiap bagian dari bisnis perusahaan. Ini akan menyoroti semua sumber daya yang digunakan untuk menciptakan customer journey. Oleh karena itu, penting untuk menginventarisasi sumber daya yang dimiliki dan yang diperlukan.

Misalnya, jika customer journey map yang dibuat menyoroti beberapa kekurangan dalam penawaran layanan pelanggan dan ternyata tim perusahaan tidak memiliki alat yang dibutuhkan untuk menindaklanjutinya. Berdasarkan identifikasi tersebut, manajemen dapat berinvestasi dalam alat layanan pelanggan yang akan membantu tim mengelola permintaan pelanggan.

6. Menguji Customer Journey

 

Hanya karena perusahaan telah mendesain customer journey map, bukan berarti pekerjaan selesai. Sebab ada bagian terpenting dari proses pemetaan ini yang harus diselesaikan, yakni menganalisis hasil.

Menganalisis hasil dapat menunjukkan di mana kebutuhan pelanggan tidak terpenuhi. Dengan mendekati ini, manajemen dapat memastikan bahwa perusahaan memberikan pengalaman berharga dan memperjelas bahwa orang dapat menemukan solusi untuk masalah mereka dengan bantuan perusahaan.

Pada akhirnya, seluruh rangkaian customer journey map adalah hipotesis sampai perusahaan mencobanya sendiri. Untuk setiap persona yang dibuat, tim perusahaan harus mengikuti perjalanan yang mereka lakukan melalui aktivitas media sosial, membaca email, hingga pencarian online.

7. Lakukan Perubahan

 

Analisis data yang dilakukan harus memberi gambaran tentang apa yang diinginkan dari situs web. Perusahaan kemudian dapat membuat perubahan yang sesuai pada situs web untuk mencapai tujuan ini. Tidak peduli seberapa besar atau kecil perubahan yang dibuat, mereka akan efektif karena berkorelasi langsung dengan apa yang pelanggan daftarkan sebagai pain points.

Dengan bantuan customer journey map yang divisualisasikan, perusahaan dapat memastikan bahwa kebutuhan dan masalah tersebut selalu ditangani. Peta yang dibuat harus merupakan pekerjaan yang terus-menerus dalam proses. Meninjaunya setiap bulan atau setiap tiga bulan akan membantu mengidentifikasi celah dan peluang untuk merampingkan customer journey lebih jauh. Gunakan analitik data bersama dengan umpan balik pelanggan untuk memeriksa hambatan apa pun.

Demikianlah ulasan singkat mengenai customer journey map. Bisa disimpulkan bahwa pemetaan ini merupakan representasi visual, yang mencerminkan seluruh pengalaman konsumen atau customer experience selama perjalanan mereka menggunakan barang atau jasa yang disediakan perusahaan.


Dengan memahami customer journey map, perusahaan bisa merencanakan anggaran untuk iklan atau promosi produk lebih efektif. Selain itu, perusahaan bisa mengetahui apa saja harapan konsumen terkait produk yang ditawarkan, serta melakukan penyesuaian di produk tersebut.

Mengulas Strategi Digital Marketing Terbaik, Penting Diketahui Staff hingga Pemilik Bisnis

Digitalise or die! adalah sebuah adagium yang dapat menggambarkan pentingnya transformasi digital bagi dunia usaha. Jika tidak beralih ke digital, sebuah bisnis akan ditinggalkan oleh konsumen yang kini beraktivitas di berbagai media digital.

Laporan perusahaan layanan manajemen konten, Hootsuite, mendukung premis tersebut. Dalam laporan terbarunya, Hootsuite mengatakan bahwa pada tahun 2021 pengguna internet di Indonesia telah menyentuh angka 202,6 juta jiwa. Artinya, penetrasi internet di tanah air sudah menyentuh angka 73,7% dari total populasi penduduk. Sedangkan, rata-rata penggunaan internet di Indonesia adalah 8 jam 52 menit.

