Altos BrainSphereTM P555 F5 untuk Produktivitas dan Efisiensi Energi

Altos BrainSphere  P555 F5

Altos Computing Inc, yang merupakan anak perusahaan dari Acer Group resmi merilis workstation kelas atas, yaitu Altos BrainSphereTM P555 F5 pada 18 November 2020. Perusahaan yang berfokus menghadirkan perangkat komputasi kecepatan tinggi dan solusi terintegrasi ini memasarkan produk tersebut secara terbatas, hanya 300 unit pada produksi pertama di tahun ini.

Cara Kerja & Manfaat Altos BrainSphereTM P555 F5

Perangkat Altos BrainSphereTM P555 F5 sudah mendukung empat GPU kelas tinggi dan dilengkapi Liquid Cooling untuk menurunkan temperatur pada CPU dan GPU. Maka tak hanya mengatasi masalah overheat yang berkaitan dengan efisiensi, namun juga secara signifikan mengurangi suara bising yang disebabkan kipas saat menghasilkan panas di perangkat CPU/GPU.

Tak hanya itu, perangkat ini juga berfokus pada aplikasi desain teknik profesional, seperti komputasi AI (Artificial Intelligence), Deep Learning (DL), model 3D, rendering, dan Virtual Reality (VR) hingga menyediakan performa sistem mutakhir. Sebagai tambahan, Altos BrainSphereTM P555 F5 dikombinasikan dengan Liquid Cooling yang mampu memperbaiki kapasitas pembagian panas pada sistem dan meningkatkan stabilitas sistem. 

Baca juga: Altos BrainSphereTM P15 F7, PC Workstation Pertama dengan CPU AMD Ryzen 5000

Di saat yang bersamaan, kemampuan tersebut secara efektif mengurangi bising yang dihasilkan kipas saat sistem beroperasi, sehingga menjawab kebutuhan para teknisi dan desainer untuk memaksimalkan efisiensi sistem tingkat tinggi, stabilitas tinggi, dan tingkat bising rendah.

  • Melakukan Penataan Aplikasi AI Sebagai respons atas wabah COVID-19, isu transformasi digital semakin ditekankan lagi, dan workstation mendapat tugas-tugas komputasi lebih banyak. Altos BrainSphereTM P555 F5 sudah menggunakan prosesor AMD EPYCTM terbaru dan GPU NVIDIA Ampere terbaru untuk memperbaiki kecepatan memuat data, aplikasi, dan kalkulasi. Performa tinggi pun dapat secara efektif dalam membantu tugas berat sehingga memungkinkan aplikasi seperti DL atau AI untuk bekerja lebih mulus.
  • Membuat Pengalaman VR Untuk menciptakan adegan nyata yang imersif, desainer membutuhkan daya komputasi grafis dan visual besar, yang memiliki kebutuhan performa lebih tinggi daripada 3D biasa. Altos BrainSphereTM P555 F5 ini dilengkapi empat GPU kelas atas untuk mendukung solusi grafis yang kuat agar memenuhi kebutuhan desainer para VR untuk menciptakan kemulusan, stabilitas tinggi, dan komputasi laten yang rendah.
  • Memenuhi Kebutuhan Teknisi dan Kreator Konten DigitalAltos BrainSphereTM P555 F5 sudah mendukung PCle 4.0 saat digunakan dalam tugas kompleks seperti 3D modeling, rendering, dan simulasi engineering. Perangkat ini tidak hanya memperbaiki kecepatan komputasi, namun juga menyediakan kompabilitas lebih tinggi untuk membantu desainer dan teknisi agar secara cepat melihat hasil akhir secara cepat dan menikmati pengalaman kreatif tanpa keterlambatan. Dikombinasikan dengan memori kapasitas tinggi DDR4-3200 ECC, secara signifikan perangkat ini meningkatkan kapasitas membawa volume data dan memperbaiki keadaan transmisi dan penyimpanan. 

Baca juga: Acer Luncurkan Layanan Solusi Teknologi Altos Melalui Kekuatan Kelola Big Data

Tentang Altos Computing Inc. 

Altos Computing Inc. menyediakan komputasi kecepatan tinggi dan skema integrasi yang kuat, menggabungkan server Altos, workstation, dan penyimpanan seri Altos BrainSphereTM. Pelanggan dapat memilih untuk membawa perangkat lunak manajemen sumber daya AI (Altos aiWorks) yang dibangun oleh Altos dan perangkat lunak manajemen sistem Altos Smart Server Manager dalam menyediakan solusi yang lengkap dan dapat dibentuk sesuai kebutuhan. 

Produk-produk Altos Computing Inc. menjadi pendukung stabil untuk aplikasi industri kelas atas, membantu dalam penyebaran cepat lingkungan aplikasi, pelatihan optimisasi komplit dan penyebaran model komputasi, serta mengurangi waktu dan biaya. Bahkan mengatur jarak jauh lingkungan kerja dan membantu para pekerja IT dalam penemuan yang bersifat real-time dan penyelesaian berbagai kendala.

Mengenal Phishing: Jenis, Cara Kerja & Mencegahnya

Phishing merupakan salah satu metode cyber crime yang hadir seiring perkembangan teknologi digital. Kejahatan digital ini bentuknya mencuri informasi dan data pribadi melalui email, telepon, pesan teks, dan tautan yang mengaku sebagai instansi tertentu. Serangan manipulatif ini menjadi tantangan di era digital.

Phishing menjadi salah satu jenis pembobolan data yang sudah muncul sejak era 1990-an. Hingga ini, phishing masih menjadi salah satu teknik serangan cyber yang paling merusak, terutama dengan metode eksekusinya yang menjadi semakin canggih  seiring perkembangan teknologi.

Serangan phishing berdampak buruk bagi korban, baik individu maupun bisnis. Kerugian yang didapat seperti pembelian secara tidak sah, pencurian dana, hingga pencurian identifikasi. Maka dari itu, mari simak lebih lanjut mengenai jenis phishing, cara kerjanya, dan cara mencegahnya melalui artikel ini.

Jenis-jenis Phishing

Phishing

Phishing tujuannya membobol data pribadi dan cybersecurity perusahaan. Lebih bahaya lagi, jika penyerang phishing atau disebut phisher ini bisa mengirim email ke eksekutif perusahaan yang memegang peranan tertentu dalam bisnis.

Jenis cyber attack ini juga bisa menyerang sistem penampung informasi lainnya tergantung kebutuhan para penyerang. Untuk lebih mengenal tindakan phishing, mari simak jenis phishing yang banyak ditemui saat ini.

1. Deceptive Phishing

Deceptive phishing adalah aktivitas penipuan yang kini marak terjadi, khususnya di aplikasi obrolan daring. Penipuan ini menggunakan identitas dari instansi, perusahaan, atau pihak-pihak tertentu yang mempunyai brand besar. Penyerang menggunakan alamat email, tautan, dan pesan teks yang menyerupai instansi, perusahaan, atau brand ternama.

Deceptive Phishing merupakan jenis penipuan yang paling umum. Hati-hati jika ada perusahaan besar yang meminta Anda untuk verifikasi informasi akun, meminta login, meminta mengubah kata sandi, hingga melakukan pembayaran. Perlu diperhatikan kembali informasinya, ya. Jika merasa janggal, lebih baik abaikan.

2. Spear Phishing

Jenis penipuan ini mirip seperti cara menangkap ikan yang diincar menggunakan tombak (spear). Artinya, teknik ini memburu korban yang sudah diincar sebelumnya oleh si pencuri data yang memiliki tujuan tertentu. Biasanya, phiser menghubungi korban melalui kontak pribadi, seperti email, pesan WhatsApp, SMS, telepon, dan lainnya.

Mengingat korban telah diincar sebelumnya, spear phishing memiliki tingkat keberhasilan yang lebih tinggi. Phisher benar-benar terlihat meyakinkan. Namun, untuk mengetahuinya, kamu bisa mengenali pesan phishing dari penggunaan tata bahasa yang kurang tepat.

Jika penyerang mengaku sebagai manajer atau eksekutif, kamu bisa mengonfirmasikan hal tersebut kepada yang bersangkutan, jika merasa janggal dengan email atau pesan yang disampaikan.