Melihat data tersebut, tentunya Anda sepakat jika media iklan luar ruang seperti billboard, brosur, poster, katalog, dan baliho tidak lagi cukup untuk menjangkau calon konsumen. Sebagai gantinya, platform digital seperti website, sosial media, situs video sharing hingga podcast menjadi kanal baru yang dapat mempertemukan sebuah produk dengan calon konsumen.

Nah, jika Anda adalah seorang pemilik usaha maupun staf marketing yang ingin memanfaatkan kanal-kanal digital tersebut, tentu saja harus menyusun strategi digital marketing yang tepat. Sebagai inspirasi berikut ini adalah berbagai strategi digital marketing yang penting untuk Anda ketahui.

Tujuan dan Manfaat Menyusun Strategi Digital Marketing 

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai strategi digital, ada baiknya mengetahui tujuan dan manfaat menyusun strategi tersebut. Jika dijabarkan, ada sejumlah tujuan yang hendak dicapai suatu perusahaan antara lain:

  1. Meningkatkan pangsa pasar.
  2. Meningkatkan engagement user.
  3. Meningkatkan penjualan.
  4. Efisiensi pengeluaran biaya marketing.
  5. Meningkatkan kesadaran merek (brand awareness).
  6. Menjaga posisi brand terhadap pesaing.
  7. Memperoleh data mengenai user.
  8. Meningkatkan kepuasan pelanggan, frekuensi pembelian, atau tingkat referensi pelanggan.
  9. Memantapkan posisi di era Internet of Things (IoT).

Strategi digital marketing juga dapat diukur secara realtime yang memudahkan perusahaan melakukan evaluasi dari strategi pemasaran yang ditetapkan. Evaluasi ini dilakukan melalui data user yang diperoleh seperti berapa lama sebuah konten disaksikan, berapa banyak orang yang melihat konten, hingga berapa persen konversi sebuah marketing campaign.

Baca Juga: Manfaat dan Tahap Penting Proses Manajemen Risiko Pada Perusahaan

Strategi Digital Marketing yang Efektif

Ada beberapa bentuk strategi digital marketing yang dapat dipakai oleh suatu perusahaan. Beberapa jenis strategi ini dapat dipilih salah satunya, namun agar efektif perusahaan/pelaku usaha disarankan untuk menjalankan seluruhnya. Jenis strategi yang dimaksud antara lain:

1. Buat Podcast Anda Sendiri 

 

Banyak pakar digital marketing memprediksi podcast akan menjadi masa depan digital marketing. Cobalah untuk membuat Podcast dan promosikan melalui seluruh channel marketing yang Anda punya mulai dari InstagramFacebookTwitter hingga Blog.

Podcast dinilai efektif karena user dapat mendengarkan Anda di mana saja dan kapan saja bahkan ketika mereka melakukan aktivitas tertentu seperti mengendarai kendaraan atau makan di jam istirahat.

2. Optimasi Long Form dan Micro Content

 

Selain membuat long-from content seperti Podcast dan vlog, buatlah juga micro content seperti meme, artikel, image dan quotes. Jenis konten seperti ini lebih relevan dengan media sosial sehingga berpotensi menghasilkan impresi tinggi terlebih jika konten tersebut viral.

3. Explorasi Search Engine Marketing (SEM)

 

Ini merupakan bentuk strategi digital marketing yang bertujuan untuk meningkatkan visibilitas website di halaman hasil mesin pencari (search engine) seperti Google dan Bing

Dengan menggunakan SEM, perusahaan dapat meningkatkan kunjungan website dari profil orang yang memang Anda targetkan. Cara kerjanya dengan memilih kata kunci yang tepat dan berkaitan dengan produk atau jasa yang Anda jual. Ketika orang mencari kata kerja kunci tersebut, mesin pencari akan menampilkan website Anda di urutan teratas halaman pencarian.