3. Whaling

Whaling adalah jenis phishing dengan target individu secara spesifik yang memiliki kewenangan tinggi di suatu perusahaan, misalnya pemilik bisnis, direktur perusahaan, dan lainnya. Orang dengan jabatan tertinggi dijadikan target, karena memiliki banyak otoritas atas data-data dan informasi yang penting. 

Jika tindakan whaling berhasil, banyak keuntungan yang bisa dimanfaatkan dari akses yang didapatkan. Biasanya, phisher menghubungi ke alamat email pribadi korban dengan alasan korespondensi terkait urusan bisnis.

Baca juga: Data Breach: Kenali dan Ketahui Cara Mengatasinya

4. Smishing

Istilah smishing merupakan bentuk gabungan dari SMS dan phishing. Jenis serangan ini disebar melalui pesan teks (SMS). Smishing tergolong penipuan paling mudah di antara jenis phishing lain. Alasannya, phisher hanya perlu mengurut nomor telepon untuk menyebarkan pesan tipuan supaya mengklik link berbahaya berisi malware atau mengarahkan Anda ke website buatan pelaku.

Bagaimana Cara Kerjanya?

Memanipulasi informasi dan memanfaatkan kelalaian korban merupakan cara kerja phishing. Tahap awal tentu menentukan siapa calon korban dan tujuannya, dilihat dari jenis phishing yang akan dijalankan. Beberapa targetnya, seperti username dan password pengguna untuk menguasai akun. 

Phisher pun menyiapkan website palsu, mulai dari desain, memilih nama domain yang mirip dengan domain asli, hingga menyiapkan konten dengan tulisan yang meyakinkan. Bahkan, tak jarang pelaku mendesain website mirip dengan brand terkenal, tapi menggunakan nama domain yang jauh berbeda.

Dengan tampilan website dan informasi yang meyakinkan, tak sedikit yang akhirnya mengakses website phishing milik pelaku yang disebarkan melalui link yang disebarkan via SMS atau akun media sosial. Jika korban mengikuti instruksi, tujuan pelaku tercapai.

Biasanya, pelaku meminta data pribadi, seperti alamat email, kata sandi, nomor rekening, data kartu kredit, nomor telepon, one-time password (OTP), hingga alamat rumah. Pada phishing melalui email, kalimat yang digunakan biasanya berisi kejutan hadiah atau pemberitahuan palsu soal peretasan yang mendesak Anda memperbarui kata sandi.

Cara Mencegah Phishing

Phishing adalah

Ciri-ciri phishing biasanya soal ejaan dan tanda baca yang typo atau menggunakan emoji. Beberapa kasus phishing melalui website juga mengandung unsur desakan. Alhasil, calon korban terpaksa mengambil keputusan sesuai keinginan phisher ini. Di samping waspada dengan email, link, atau pesan janggal yang masuk, Anda perlu memperhatikan beberapa hal untuk terhindar dari serangan phishing.

1. Melindungi Data Pribadi

Dilarang memberikan informasi pribadi ke orang tidak dikenal, termasuk hindari menaruh nomor telepon pribadi di media sosial. 

2. Klarifikasi Informasi yang Tidak Jelas

Jangan tertipu informasi yang menyatakan bahwa Anda atau perusahaan terpilih sebagai pemenang, terlebih jika tak mendaftarkan diri ke kompetisi apapun. Tentunya, perhatikan detail pengirim, sebelum mengklik tautan dari sebuah email. Perhatikan kembali nama website yang Anda kunjungi. Jika ragu, Anda bisa mengkonfirmasinya ke bagian IT perusahaan yang tentu lebih paham serangan cyber.

3. Memiliki Berbagai E-Mail

Pisahkan email yang berisi informasi keuangan dengan email untuk mendaftar akun di berbagai website dan aplikasi. Keempat, gunakan two-factor authentication (2FA) untuk akun yang Anda daftarkan di internet.

4. Waspada dengan Transaksi

Hati-hati saat bertransaksi secara online. Hindari penggunaan kartu kredit di aplikasi atau website yang belum terpercaya. Hindari juga bertransaksi keuangan atau mengakses website dan aplikasi perbankan saat menggunakan Wifi publik.

5. Jangan Sembarang Download

Jika terjebak phishing, segera ganti kata sandi atau hapus informasi yang berpotensi untuk dicuri. Perlu diperhatikan, salah satu serangan phishing adalah meminta download file tertentu melalui email palsu yang Anda terima. Pada saat melakukannya, bisa saja Anda mengunduh malware yang akan bekerja di komputer secara rahasia. 

Untuk menghindarinya, gunakanlah software anti-malware yang akan melakukan scan secara otomatis sesuai dengan setting yang digunakan. Anda juga bisa meminta bantuan tim IT perusahaan untuk memeriksa berkala, seperti menghapus script mencurigakan yang bisa saja mencuri data pribadi.

Baca juga: Peran Security Operation Center dalam Melindungi Ancaman Siber

Phishing merupakan aktivitas cyber attack berbentuk manipulasi yang dapat mengancam keamanan data pribadi maupun perusahaan. Para penyerang atau phisher dapat melakukan serangan dalam skala yang besar, tergantung tujuannya. Beberapa cara efisien di atas bisa diterapkan untuk menghindari serangan tersebut.

Jika Anda seorang pemilik bisnis yang mempunyai website, pastikan website Anda memiliki protokol kriptografi atau SSL agar konsumen yang mengunjungi website memiliki rasa aman saat mengakses situs bisnis Anda.

Big Data: Manfaat, Jenis, dan Klasifikasinya yang Perlu Diketahui

Big Data menciptakan revolusi di bidang IT, bahkan kini memasuki hampir setiap industri. Jenis-jenis Big Data yang ada saat ini menjadi kekuatan pendorong dominan di balik kesuksesan perusahaan dan organisasi di seluruh dunia. Salah satunya dalam bisnis, perusahaan bisa menemukan insight baru tentang tren dan apa yang pelanggan inginkan pada suatu produk atau layanan dari pengolahan Big Data.

Konsep Big Data sebenarnya bukan hal yang rumit. Seperti namanya, Big Data mengacu pada data dalam jumlah besar dan kompleks hingga tak memungkinkan lagi untuk dikelola dengan tools software tradisional. Jumlah Big Data terus meningkat tiap menit, sehingga menjadi tantangan dalam hal analisis.

Big Data memang tentang volume. Namun, bukan jumlahnya yang penting, tapi olahan dengan data tersebut yang penting. Maka dari itu, simak lebih lanjut manfaat Big Data, jenisnya, dan klasifikasinya dalam bisnis saat ini.

Manfaat Big Data dalam Bisnis

Big Data penting karena menjadi solusi untuk menyelesaikan sejumlah masalah umum yang dihadapi perusahaan. Dengan mengaplikasikannya, Big Data dapat mengumpulkan seluruh informasi terkait konsumen yang dapat menjadi panduan dalam memproduksi barang atau jasa sesuai dengan kebutuhan dan behaviour mereka. Big Data bukan lagi soal analisis segmen pasar, melainkan soal fakta di lapangan.

Dengan analisis data yang dimiliki, perusahaan akan mudah membangun strategi marketing yang efektif dan menjangkau setiap konsumen sesuai dengan segmen pasar. Hal ini juga terhindar dari risiko menyusutnya pangsa pasar.

Manfaat lain Big Data lainnya yaitu membantu bisnis dalam menemukan penyebab kegagalan, sekaligus menemukan insight baru yang dapat mendorong peningkatan bisnis. Big Data juga bisa mendeteksi tindakan serta strategi berbahaya yang bisa mempengaruhi kestabilan perusahaan.

Baca Juga: Bagaimana Peran Big Data dalam Bisnis Saat Ini?

Jenis-jenis Big Data

jenis big data

Jenis Big Data terbagi tiga yang memiliki fungsi, bentuk, dan teknik pemrosesan yang berbeda-beda. Simak lebih lanjut di bawah ini.

1. Data Terstruktur

Data Terstruktur merujuk pada data yang sudah tersimpan secara berurutan. Secara umum, data ini disusun pada excel atau spreadsheet. Data terstruktur mudah diakses dan dianalisis karena berasal dari berbagai macam database dengan algoritma mesin pencari sederhana. Bisa juga berasal dari data statistik lain yang ditangkap oleh server, aplikasi, atau bergerak melalui platform.