Baca Juga: 8 Rekomendasi Project Management Tools Terbaik yang Dibutuhkan Para Manager

4. Memaksimalkan Penggunaan Email Marketing

 

Email merupakan satu-satunya platform yang memungkinkan Anda berinteraksi pada pelanggan tanpa “gangguan” dari algoritma seperti pada mesin pencari dan sosial media. Gunakan konten yang tepat dan berguna pada subscriber email Anda. Dengan lebih mudah Anda akan meningkatkan kredibilitas brand, produk dan service yang Anda miliki.

Konten yang bisa Anda gunakan di antaranya adalah informasi mengenai produk-produk baru, penawaran spesial dan lain sebagainya untuk membangun loyalitas.

Panduan Menjalankan Strategi Digital Marketing

Ketika suatu perusahaan hendak menjalankan strategi digital marketing, ada beberapa hal yang perlu dilakukan, antara lain:

  1. Menyiapkan media digital seperti website, akun media sosial dan blog. Sekian media tersebut menjadi aset perusahaan yang harus dikelola dengan baik.
  2. Menyiapkan konten yang menarik dan mudah dibagikan. Konten yang dimaksud dapat berupa foto, video, artikel, Podcast, infografis, meme dan lain sebagainya. Anda juga harus menentukan tujuan dan target pasar yang disesuaikan dengan konten yang akan dibagikan.
  3. Mulai mengunggah konten dan mengevaluasi kinerja. 
  4. Selain menggunakan channel milik Anda sendiri, pertimbangkan juga untuk bergabung dengan marketplace. Namun, sebelum masuk ke marketplace, pastikan produk dan service Anda siap sehingga tidak berpengaruh pada citra brand. Khususnya jika toko Anda mendapatkan review dari pengguna.

 

Kesalahan Umum yang Terjadi Saat Menyusun Strategi 

Meski Anda berpengalaman di dunia digital, namun dalam pelaksanaannya tetap ada kemungkinan terjadi kesalahan. Alasannya karena dunia digital marketing sangat dinamis. Perubahan dapat terjadi dengan cepat dan berulang. Nah, untuk menghindarkan Anda dari kesalahan, berikut ini sejumlah kesalahan yang lazim terjadi saat menjalankan strategi digital marketing:

1. Salah Target Sasaran 

 

Beberapa marketer kerap serampangan dalam memilih target pasar, yang akhirnya menyulitkan penerapan digital marketing itu sendiri. Oleh karena itu, sebelum menjalankan strategi digital marketing, perusahaan harus menentukan tujuan dan rencana pemasaran produk. Kemudian, memastikan strategi pemasaran dirancang sudah spesifik, tepat sasaran, dan dapat dijangkau dengan mudah oleh target pasar.

2. Tidak Memahami Calon Konsumen 

 

Bisnis idealnya harus mampu menjadi solusi atas kebutuhan konsumen. Namun, masih ada pebisnis yang mengabaikan hal tersebut, sehingga mereka cenderung menawarkan produk yang tidak sesuai dengan permintaan pasar. Itu sebabnya, dalam strategi digital marketing, perusahaan diwajibkan mengukur tingkat kebutuhan pasar sebelum menyusun strategi pemasaran.

Memahami calon konsumen tidak perlu mengubah produk, namun bisa dilakukan dengan menyesuaikan kemasan, dan konten promosi. Tren produk yang sedang berkembang di masyarakat dapat ditelusuri dengan alat atau tools, seperti Google Trends.

3. Mengabaikan Story-telling dalam Copywriting 

 

Digital marketing erat kaitannya dengan konten. Dalam konten berupa desain hingga video, peran copywriting sangat diperlukan untuk menyampaikan pesan yang akan diberikan kepada calon konsumen. Namun, banyak marketer yang tidak menggunakan teknik story telling. Akibatnya engagement sebuah konten menjadi rendah karena tidak menarik minta konsumen.

Baca Juga: Memaksimalkan Potensi dengan PMP (Project Management Professional) Certification

4. Website Tidak Dikelola dengan Baik

 

Website resmi perusahaan merupakan media pertama yang umum dituju oleh calon konsumen ketika mencari informasi sebuah produk melalui mesin pencari. Bisa dikatakan, dalam digital marketing website merupakan wajah perusahaan. Jika website Anda tidak dikelola dengan baik, maka seluruh upaya besar yang dilakukan untuk mendatangkan calon pembeli akan sia-sia karena pengunjung kebingungan dan tidak menemukan apa yang dia cari.

Panduan Memahami Agile Methodology untuk Pemula

Perkembangan industri teknologi melahirkan suatu metode kerja baru bernama Agile Methodology. Metode ini telah diimplementasikan oleh banyak perusahaan karena dinilai dapat meningkatkan performa lebih efektif dan efisien.

Agile methodology pada dasarnya merupakan salah satu jenis metode pengembangan software, yang umumnya disebut sebagai Software Development Life Cycle (SDLC). Metode ini menggunakan proses pengerjaan yang dilakukan secara berulang. Artinya, mulai dari konsep, aturan, serta solusi yang telah disepakati dijalankan melalui kolaborasi antar tim secara terorganisir dan terstruktur.

Core value dari Agile Methodology adalah memungkinkan tim pengembangan software untuk bekerja secara cepat, terprediksi dan kualitas hasil yang baik untuk merespons perubahan. Metode ini merupakan model pengembangan software jangka pendek, yang memerlukan respons cepat terhadap perubahan.

Jenis Agile Methodology

Dalam Agile Methodology, terdapat beberapa jenis metode yang digunakan, antara lain:

1. Adaptive Software Development (ASD)

2. Agile Modelling (AM)

3. Crystal

4. Dynamic System Development Method (DSDM)

5. Extreme Programming (XP)

6. Feature Driven Development (FDD)

7. Rational Unified Process

8. Scrum Methodology

Dari delapan jenis Agile Methodology ini, ASD, DSDM, XP, dan Scrum menjadi metode yang paling sering digunakan. Umumnya, startup dan korporasi besar menjalankan metode Scrum untuk pengembangan software.


Baca Juga: 8 Rekomendasi Project Management Tools Terbaik yang Dibutuhkan Para Manager

Manfaat Agile Methodology

Agile Methodology memiliki 12 prinsip, yang di dalamnya terkandung manfaat yang bisa diraih oleh perusahaan yang menerapkannya. 12 prinsip tersebut antara lain:

1. Customer Satisfaction

 

Melalui Agile Methodology, pelanggan atau klien akan lebih puas, karena menerima fitur yang didapatkan melalui proses berkala ketimbang menerima hasil jadi di akhir proses.

2.Mengakomodasi Perubahan

 

Karena Agile Methodology memiliki sifat berulang dan digunakan untuk merespon perubahan, maka hal ini memberi keuntungan tersendiri untuk customer/client. Sebab, software yang dikembangkan sudah menyesuaikan terhadap kondisi. Jika hanya menerima hasil akhir, tentu software yang diserahkan hanya berdasarkan konsep awal dan tanpa memasukkan variabel kondisi yang sudah berjalan.

3. Frequent Delivery

 

Agile Methodology memungkinkan perusahaan untuk mempresentasikan atau memberikan fitur-fitur software yang sudah bisa dijalankan oleh client. Ini menjadi salah satu value yang penting, karena client bisa langsung menggunakan fitur tersebut untuk bisnisnya.

4. Memperkuat Kolaborasi

 

Karena Agile Methodology memerlukan koordinasi antar tim, maka akan tercipta kolaborasi dalam proses pengembangan software. Hal ini akan membuat semua anggota tim mengetahui perkembangan dalam sebuah proyek atau produk.

5.Memotivasi Setiap Anggota Tim

 

Kolaborasi antar tim dalam Agile Methodology membuat setiap anggota tim saling memotivasi, sehingga kinerja tim secara umum akan menjadi lebih produktif. Ini timbul secara alamiah, karena jika ada anggota tim yang bersikap egois maka hal tersebut justru akan menjadi bumerang, karena kinerja menjadi terhambat.