Data terstruktur yang dibuat manusia biasanya mencakup semua data dalam aktivitas di internet atau komputer. Misalnya, ketika seseorang mengklik tautan di internet, atau bahkan berselancar ke suatu situs e-commerce, aktivitas tersebut menjadi data yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk mengetahui behaviour pelanggan. Contoh data terstruktur lain, seperti data penjualan perusahaan, data diri karyawan, atau data pelanggan yang terlampir secara terstruktur.

2. Data Tidak Terstruktur

Data dengan jenis ini bentuknya tidak terstruktur dan tidak memiliki format yang jelas dalam penyimpanan. Sehingga, tidak mudah membaca dan menganalisis data ini. Biasanya, data ini memiliki volume atau ukuran data yang besar. Untuk menganalisisnya, perlu diolah terlebih dahulu secara manual.

Data yang tidak terstruktur ini bisa berasal dari beberapa sumber dan memiliki kombinasi file sederhana, seperti teks, gambar, video, dan lain sebagainya. Contohnya dalam media sosial, seperti jumlah like, pengikut, komentar, retweetshare, gambar postingan, dan aktivitas digital lain dalam akun pengguna. Contoh lain, data tidak terstruktur biasanya dihasilkan mesin, seperti citra satelit, data ilmiah dari berbagai eksperimen, atau data radar yang ditangkap oleh berbagai aspek teknologi.

3. Data Semi Terstruktur

Dalam data ini, garis antara data tidak terstruktur dan data terstruktur tampak tidak jelas, karena sebagian besar data semi-terstruktur sekilas tampak tidak terstruktur. Jenis data ini belum diklasifikasikan, tapi mengandung informasi yang penting.

Misalnya, dokumen NoSQL karena mengandung kata kunci yang dapat digunakan untuk memproses dokumen dengan mudah. Contoh file yang masuk ke dalam jenis data ini adalah xml, json, dan CSV.

Klasifikasi Big Data

Jenis Big Data yang bermacam-macam tersebut kemudian diklasifikasikan menjadi dua, yaitu Big Data Operasional dan Big Data Analytic. Masing-masing dikelompokkan berdasarkan beban kerja, yang keduanya memiliki kebutuhan sistem berlawanan satu sama lain. Untuk memahami klasifikasi teknologi Big Data lebih lanjut, simak penjelasan di bawah ini:

1. Big Data Operasional

Big Data operasional merupakan sistem yang memiliki kapabilitas operasional untuk pekerjaan-pekerjaan bersifat interaktif dan real time. Secara umum, data pada kelompok ini disimpan. Untuk menanganinya, dibangun sistem dengan database NoSQL. 

Teknologi NoSQL dikenal lebih cepat, mudah, dan lebih murah. NoSQL dengan komputasi awan menjadi perangkat kerja operasional Big Data yang mudah dikelola dan bisa di implementasikan lebih cepat. 

2. Big Data Analytic

Pekerjaan yang berhubungan dengan klasifikasi Big Data ini diimplementasikan dengan sistem database MPP dan MapReduce. Teknologi ini muncul sebagai reaksi keterbatasan dan kurangnya kemampuan relational database tradisional untuk mengelola lebih dari satu server. Selain itu, MapReduce ini juga menawarkan metode baru yang mampu menganalisis data yang fungsinya sebagai pelengkap.

Baca Juga: Acer Luncurkan Rangkaian Solusi Teknologi Altos Melalui Kekuatan Kelola Big Data

Altos BrainSphere P15 F7

Salah satu tantangan tren Big Data, yaitu menghindari risiko kelola data. Acer sebagai perusahaan teknologi Informasi memperkenalkan teknologi Altos Computing sebagai solusi yang bisa membantu perusahaan melakukan modernisasi lingkungan TI masa depan.

Solusi teknologi Altos memiliki rangkaian, meliputi ketersediaan untuk serverstoragedata center modern, High Performance Computing, Virtual Desktop Infrastructure (VDI), Artificial Intelligent (AI) platform, dan solusi Internet of Things (IoT). Teknologi ini diharapkan menjadi akselerator divisi TI perusahaan dalam memperkuat performa, efisiensi, serta kemampuan dalam mengelola cloud dan data perusahaan.

Tak heran jika berbagai jenis dan klasifikasi Big Data wajib diimplementasikan dalam bisnis, mengingat keberadaannya untuk mengumpulkan data, membaca nilai, menganalisis dan hal lainnya. Potensi penggunaannya untuk kemajuan bisnis juga tanpa batas. Dengan mendayagunakan database Big Data, operasional perusahaan dapat meningkatkan keuntungan dan mencapai sasaran-sasaran bisnis lainnya.

Mengapa Perlindungan Data Pribadi Penting Saat Ini?

Perlindungan data pribadi di zaman serba digital ini penting dilakukan. Pertumbuhan pengguna telepon seluler dan internet saat ini juga butuh dibarengi dengan tumbuhnya kesadaran publik dalam melindungi data pribadi mereka.

Data pribadi yang dimaksud sebagaimana dalam Pasal 1 angka 29 PP PSTE adalah setiap data tentang seseorang, baik yang teridentifikasi maupun dapat diidentifikasi secara tersendiri atau dikombinasi dengan informasi lainnya, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui Sistem Elektronik atau nonelektronik. Contohnya, identitas pribadi, data kependudukan dan kewarganegaraan, data komunikasi, data perjalanan, data medis, dan data ekonomi.

Perlindungan data pribadi tak hanya penting bagi tiap individu, tapi juga perusahaan besar yang menyimpan data karyawan maupun pelanggan setiap harinya. Mengingat aktivitas kehidupan kita terekam digital, perlindungan data wajib jadi prioritas.

Lalu, apa urgensinya perlindungan data pribadi, terutama bagi perusahaan? Bagaimana regulasi yang mengatur perlindungan data pribadi di Indonesia? Simak di bawah ini.

Poin Penting Menjaga Data Pribadi

Ada beberapa hal penting dari menjaga data pribadi. Pertama, untuk mencegah penyalahgunaan data pribadi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Kedua, menghindari ancaman kejahatan dunia maya termasuk kekerasan berbasis gender online (KBGO).

Ketiga, menghindari potensi pencemaran nama baik. Keempat, terciptanya hak kendali atas data pribadi yang sudah dijamin dalam Deklarasi Universal tentang Hak Asasi Manusia 1948 pasal 12 dan Konvensi Internasional tentang Hak Sipil dan Politik (ICCPR) 1966 pasal 17.

Lalu, bagaimana jika data pribadi hilang, dimanipulasi ilegal, bocor, atau gagal dilindungi oleh Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE)? Jika terjadi kegagalan sistem perlindungan terhadap data pribadi, PSE wajib memberitahukan secara tertulis kepada pemiliknya.

Terjadinya kegagalan sistem perlindungan bisa disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Salah satu faktor eksternal yang sering terjadi adalah cybercrime, yang dapat berupa hackingcrackingphishingidentity theft, dan sebagainya. Sementara kerugian yang akan timbul, seperti kerusakan sistem, kebocoran data pribadi, manipulasi data, pelanggaran privasi, dan lain-lain.

Baca juga: Peran Security Operation Center dalam Melindungi Ancaman Siber

Urgensi Perlindungan Data Pribadi bagi Perusahaan

Perlindungan Data Pribadi

Kini, sebagian besar aktivitas kita menggunakan teknologi digital, mulai dari belajar, bekerja, bertransaksi, hingga mencari hiburan. Belum lagi, adanya tren BYOD dengan rapat melalui konferensi video, panggilan web, atau perpesanan, yang meningkatkan data untuk dibuat dan disimpan.

Hal ini juga berlaku pada dunia bisnis. Ketika konsumen memberikan informasi pribadi, seperti identitas atau data kependudukan, tentunya mereka mempercayakan data tersebut kepada perusahaan. Perusahaan pun wajib melindunginya dari ancaman jatuh ke tangan yang salah dengan menerapkan privasi data. Adanya privasi data dalam perusahaan bukan hanya untuk melindungi konsumen saja, tetapi juga karyawan dan perusahaan itu sendiri.