Baca Juga: Bahaya Ransomware yang Menyasar Perusahaan Besar

6. Efektif

 

Penyampaian informasi dalam pengembangan software akan jauh lebih efektif, karena dilakukan secara berkala dengan tatap muka langsung. Tatap muka di sini tidak selalu diartikan sebagai pertemuan fisik, melainkan juga pertemuan virtual yang memungkinkan setiap anggota tim memaparkan perkembangan dari tugas yang sudah diberikan.

7. Menciptakan Konsistensi

 

Agile Methodology mampu membangun ritme kerja konsisten dalam pengembangan software. Sebab, dalam setiap pertemuan anggota tim akan memberikan hasil kerja yang sudah disepakati sebelumnya, serta diiringi dengan catatan jika ada variabel tertentu yang harus ditambahkan.

8. Menciptakan Komitmen dan Tanggung Jawab

 

Kolaborasi antar tim yang dilakukan secara berkala melalui Agile Methodology, akan memungkinkan terciptanya tempo kerja yang produktif dan terstruktur. Komitmen dari masing-masing anggota tim pun akan terbentuk secara alamiah, karena adanya komunikasi yang berkelanjutan.

9. Cara Kerja Terfokus

 

Melalui Agile Methodology, tim pengembangan software akan fokus dalam mengembangkan dan menghasilkan value dalam sebuah produk. Customer/client pun dapat memberikan feedback, sehingga hasil yang dicapai sesuai keinginan.

10. Self Organizing

 

Setiap tim yang terlibat dalam pengembangan produk atau software akan mendapatkan kebebasan untuk mengatur anggotanya. Ini dapat terwujud karena tim yang dimaksud mengetahui cara terbaik untuk menjalankan pekerjaan yang menjadi bagiannya.

11. Membangun Inisiatif

 

Setiap tim yang terlibat dalam pengembangan software akan mewujudkan sifat inisiatif untuk mencapai hasil yang diharapkan. Ini dapat dicapai karena melalui Agile Methodology, setiap tim dapat terus melakukan self-improvement melalui pertemuan berkala.

12. Menghadirkan Hasil Akhir yang Maksimal 

 

Penerapan Agile Methodology memungkinkan suatu perusahaan atau startup untuk menghasilkan produk akhir yang maksimal. Sebab, produk jadi yang dihasilkan merupakan buah dari progress yang didapatkan secara berkala.

Kesimpulannya, Agile Methodology akan mampu menghadirkan proses pengembangan software dengan waktu relatif singkat, dengan resources yang tidak terlalu besar. Selain itu, metode ini juga mampu menjawab atau merespons perubahan secara cepat sesuai dengan kebutuhan client.

Namun agar Agile Methodology dijalankan dengan tepat, dibutuhkan komitmen yang tinggi dari setiap tim yang terlibat. Ini termasuk setiap anggota yang berada di masing-masing tim tersebut. Selain itu, metode ini juga akan tidak efektif apabila dikerjakan oleh tim dengan jumlah anggota besar, misalnya lebih dari 20 orang, karena akan menyulitkan ketika melakukan koordinasi.

Kemudian, karena dimaksudkan untuk merespon perubahan secara cepat, maka setiap anggota tim dituntut untuk memiliki kompetensi yang mumpuni, dengan mental tahan banting pula.

Baca Juga: Seperti Apa Tren Teknologi Industri Tahun 2022 Nanti?

Penerapan Agile Methodology

Penerapan Agile Methodology dapat dilakukan dengan beberapa langkah, antara lain:

  1. Secara berkala melakukan pertemuan dengan product owner untuk memvalidasi ide atau pekerjaan. Selain melalui pertemuan, komunikasi juga dilakukan secara online (dapat melalui e-mail maupun pesan singkat seperti WhatsApp atau aplikasi komunikasi sejenis) dengan product owner.
  2. Bekerja dengan berkumpul dan tatap muka. Jika kondisi tidak memungkinkan seperti keadaan saat ini, maka cara kerja dilakukan melalui forum atau aplikasi pertemuan untuk membahas proyek yang dijalankan.
  3. Secara terjadwal melakukan daily meeting, untuk memaparkan progres pekerjaan yang sudah ditetapkan atau dipetakan dalam rapat konsep.
  4. Setiap anggota tim diharapkan saling mendukung, memotivasi, dan mempercayai satu sama lain. Ini penting dijalankan demi menciptakan iklim atau atmosfer kerja yang positif, sehingga pekerjaan dapat dilakukan secara produktif.