Selain itu, urgensi lain bagi perusahaan adalah mencegah pembobolan data yang dapat merugikan bisnis sekaligus merusak reputasi dan nilai brand perusahaan. Ketika pelanggan sukarela memberikan datanya kepada perusahaan, mereka berharap data terlindungi dengan baik. Jika tidak, pelanggan akan kehilangan kepercayaan terhadap perusahaan dan menurunkan nilai brand. Ini juga berhubungan dengan kode etik perusahaan bahwa informasi bersifat rahasia perlu dikelola secara bertanggung jawab dan hanya digunakan untuk tujuan bisnis.

Salah satu metode yang paling sering ditemui dalam mempraktikkan keamanan data pribadi maupun perusahaan adalah penggunaan otentikasi. Praktik tersebut mengharuskan pengguna memberikan kata sandi, kode, data biometrik, atau beberapa bentuk data lainnya untuk memverifikasi identitas sebelum mendapatkan akses ke sistem atau data.

Mematuhi peraturan privasi data penting bukan hanya karena informasi sensitif dapat disalahgunakan jika terjadi pelanggaran data, tetapi juga karena ada undang-undang yang memberlakukan hal ini.

Perlunya UU PDP di Indonesia

Setiap orang berhak memperoleh perlindungan atas data pribadi yang erat kaitannya dengan kehidupan privasi. Mengingat pentingnya perlindungan data pribadi, negara pun hadir melalui berbagai ketentuan peraturan perundang-undangan. Undang-Undang (UU) Perlindungan Data Pribadi (PDP) bermakna vital dalam berbagai aspek kehidupan.

Kehidupan yang serba digital ini pun membuat Indonesia berada dalam kondisi urgensi untuk memperbaiki ekosistem tata kelola data pribadi. Maka dari itu, UU PDP perlu segera disahkan. Keuntungan dari peraturan tersebut, yaitu PDP melindungi aset ekonomi dunia yang berdampak pada pesatnya ekonomi digital karena hak semua orang terukur dan terlindungi.

Adanya UU PDP, Indonesia dapat menjalankan interaksi antarbangsa karena PDP jadi syarat perdagangan dunia. Adanya pengaturan PDP ini pun sebagai upaya pemerintah melindungi hak sipil warga terkait privasi dan hak asasi manusia.

Baca juga: Tren Keamanan Siber 2021 yang Perlu Anda Tahu

RUU PDP sendiri sebetulnya menjadi salah satu UU yang nantinya mengatur terkait perlindungan data pribadi. Oleh karena itu, dalam RUU PDP terdapat empat unsur penting, yaitu data owner, data userflow data, dan security data.

RUU PDP yang kini tengah dibahas pemerintah memuat 72 pasal dan 15 bab. Terdapat sanksi dalam RUU PDP, yaitu pidana penjara tujuh tahun atau denda maksimal Rp70 miliar bagi pelaku yang mengungkapkan atau menggunakan data pribadi yang bukan miliknya secara melawan hukum.

Selain menyiapkan RUU PDP, dalam konteks pengawasan terhadap perlindungan data pribadi juga ada beberapa regulasi lain di sektor Kominfo, yakni PP Nomor 71 Tahun 2019, UU ITE, dan Permen Kominfo Nomor 20 Tahun 2016. Tentunya, semua peraturan yang dibuat harus bisa mengakomodir perlindungan data yang bisa memastikan persetujuan pengguna, keamanan, dan transparansi.

Sementara, salah satu pengaturan perlindungan data pribadi yang menjadi role model saat ini adalah General Data Protection Regulation (GDPR) yang dianggap paling komprehensif di dunia. GDPR yang berlaku efektif di Uni Eropa pada 2019 ini mengatur apabila ada kebocoran data pribadi, pengguna data dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Dalam peraturan ini, data controller juga diberikan sanksi apabila terjadi kebocoran data.

Baca juga: Kenapa Perusahaan Penting Melakukan Backup Data?

Perusahaan sudah sepatutnya memahami regulasi, prinsip-prinsip, serta praktik perlindungan data pribadi. Selama mematuhi peraturan privasi data, bisnis dan reputasi maka perusahaan terlindungi serta menghindari denda besar dari kemungkinan kerusakan. Semoga informasi ini bermanfaat.

Altos BrainSphere P15 F7, PC Workstation Pertama dengan AMD Ryzen 5000

Baru-baru ini, Altos Computing Inc, yang merupakan anak perusahaan dari Acer Group meluncurkan seri terbaru Altos PC Workstation, Altos BrainSphereTM P15 F7. Perangkat ini merupakan PC workstation pertama yang dilengkapi CPU ditenagai AMD Ryzen 5000. Kehadiran workstation ini dapat memenuhi kebutuhan Anda melalui beban kerja yang tinggi dan sistem konfigurasi dalam jumlah besar hingga mampu meningkatkan performa sistem komputasi yang maksimal.

Tentu saja perangkat ini sangat mendukung untuk perusahaan yang membutuhkan pengelolaan data menggunakan perangkat tinggi. Seperti yang diungkapkan General Manager Altos, Jackie CC Lee  menanggapi peluncuran perangkat ini.

“Masih ada pasar di antara komputer komersial umum dan workstation kelas atas. Pengaplikasian industrial utamanya bergantung pada operasi jangka panjang dan dukungan mainframe komputer manajemen tinggi, seperti pada industri keamanan. Workstation dengan tampilan multi-layar, terminal workstation pada industri perbankan, workstation jalur produksi pada pabrik, workstation medis di rumah sakit, dan pengelola tinggi untuk memenuhi kebutuhan performa dari berbagai penggunaan. Di saat yang bersamaan juga penting mempertimbangkan budget pelanggan.”

Ia juga menuturkan bahwa semakin berkembang dan populernya teknologi AI (Artificial Intelligence) dan ML (Machine Learning), perusahaan menanggapi gelombang transformasi digital hingga permintaan atas komputer dengan akselerator AI, seperti prosesor grafis GPU, yang dapat meningkat pesat. Produk komputer yang dapat mendukung tersebut disebut adalah “PC Workstation.”

Baca juga: Laptop Tangguh dengan IP53, Acer Enduro N3 Hadir Sebagai Tahan Banting untuk Kondisi Ekstrim

Kelebihan Altos BrainSphere P15 F7

PC Workstation

Perangkat PC workstation ini memiliki prosesor pengaturan yang begitu komprehensif. Melalui PCle Gen4 M.2 SSD, seri Altos BrainSphere ini dapat meningkatkan penyimpanan data dan performa processing

Di saat bersamaan, Anda dapat memilih menggunakan Altos Smart Server Manager (ASSM), yaitu perangkat lunak manajemen sistem untuk memenuhi kebutuhan sistem pengaturan dan pengawasan jarak jauh. Seperti ketika ada pesan sistem eror yang muncul, pekerja IT dapat langsung menerima notifikasi pesan tersebut lalu menindaklanjuti sumber masalah. Dengan demikian dapat memangkas waktu yang dibutuhkan untuk mengatasi troubleshooting.

Oleh karena itu, perangkat ini dapat menjadi yang pertama untuk menyediakan produk terbaik untuk pengguna korporasi di berbagai industri. Seperti industri finansial, keamanan, manufaktur, institusi medis besar, departemen pemerintahan, dan industri pendidikan. 

Tidak hanya itu,  Altos BrainSphereTM P15 F7 juga menjawab kebutuhan industri baru, Big Data dan AI yang sedang berkembang, diikuti kebutuhan komputasi yang semakin besar. Secara bersamaan dapat meningkatkan kebutuhan personil perusahaan IT untuk menyimpan data dan kecepatan processing hingga sistem kendali jarak jauh.

Baca juga: Acer Luncurkan Layanan Solusi Teknologi Altos Melalui Kekuatan Kelola Big Data

Bisa dikatakan bahwa Altos BrainSphereTM P15 F7 dapat memuaskan penggunanya karena dapat merasakan performa sistem mutakhir dan stabilitas tinggi namun dalam budget yang terbatas. Terlebih, disertai manajemen sistem yang dikembangkan oleh perangkat lunak Altos (ASSM) dan manajemen AI (Altos aiWorks) serta solusi terintegrasi lainnya untuk memenuhi kebutuhan pelanggan komersial hingga menjadi pilihan pertama perusahaan untuk mengimplementasikan industri transformasi digital.

5 Ide Bisnis Berbasis Teknologi yang Menjanjikan

Bisnis berbasis teknologi menjadi salah satu solusi wirausaha di era perkembangan teknologi saat ini. Bagaimana cara memulainya? Ada banyak ide bisnis berbasis teknologi yang memungkinkan Anda membangun perusahaan baru yang sukses. Bagian terbaiknya, bisnis teknologi memiliki pilihan yang beragam, jangkauan yang luas, bertujuan jangka panjang, dan potensi penghasilan tanpa batas.

Namun, Anda memerlukan beberapa tingkat pengetahuan teknis agar berhasil memulai bisnis di industri berbasis teknologi, mengingat bisnis ini berkaitan dengan penelitian, pengembangan, dan distribusi barang berbasis teknologi. Contohnya, bisnis yang memproduksi perangkat teknologi (seperti Acer), membuat software (seperti Salesforce), atau menyediakan layanan teknologi informasi (seperti Google).

Lalu, bisnis berbasis teknologi apa yang menjanjikan dan mudah dilakukan? Simak daftar ide bisnis berbasis teknologi di bawah ini.

1. Toko Online

Bisnis Berbasis Teknologi

Berjualan online merupakan salah satu ide bisnis berbasis teknologi terbaik. Membuat toko online kini jadi andalan para wirausaha, terutama di masa pandemi ketika publik lebih nyaman bertransaksi secara online.

Mendirikan toko online juga memiliki berbagai keuntungan, seperti jangkauan pasar lebih luas, modal yang diperlukan tidak terlalu besar, tidak memerlukan tempat besar, waktu yang fleksibel, dan bisa menjual produk bervariasi. Sementara kekurangannya, yaitu persaingan lebih ketat dan dibutuhkan koneksi internet yang stabil.

Anda bisa membuat sebuah website atau bergabung ke e-commerce sebagai sarana bagi transaksi pembelian produk. Terlebih, kini potensi bisnis di e-commerce semakin berkembang pesat di dunia maupun Indonesia dan akan terus tumbuh dalam beberapa tahun ke depan.

Menjadi pebisnis toko online juga setidaknya menuntut Anda untuk tetap update tentang tren apa yang sedang laku di pasaran, dengan begitu bisa memasukan ide baru ke dalam bisnis online Anda menjadi lebih fresh.

2. Bisnis Dropship

Menjalani bisnis dropship juga salah satu kemudahan dalam bisnis berbasis teknologi. Solusi ini mempermudah Anda untuk menjual suatu produk tanpa memikirkan gudang dan pengiriman barang. Jadi, Anda cukup mengandalkan kemampuan menjual saja.

Keuntungannya berasal dari selisih uang yang Anda terima dari pembeli dengan jumlah uang yang Anda bayarkan kepada produsen barang. Singkatnya, Anda sebagai dropshipper bertugas sebagai penghubung antara penjual dan pembeli barang. Bisnis ini bisa menjadi bisnis berbasis teknologi yang mudah, karena bisa menentukan sendiri produk apa yang ingin dijual.

Beberapa alasan bisnis dropship mudah dilakukan, antara lain tidak perlu modal yang besar karena tidak berurusan langsung dengan barang yang dijual atau gudang penyimpanan. Kemudian, bisnis ini juga lebih hemat tenaga, karena Anda hanya fokus pada marketing. Sementara produksi, pengemasan, dan pengiriman menjadi tanggung jawab penjual.

Meski mudah dan efisien, Anda juga perlu memperhatikan beberapa hal, seperti kontrol terhadap barang dan sistem pengiriman. Jika kedua hal tersebut bisa diatasi, kasus kegagalan pengiriman atau komplain barang tidak merepotkan Anda.

3. Konsultan IT atau Cybersecurity

Di era digital, bisnis bidang apapun terancam oleh serangan siber. Keadaaan ini berdampak pada kebutuhan akan konsultan IT yang semakin besar dari sebelumnya.

Sebagai konsultan IT, Anda dapat membantu perusahaan mengevaluasi sistem keamanan dan menawarkan saran tentang bagaimana mereka dapat melindungi diri dari peretas dunia maya dengan lebih baik. Selain itu, konsultan IT atau cybersecurity juga dapat membantu menyiapkan perangkat keras suatu perusahaan atau bisnis dan memecahkan masalah umum tentang teknologi dan keamanan siber.

Keuntungannya, menjadi konsultan IT atau cybersecurity, yaitu peluang bisnis di bidang ini masih terbuka lebar. Jika Anda memiliki skill cybersecurity, Anda juga bisa meningkatkan jenjang karier bisnis ke arah yang lebih menjanjikan, seperti penetration tester, white hat hackercomputer forensic specialist, dan masih banyak lagi. Hal tersebut bisa ditingkatkan dengan pelatihan-pelatihan yang Anda ikuti, yang tentunya dibutuhkan waktu dan biaya pribadi.

Baca juga: Bagaimana Membangun Brand Building di Era Digital Saat Ini?

4. Konsultan SEO atau Media Sosial

Google masih menjadi bagian penting dari banyak strategi pemasaran bisnis. Suatu bisnis harus dapat muncul sebagai hasil teratas di Google Penelusuran untuk kata kunci yang terkait dengan bisnis mereka. Itu artinya, mereka membutuhkan seseorang yang ahli dalam SEO untuk membantu hal tersebut. Selain itu, SEO juga efisien untuk mendatangkan pengunjung website atau platform e-commerce tanpa biaya.

Jika Anda menguasai teknik SEO dan tren Google, Anda bisa menjadi konsultan SEO untuk membantu website klien muncul pada hasil teratas di mesin pencari. Konsultan SEO di Indonesia memang sudah banyak, tapi peluang bisnisnya masih terbuka lebar, terutama di era digital. 

Selain itu, jika Anda belum menguasai SEO, tetapi pandai media sosial, Anda dapat menawarkan jasa untuk suatu bisnis menghasilkan engagement, seperti jumlah likesharefollowers, komentar, klik, dan banyak lagi sebagai pemasar media sosial. Dalam peran ini, Anda bisa jadi konsultan media sosial dan membantu mereka mengelola profil media sosial, menyebarkan konten ke seluruh web, dan membangun branding mereka.

Apalagi, menjadi konsultan dan pemasar media sosial sangat minim dan bisa dilakukan dari rumah. Pastikan untuk meningkatkan keterampilan media sosial Anda dengan mengikuti tren dan platform terbaru.

5. Jasa Pembuatan Website

Ide bisnis ini memang sudah ada sejak lama, namun ide ini masih relevan hingga beberapa tahun ke depan. Jika Anda memiliki kemampuan membuat website yang menarik, hal itu bisa menjadi bisnis yang potensial. Apalagi saat ini kebutuhan website semakin meningkat, baik untuk instansi pemerintah, perusahaan, maupun individu.

Memang, membuat website kini makin mudah, yang sulit adalah kustomisasi dan pemeliharaannya. Maka dari itu, diperlukan keahlian pemrograman lebih advance yang hanya dimiliki oleh seorang web developer.

Bisnis berbasis teknologi ini potensial dan memungkinkan Anda bekerja dari rumah atau dari tempat mana pun. Soal deadline pengerjaan proyek juga bisa diatur sesuai dengan waktu Anda. Dalam menjalani bisnis ini, pun dianjurkan memiliki sertifikasi kompetensi untuk menumbuhkan rasa percaya di antara klien.

Baca juga: 4 Tips & Cara Memulai Bisnis di Era Digital

Bisnis berbasis teknologi digital jadi bisnis yang potensial saat ini dan beberapa tahun ke depan. Beragam pilihan ide bisnis di atas bisa jadi bahan pertimbangan. Anda bisa menentukan bisnis yang sesuai dengan kemampuan dan memiliki prospek bisnis yang baik. 

Jika Anda mampu menemukan ide bisnis berbasis teknologi yang tepat dan membangunnya dengan langkah yang benar, bukan mustahil Anda akan mampu mencapai hasil terbaik. Semoga berhasil!

Mengapa Perusahaan Penting Melakukan Backup Data?