Empat langkah ini merupakan dasar-dasar yang bisa diterapkan dalam tiap jenis Agile Methodology. Pengembangan dalam penerapannya tentu bergantung dari kesepakatan antara client atau product owner, dengan tim pengembang software.

Berikut ini contoh pengembangan penerapan Agile Methodology yang mungkin bisa diterapkan: 

  1. Melakukan sprint planning, untuk menentukan backlog yang ingin dikerjakan dan breakdown task untuk assignment masing-masing anggota tim.
  2. Melakukan fase sprint dengan panjang waktu kurang lebih 2 minggu. Jumlah sprint yang dilakukan yaitu sebanyak 6.
  3. Melakukan daily meeting, agar tiap anggota tim dapat melaporkan perkembangan dan mengetahui perkembangan fitur yang dikerjakan. Pembahasan yang dilakukan adalah seputar progres setiap tugas dan memastikan apakah ada mempertanyakan tugas yang memerlukan perhatian lebih. Variabel baru menjadi salah satu pokok pembahasan yang bisa dilakukan saat daily meeting
  4. Melakukan review setiap sprint berakhir. Ini dilakukan sebagai bentuk komitmen kepada product owner, karena di sini tim pengembangan software akan memaparkan progres yang sudah dilakukan kepada product owner untuk dinilai apakah memenuhi requirements yang diberikan.
  5. Melakukan sprint retrospective, untuk menilai kinerja setiap anggota tim. Ini dilakukan untuk memastikan sprint selanjutnya dapat berjalan lebih efektif, dan efisien.


Penting diperhatikan, bahwa Agile Methodology sangat mengutamakan nilai interaksi dan personal. Artinya, aspek komunikasi menjadi aspek kunci dalam pengembangan produk. Tanpa adanya interaksi antar personel, proses pengembangan proyek tidak akan terjadi.

Mengenal Metode Waterfall & Keuntungan Menerapkannya dalam Proyek

Kata metode Waterfall mungkin asing bagi khalayak umum, sebab istilah ini lebih familiar di telinga orang-orang yang bergelut di bidang Information Technology (IT). Istilah ini tidak mengacu pada ilmu hidrologi, melainkan berkaitan dengan pengembangan perangkat lunak atau software.

Metode Waterfall merupakan model klasik dalam pengembangan software, karena sifatnya yang natural. Metode ini dapat diartikan sebagai metode pengembangan software secara linear, berurutan dan sistematis. Nama Waterfall mencerminkan cara kerja metode ini, yakni setiap fase pengembangan software dilakukan berurutan, mulai dari atas ke bawah, seperti layaknya air terjun.

Seperti diterangkan sebelumnya, pengembangan software yang menggunakan Waterfall methodology dilakukan dengan pendekatan yang sistematis. Ini mulai dari tahap kebutuhan sistem, yang kemudian menuju ke analisis, desain, coding, testing atau verification, dan maintenance. Keseluruhan langkah ini harus dilalui satu per satu, dan berjalan secara berurutan.

Baca Juga: Seperti Apa Tren Teknologi Industri Tahun 2022 Nanti?

Fungsi Metode Waterfall

Waterfall methodology masih digunakan sampai saat ini, meski dalam pengembangan software sudah ada metode lain yang bisa digunakan. Alasannya karena mampu memberikan workflow yang jelas. 

Dengan menggunakan metode ini, perusahaan dapat memiliki rangkaian alur kerja sistem yang jelas dan terukur. Masing-masing tim memiliki tugas dan tanggung jawab sesuai dengan keahliannya, sehingga perusahaan dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan alokasi waktu yang telah ditentukan sebelumnya.