Backup data merupakan hal penting yang harus masuk dalam strategi pengembangan bisnis. Memang, siapa pun tak ada yang menginginkan kehilangan data atau informasi. Maka dari itu, backup data penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Karena bagi sebagian besar perusahaan, kehilangan akses ke data berarti penangguhan semua proses bisnis, yang tentunya menyebabkan hilangnya keuntungan, kerusakan reputasi, dan pengeluaran biaya pemulihan.

Data yang disimpan secara digital bisa saja hilang kapan pun. Penyebab hilangnya data juga beragam, seperti adanya kerusakan pada file, hardisk, atau terjangkit virus. Namun, semua hal tadi bisa dicegah dengan cara melakukan backup data. Lalu, apa pentingnya? Dan bagaimana perusahaan melakukan backup data? Simak lebih lanjut berikut ini.

Pentingnya Melakukan Backup Data demi Bisnis

backup data

Menyimpan data bisa dimana saja. Bagi perusahaan besar, menyimpan data bisa dilakukan dengan membangun Data Center. Sementara untuk data kecil, umumnya disimpan di dalam hardisk untuk di PC/laptop, kartu memori, SD Card, flashdisk, atau mungkin dalam sebuah CD/DVD. Sayangnya, media penyimpanan data tersebut rentan mengalami kerusakan, sehingga ada kemungkinan data yang ada di dalamnya bisa hilang atau rusak.

Backup data juga bisa memengaruhi produktivitas. Ketika data sudah hilang, otomatis Anda perlu waktu untuk mengumpulkan atau membuat ulang file tersebut. Misalnya, perusahaan Anda sedang merencanakan produk baru dengan mengumpulkan data pasar atau konsumen.

Tiba-tiba, perangkat yang dipakai mengalami kerusakan atau data hilang karena virus, lalu data tersebut lenyap begitu saja. Dengan kejadian seperti itu, mau tidak mau data harus dibuat atau dikumpulkan ulang dan itu sangat membuang waktu.

Selain karena virus dan kerusakan perangkat, alasan lainnya adalah bencana yang bisa menimpa siapa saja, kapan saja, dan di mana saja. Maka dari itu, kita perlu mempersiapkan kemungkinan terburuk, misalnya perangkat penyimpanan yang terendam banjir, data yang ada di dalamnya pun kemungkinan sulit untuk mengembalikannya.

Tak hanya itu, tak ada yang mau mengalami pencurian data. Namun, hal itu bisa terjadi kepada siapa pun. Jika pencurian terjadi dan Anda sudah melakukan backup data, setidaknya Anda masih bisa mengakses dan tidak kehilangan data pentingnya.

Baca juga: Bagaimana Acer dan AI Membawa Perubahan Bisnis di Era Digital?

Cara Backup Data

Melakukan backup data menjadi opsi terbaik. Sebelum terjadi kerusakan, sebaiknya data penting disimpan ke media penyimpanan lainnya. Berikut beberapa cara backup data.

1. Simpan di Hard Drive External

Jika Anda memiliki hard drive USB eksternal, Anda dapat mencadangkan ke drive tersebut menggunakan fitur cadangan internal komputer perusahaan. Perangkat ini ada yang berkabel, ada juga yang memiliki kemampuan nirkabel.

Di Windows 10 dan 8, bisa gunakan File History. Di Windows 7, bisa gunakan Windows Backup. Sesekali hubungkan drive ke komputer atau biarkan tetap terpasang kapan pun, dan itu akan mencadangkan secara otomatis. Kelebihannya, backup data dengan hard drive external itu murah dan cepat. Kekurangannya, jika terjadi bencana, backup data Anda bisa hilang bersama dengan komputer Anda.

2. Simpan ke Perangkat NAS

Kebutuhan akan Network Attached Storage (NAS) diperlukan di era digital saat ini untuk penyimpanan dan backup data yang lebih aman. NAS merupakan sebuah piranti penyimpanan data dengan sistem operasi yang dikhususkan untuk melayani kebutuhan sharing dan backup data. NAS dapat diakses langsung melalui jaringan dengan protokol seperti TCP/IP. NAS dilengkapi dengan tempat penyimpanan berupa harddisk dan memiliki software untuk pengelolaan.

Keuntungan menggunakan NAS yang utama adalah kemudahan mengakses dan backup data.  Perangkat ini hanya perlu dihubungkan dengan server melalui jaringan (hub, switch, atau router), dengan ini Anda dapat mengakses data di mana pun dan melalui perangkat apa pun selama perangkat tersebut bisa terhubung ke jaringan (internet atau intranet).

Baca Juga: Bagaimana Dokumen Digital Berperan Penting untuk Bisnis Anda?

3. Simpan di Cloud Storage

Jika memiliki penyimpanan eksternal yang terbatas, Anda bisa melakukan backup data di cloud storage. Kini sudah tersedia banyak cloud storage di pasaran, ada yang gratis dan berbayar. Layanan penyimpanan cloud menjaga data Anda tetap aman dengan enkripsi end-to-end. Menariknya, Anda dapat mengaksesnya dari mana saja dengan komputer dan perangkat seluler selama Anda memiliki akses internet.

Apalagi, kini sudah ada fitur backup data otomatis. Data yang bisa diamankan bukan hanya konten seperti video atau gambar, tapi juga data pelanggan, data transaksi, atau pengaturan website. Yang paling penting, dengan adanya backup data otomatis, bisnis Anda tidak akan terkena dampak ketika hal-hal buruk terjadi.

Memilih penyedia layanan Cloud Computing tergantung pada sesuai atau tidaknya dengan kebutuhan perusahaan. Salah satu layanan Cloud Computing yang dapat memenuhi kebutuhan perusahaan Anda adalah Altos Computing dari Acer.

Solusi Cloud Computing dari Acer ini bisa membantu perusahaan melakukan modernisasi pengelolaan data. Selain itu, teknologi ini memperkuat performa, efisiensi, serta kemampuan dalam mengelola cloud dan data perusahaan di data center yang modern.

Lewat solusi dan teknologi Altos BrainSphere yang berbasis AI, Acer berharap ini jadi satu fondasi terpercaya bagi pelaku bisnis untuk melakukan pemrosesan data lebih mutakhir. Altos adalah pilihan terbaik bagi perusahaan dalam pengelolaan Big Data.

Baca Juga: Cloud vs Data Center, Apa Perbedaan dan Manfaatnya?

Jika sudah punya backup data, tentu Anda tidak perlu merasa khawatir lagi soal kehilangan data. Namun, perlu dipahami juga bahwa backup data perlu dilakukan secara berkala tergantung dengan kebutuhannya. Jadi, disarankan untuk selalu backup data setiap kali Anda memiliki data penting terbaru.

Kenali Dua Produk Acer Heatfinder dan Faceinfo untuk Proteksi di Masa New Normal

Produk Acer tidak hanya memudahkan para pelaku bisnis lewat serangkaian perangkat yang dikembangkannya, seperti mendukung terciptanya smart city bagi perusahaan dan pemerintah lewat teknologi IoT. Kini, Acer sebagai penyedia solusi berbasiskan teknologi juga memiliki produk untuk mencegah penyebaran pandemi melalui perangkat Acer Heatfinder dan Acer Faceinfo.

Di era New Normal, masyarakat wajib menjalani protokol kesehatan di mana pun, termasuk juga diterapkan pada gedung perkantoran, mal, supermarket, dan sebagainya demi melandaikan kurva pandemi. Salah satu teknologi yang biasa dipasang di gedung-gedung adalah pendeteksi suhu tubuh. Namun, masih ada yang memakai cara manual dan cenderung menimbulkan antrian banyak orang. 

Melalui teknologi yang ditawarkan Acer, hal tersebut bisa diminimalisir dengan produk Acer Heatfinder dan Acer Faceinfo untuk dipasang di pintu masuk gedung mall atau perkantoran. 

Seperti apa produk Acer tersebut? Apakah bisa diterapkan pada bisnis Anda sekaligus melandaikan kurva pandemi? Simak lebih lanjut di bawah ini.

Acer Heatfinder

acer heatfinder

Acer HeatFinder merupakan alat pendeteksi suhu tubuh otomatis yang lebih modern, non-contact, tanpa menimbulkan antrean panjang hingga kerumunan. Hebatnya, Acer Heatfinder bisa mendeteksi suhu tubuh dalam jarak 100 cm hingga 200 cm yang tentunya sesuai dengan jarak aman. Teknologi ini bisa diterapkan oleh para pelaku usaha, pengelola area publik maupun institusi pendidikan di era new normal.