Metode ini juga mampu menyediakan dokumentasi yang baik bagi perusahaan, karena pendekatannya yang sangat metodis. Melalui metode Waterfall, setiap informasi akan tercatat dengan baik dan terdistribusi kepada setiap anggota tim secara cepat dan akurat. Dengan adanya dokumen, maka pekerjaan akan menjadi lebih mudah karena mengikuti setiap arahan dari dokumen tersebut.

Waterfall methodology juga berfungsi sebagai alat pengontrol biaya bagi perusahaan. Hal ini dapat dicapai karena klien tidak dapat mencampuri alur pengembangan software, sehingga biaya yang dikeluarkan menjadi terkontrol atau sesuai dengan biaya yang ditetapkan. Jika klien bebas memberikan feedback kepada tim developer terkait perubahan atau penambahan fitur, maka biaya yang dikeluarkan bisa membengkak di luar dari budget yang ditetapkan di awal.

Namun, agar fungsi metode ini dapat berjalan dengan sempurna maka software yang akan dikembangkan haruslah sebuah program yang dapat dipahami oleh klien. Jika konsep software masih abstrak, maka kemungkinan besar metode ini tidak bisa diterapkan. Pasalnya, klien tidak dapat memberikan feedback sebelum software tersebut selesai sepenuhnya. Ada kemungkinan ketika proyek selesai, klien tidak puas dan tim developer harus merombaknya.

Kekurangan Waterfall Methodology

 

Selain itu, ada beberapa kekurangan yang harus diperhatikan terkait Waterfall methodology ini, antara lain:

1. Membutuhkan tim yang solid dan kompeten

 

Penggunaan metode Waterfall harus dilakukan oleh tim yang solid dan kompeten. Sebab, jika salah satu tim tidak dapat menjalankan tugas dengan semestinya, maka akan sangat berpengaruh terhadap alur kerja tim yang lain yang mengerjakan alur di bawahnya.

2. Tidak fleksibel

 

Semua tim dituntut bekerja sesuai arahan dan petunjuk yang telah ditetapkan di awal. Sehingga, klien tidak dapat mengeluarkan pendapat kepada tim developer namun hanya memberikan masukan pada tahap awal perancangan saja. Selain itu, apabila ada perkembangan terbaru di salah satu alur yang sebelumnya sudah diselesaikan, tim pengembang di alur berikutnya harus mengembalikan terlebih dahulu ke tim sebelumnya sebelum bisa meneruskan.

3. Waktu pengerjaan lama

 

Proses pengerjaan menggunakan Waterfall methodology terbilang lama dibandingkan dengan model pengembangan yang lain. Sebab, pengerjaan proyek harus dilakukan satu per satu. Sebagai contoh, tim developer tidak bisa memulai coding jika designer belum menampilkan tampilan desain dari aplikasi.

Baca Juga: 6 Langkah Penting Menentukan Niche Market

Metode Waterfall

Fase dalam Metode Waterfall

Waterfall methodology memiliki lima fase dalam penerapannya, yakni antara lain:

1. Requirement Analysis

 

Developer harus mengumpulkan informasi yang terkait dengan kebutuhan pengguna software. Pengumpulan informasi ini dapat diperoleh dengan berbagai macam metode, seperti diskusi, observasi, survei, atau wawancara. Informasi yang diperoleh kemudian diolah dan dianalisis sehingga didapatkan data atau informasi yang lengkap mengenai spesifikasi software yang akan dikembangkan yang sesuai kebutuhan pengguna.

2. Merancang Desain 

 

Informasi mengenai spesifikasi kebutuhan pengguna selanjutnya dianalisis dan diimplementasikan pada desain. Perancangan desain dilakukan untuk membantu memberikan gambaran mengenai apa yang harus dikerjakan. Ini juga akan membantu developer untuk menyiapkan kebutuhan hardware dalam pembuatan arsitektur sistem software yang akan dibuat.