Perangkat ini mampu memindai suhu tubuh secara cepat dan mudah serta secara cerdas melakukan pengukuran suhu tubuh pada beberapa objek sekaligus yang sedang bergerak dengan cakupan area jarak tertentu. Selain itu, produk ini juga dilengkapi peringatan otomatis untuk objek dengan suhu tubuh di atas ambang normal.

Apalagi, produk Acer ini makin sempurna dengan bantuan software manajemen T-Guard. Pengguna bisa mendeteksi kejadian-kejadian dan melakukan prediksi potensi risiko lebih cepat, mudah, dan akurat.

Berbagai keuntungan bisa didapat dengan Acer Heatfinder. Pertama,  ready to use atau instalasi yang mudah, cepat, dan efektif. Kedua, dengan fitur continue tracking, kamera merekam selama orang itu berjalan dan suhu akan terus terdeteksi. Ketiga, bisa dilihat secara visual dan termal. Keempat, karena konsepnya camera recording, hasil pengukuran suhu tubuh dapat disimpan dan ditayangkan kembali untuk analisis lanjutan bila diperlukan.

Baca juga: Cara Acer Memberikan Solusi Melalui Teknologi IoT

Acer Faceinfo

Acer Faceinfo

Acer Faceinfo adalah teknologi solusi non-kontak untuk mengelola kehadiran dan kontrol akses berdasarkan pengenalan wajah dan deteksi suhu, yang dapat meningkatkan keamanan. Scanner berbentuk layaknya tablet ini bekerja berdasarkan sistem pengenalan Artificial Intelligence (AI), bisa dibilang lebih spesifik dan advanced dibanding Acer Heatfinder.

Acer Faceinfo dapat diaplikasikan untuk akses masuk kantor atau gedung. Bisa juga diintegrasikan dengan sistem absensi karyawan atau visitor management.

Melalui algoritma AVCP dari AOPEN Smart Vision, Faceinfo bisa mendeteksi identitas wajah, gender, usia, sentiment atau suasana hati. Selain itu juga bisa mendeteksi fake face, misalnya ada kecurangan untuk scan foto, bukan wajah asli. Hebatnya lagi, ada fitur mask medical policy yang bisa mendeteksi ada atau tidaknya masker medis di wajah pengguna yang jadi solusi pencegahan penyebaran virus.

Akurasi algoritma pengenalan wajah hingga 97,24% dari kumpulan data pengenalan wajah MegaFace. Dalam cahaya minim, perangkat ini bisa mendeteksi objek. Bahkan, bisa mengenali jika objek menggunakan masker medis hingga sunglasses. 

Ada juga fitur e-bulletin dan terintegrasi dengan solusi digital signage. Pada layar scanner, disediakan kolom untuk iklan, berita, atau pengumuman, yang tentunya meningkatkan produktivitas.

Dengan UX berbasis web, ada fitur peringatan bagi suhu tubuh yang di ambang batas normal. Produk Acer Faceinfo bisa mendeteksi suhu dalam jarak 50 cm secara non-kontak. Warna hijau berarti aman, sementara warna merah dengan pesan peringatan berarti tidak aman.

Karyawan atau pengunjung dengan suhu tidak normal, tidak bisa akses pintu masuk, dan administrator menerima notifikasi secara bersamaan. Notifikasi tersebut juga bisa diintegrasikan dengan third party, seperti aplikasi Line.

Semua informasi akan disimpan di sistem back-end dan tim administrator dapat memeriksanya. Informasi termasuk perusahaan, ID karyawan, nama, status hadir, suhu, visual, dan pintu mana yang diakses. Produk ini mendukung Windows 64/32 bit, OS Android, dan Linux.

Untuk harga, Acer menyediakan dua paket. Paket laptop dengan harga Rp59.500.000 (termasuk PPN). Kemudian, paket all-in-one yang berisi monitor 21,5 inch dengan computing unit seharga Rp61.000.000 (termasuk PPN), ditambah garansi satu tahun dan dilengkapi OS Windows 10 dengan spesifikasi standar Core i5, RAM 8GB, dan storage 1TB.

Baca juga: Acer dan Smart City: Bagaimana Teknologi Membantu Kualitas Hidup Masyarakat

Baik produk Acer Heatfinder dan Acer Faceinfo, keduanya menjadi solusi pencegahan penyebaran virus COVID-19 yang tepat digunakan untuk pelaku usaha, pengelola layanan publik hingga institusi pendidikan.

Pemantauan suhu sangat penting pada masa pandemi. Produk Acer bersama AOPEN menempatkan kecerdasan AI dan teknologi visual sebagai solusi dalam mencatat data pemantauan suhu setiap orang.

Bagaimana Membangun Brand Building di Era Digital Saat Ini?

Brand building merupakan strategi pemasaran yang sangat penting untuk mewujudkan bisnis yang kuat dan sukses. Brand building sejatinya mengikuti zaman. Di era digital ini, membangun awareness suatu brand membutuhkan strategi yang tepat, karena tingkat persaingan antar brand dagang atau jasa makin kuat. Ratusan brand bersaing melalui konten-kontennya untuk mendapatkan keuntungan dan menjadi pilihan konsumen.

Berkembangnya teknologi dan internet juga berdampak pada brand building yang tiap tahun selalu berevolusi. Adanya konten di media digital, seperti media sosial, website atau digital signage, kini telah menjadi cara baru dalam strategi pemasaran.

Lalu, bagaimana langkah brand building di era digital saat ini? Simak pembahasannya lebih lanjut.

Tentukan Target Audiens

Bagi brand baru, sebelum menentukan target audiens sebaiknya menetapkan nama brand. Namun, jika brand bisnis Anda sudah memiliki nama, tahap selanjutnya adalah menentukan target audiens yang akan diajak berinteraksi. Sebaiknya terfokus pada satu kelompok jelas, seperti usia tertentu, jenis kelamin, profesi, dan lain sebagainya. Target audiens yang tepat akan lebih mudah dikenal.

Menentukan Visi dan Misi Brand

Sangat penting untuk menyusun visi dan misi yang jelas dan disampaikan kepada audiens. Misi brand bisa disusun dari beberapa hal penting yang berkaitan dengan citra brand tersebut. Sementara, visi brand menentukan tujuan bisnis Anda di masa depan.

Sebenarnya, visi dan misi saja tidak cukup. Perlu juga dibuat story brand untuk memikat audiens. Kisah menarik yang tersembunyi di balik brand perlu diceritakan pada dunia. Kini, di era media sosial, mudah menyebarkan story brand. Anda tidak perlu cetak pamflet dan membagikannya di pinggir jalan. 

Baca juga: 4 Tips & Cara Memulai Bisnis di Era Digital

Rancang Visual untuk Identitas Brand

brand building

Visi, misi, dan story brand akan lebih lengkap dengan rancangan logo, tagline, dan sebagainya. Di era digital, ratusan brand akan berlomba-lomba jadi yang paling menarik. Untuk itu, perlu strategi brand building yang lebih modern dengan elemen visual.

Caranya, pilih warna tepat yang bisa menginspirasi emosi audiens, rancang logo atau tagline yang bisa mewakili nilai brand, gunakan tipografi dan font khusus, gunakan elemen visual untuk mengkomunikasikan tujuan brand, dan satukan semuanya dengan gaya yang unik.

Visual brand yang menarik akan terus diingat audiens. Bukan hanya menarik dan unik, tapi juga tetap eye catching jika ditempatkan pada teknologi digital signage.

Analisis Kompetitor

Tahap selanjutnya, melakukan analisis terhadap kompetitor. Hal ini penting jika produk bisnis Anda serupa dengan bisnis lain. Sebelum menganalisis, wajib observasi mengenai hal-hal yang dilakukan oleh para pesaing. Seperti, jenis produk yang ditawarkan dan strategi brand building yang dilakukan.

Analisis ini bukan meniru atau menjiplak bisnis lain, melainkan berguna untuk menentukan strategi brand building yang lebih kompetitif. Selain analisis pasar dan produk, wajib juga observasi bagaimana brand lain berinteraksi dengan konsumen atau influencer, media sosial apa yang digunakan, hingga kampanye apa yang sedang dilakukan.