3. Implementasi dan Testing

 

Tahap implementation and unit testing masuk klasifikasi tahap pemrograman. Pembuatan software dibagi menjadi modul kecil yang nantinya digabungkan dalam tahap berikutnya. Selain itu, pada fase ini juga dilakukan pengujian terkait fungsi modul yang sudah dibuat.

4. Integrasi dan Uji Sistem

 

Modul yang telah dikembangkan dan diuji, kemudian diintegrasikan dalam sistem secara keseluruhan. Setelah itu dilakukan pemeriksaan dan pengujian sistem secara keseluruhan untuk mengidentifikasi kemungkinan adanya kegagalan dan kesalahan sistem.

5. Maintenance 

 

Dalam tahap terakhir Waterfall methodologysoftware yang sudah jadi akan dioperasikan pengguna diikuti maintenance dari developerMaintenance memungkinkan developer untuk melakukan perbaikan atas kesalahan yang tidak terdeteksi pada tahap sebelumnya. Maintenance ini meliputi perbaikan kesalahan, merapikan implementasi sistem, dan meningkatkan serta menyesuaikan sistem sesuai dengan kebutuhan.

Baca Juga: Menentukan Market Size untuk Keuntungan Bisnis Lebih Tepat dan Terarah

Perbedaan Waterfall Methodology dan Agile Methodology

Setidaknya ada 9 perbedaan utama antara Waterfall methodology dengan Agile Methodology dalam proyek pengembangan software. Perbedaan-perbedaan antara dua metode ini antara lain:

  1. Waterfall methodology lebih kaku dan terstruktur, sementara Agile Methodology terkenal karena fleksibilitasnya.
  2. Metode Waterfall membagi pengembangan software dalam beberapa fase. Sementara, Agile Methodology memisahkan siklus pengembangan proyek menjadi sprint.
  3. Waterfall methodology mensyaratkan pengembangan software sebagai satu proyek, yang kemudian dibagi menjadi beberapa fase berbeda, dengan tiap fase hanya terjadi satu kali dalam durasi proyek. Ini berbeda dengan metode Agile, yang melihat pengembangan software sebagai kumpulan dari banyak proyek kecil yang berbeda.
  4. Dalam metode Waterfall, seluruh fase pengembangan seperti desain, coding, pengujian dilakukan satu kali dalam satu alur. Sementara, dalam Agile Methodology semua tahap pengembangan software dapat terjadi lebih dari satu kali selama durasi proyek.
  5. Penggunaan Waterfall methodology membutuhkan kejelasan terkait software yang akan dikembangkan, karena tidak ada ruang untuk mengubah persyaratan begitu proyek dimulai. Agile Methodology sebaliknya, cukup fleksibel dan membuka ruang untuk merubah persyaratan.
  6. Metodologi Waterfall merupakan proses internal, yang tidak memerlukan partisipasi pengguna/klien. Ini berbeda dengan metode Agile yang memungkinkan pengguna/klien untuk memberikan feedback di setiap fase pengembangan.
  7. Dalam Waterfall methodology, pengujian dilakukan setelah fase develop dilakukan, sementara pada Agile Methodology fase pengujian bisa dilakukan bersamaan dengan pemrograman.
  8. Model Waterfall merupakan proses sekuensial yang ketat, tetapi metodologi Agile merupakan proses pengembangan software kolaboratif, yang menitikberatkan pada input tim.
  9. Waterfall methodology berfokus secara eksklusif pada penyelesaian pengembangan proyek. Sementara, Agile Methodology memperkenalkan pola pikir yang memastikan produk yang dikembangkan memenuhi kebutuhan user dan dapat disesuaikan jika kebutuhan tersebut berubah.

Dapat disimpulkan bahwa Waterfall methodology lebih tepat untuk proyek dengan persyaratan yang jelas, di mana tidak ada perubahan sama sekali di tengah pengerjaannya. Metode ini jelas tidak cocok diterapkan dalam proyek pengembangan software yang membutuhkan respons yang lincah terhadap setiap perubahan situasi atau teknologi.