Nilai Manfaat Produk

Pada tahap ini upayakan konsumen dapat merasakan nilai manfaat dari produk yang Anda dijual. Tentu dengan cara yang sopan dan profesional bahwa tidak ada produk kompetitor yang lebih baik dari produk Anda. 

Anda juga bisa berinteraksi dengan konsumen dengan memanfaatkan fitur komentar atau posting testimoni positif. Namun perlu diingat bahwa bisnis juga tidak anti kritik. Salah satu hal penting dalam sebuah brand building adalah menerima masukan yang diberikan oleh masyarakat.

Melalui media sosial, Anda bisa mengetahui apa saja keluhan dan saran dari masyarakat. Untuk itu, perlu juga mengelola dan mengoptimalkan halaman profil media sosial Anda.

Membuat Pedoman Brand

brand building adalah

Tahap strategi brand building ini adalah membuat standar acuan untuk menjaga konsistensi di seluruh platform media. Aspek penting elemen visual yang harus diperhatikan, seperti logo, warna, tone, dan story yang mendasarinya.

Kegunaanya agar bisnis Anda bisa lebih mudah diingat oleh target audiens. Sementara, ketika strategi brand building tunjukkan hasil yang baik, perusahaan tidak akan kesulitan untuk melakukan strategi pemasaran secara berkelanjutan.

Baca juga: 6 Aplikasi Pembukuan Usaha untuk Memudahkan Bisnis

Bagi sebuah bisnis, penting untuk menciptakan citra brand yang kuat, hingga menumbuhkan kepercayaan dan kesetiaan kepada pelanggan. Melalui brand yang berkualitas, langkah selanjutnya adalah konsistensi dalam menciptakan brand building melalui pesan positif, sehingga sulit bagi kompetitor untuk menyaingi brand Anda.

8 Tools Digital Marketing Wajib untuk Perusahaan Digital Saat Ini

Tools digital marketing dalam suatu perusahaan, baik kecil maupun global, jadi senjata dalam proses bisnis. Penggunaan marketing tools dapat meningkatkan produktivitas dan profitabilitas. Maka dari itu, bukan hal merugikan jika perusahaan berinvestasi dalam teknologi melalui penggunaan tools digital marketing.

Terutama memasuki 2021 ini sebagian perusahaan harus beradaptasi dengan Work from Home (WFH), dibutuhkan strategi pemasaran digital yang baru dan efisien, sekaligus mempersiapkan adopsi tren BYOD di masa mendatang.

Tools digital marketing merupakan sistem otomasi pemasaran dan penjualan yang membantu Anda memahami apa yang dilakukan tim pemasaran dan penjualan setiap hari, seperti melacak campaign, investasi dalam strategi pemasaran, dan penjualan aktual.

Tools digital marketing juga memudahkan kolaborasi dan komunikasi antar departemen dengan software otomatisasi pemasaran. Jajaran manajemen juga dapat menggunakan data tersebut untuk meningkatkan kesuksesan penjualan, menentukan strategi, serta produktivitas penjualan.

Menggunakan tools digital marketing yang tepat dapat membantu keberhasilan campaign untuk merek bisnis Anda. Berikut, marketing tools yang harus dimiliki perusahaan digital saat ini, mencakup fungsi manajemen proyek dan kolaborasi, manajemen sosial media, dan digital marketing.

1. Google Analytics

Tools Digital Marketing

Google Analytics jadi acuan standar dalam analisa website. Software ini dapat menganalisis data user yang mengunjungi website: dari mana mereka datang, berapa lama mengunjungi website, dan halaman apa mereka menghabiskan waktunya. Google Analytics dapat membantu Anda memahami preferensi pelanggan dan mengumpulkan insight tentang cara menciptakan behaviour yang lebih baik.

Tools digital marketing gratis ini juga memiliki fitur-fitur canggih, seperti pengukuran pencapaian dan metrik prediktif. Insight yang ditampilkan dapat membantu keputusan pemasaran Anda dan return of investment (ROI) yang lebih baik, termasuk tren signifikan dan tindakan masa depan yang mungkin dilakukan pelanggan Anda.

2. Ahrefs

Tools digital marketing ini juga mengelola SEO. Ahrefs adalah tools SEO komprehensif yang berguna meningkatkan traffic website. Ahrefs memiliki data lebih dari 150 juta keyword yang bisa dipelajari, sekaligus dieksplorasi untuk konten di industri Anda.

Mirip seperti Google Analytics, Ahrefs juga bisa menganalisis kompetitor, seperti backlink, peringkat website, dan sebagainya. Ada fitur Rank Tracker yang dapat melacak kemajuan website. Selain itu, ada fitur Content Gap Tools untuk mengidentifikasi bagian mana dari situs web Anda yang perlu diperbaiki.

3. SEMrush

SEMrush bisa dibilang paket tools digital marketing all-in-one yang populer untuk mengelola SEO website Anda, seperti penggunaan keywords. Tak cukup sampai mengoptimalkan SEO, SEMrush juga dapat membantu tim marketing dalam pemasaran konten, riset pasar, periklanan, manajemen media sosial, dan manajemen reputasi website.

SEMrush juga bisa menganalisis kompetitor dengan tampilan diagram kapan mereka berhasil atau gagal, dan apa yang harus Anda lakukan untuk menjadi unggul. SEMrush dapat diakses secara gratis. Namun, jika Anda menginginkan alat analisis yang lebih dalam, bisa memilih paket yang berbayar.

4.  Trello

Tools untuk Digital Marketing

Jika Anda membutuhkan tools digital marketing yang fungsinya untuk kolaborasi atau manajemen proyek, Trello bisa jadi pilihan pertama. Tools ini mudah digunakan dan memberikan pengalaman kerja sama tim yang efisien. Tools gratis ini jadi pilihan tepat untuk memudahkan kerja sama tim, dari skala kecil hingga besar. 

Anda dapat menyesuaikan dengan proyek atau campaign yang sedang dijalankan. Beberapa fitur manajemennya, seperti kalender editorial untuk mengontrol dan memantau pembuatan konten, pengeditan konten, dan penerbitan. Kemudian, ada analisis tentang tujuan pemasaran, proyek saat ini, dan proyek selanjutnya. Trello juga bisa untuk merencanakan acara offline atau webinar.

Baca juga: 6 Aplikasi Pembukuan Usaha untuk Memudahkan Bisnis

5. Folderit

Saat menjalankan campaign pemasaran, tentunya akan banyak dokumen penting. Dibutuhkan tempat yang aman untuk menyimpannya, sekaligus tempat yang mudah diakses, seperti yang ditawarkan Folderit. Tool digital marketing ini berupa sistem manajemen cloud document yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan bisnis kecil hingga menengah.

Sebagai tools penyimpanan dokumen, Folderit mudah digunakan. Seluruh tim juga bisa mengelola, menyimpan, dan membagikan data atau dokumen bersama di mana saja, kapan saja selama terhubung dengan internet.

6. Slack

Slack merupakan tools digital marketing yang berfokus pada komunikasi tim. Slack berguna pada masa adaptasi WFH demi terciptanya komunikasi dan kerja sama tim yang efisien dan produktif. Slack bisa digunakan di berbagai perangkat seperti laptop, PC, smartphone, hingga tablet.

Terdapat fitur yang memungkinkan Anda membuat berbagai saluran (channel) atau grup proyek. Anda juga bisa membuat grup per divisi untuk tugas-tugas yang lebih spesifik. Kelebihan lainnya, Slack sifatnya tertutup, hanya pengguna yang mendapat invitation email saja yang bisa mengakses. Hal ini membuat Slack layaknya marketing tools bisnis yang eksklusif.

7. Mailchimp

Mailchimp menjadi salah satu solusi terbaik untuk email marketing. Mengingat, email marketing merupakan salah satu cara terbaik agar brand tetap dekat dengan pelanggan. Tools email marketing ini yang satu ini memiliki fitur andalan berupa otomasi gratis untuk semua. Anda bisa mengirimkan ratusan hingga ribuan email secara otomatis

Email marketing juga berfungsi sebagai update brand, pembaharuan konten, dan sebagainya. Karena sederhana, efisien, dan memberikan hasil yang signifikan, Mailchimp masih jadi email tools digital marketing yang digemari.

8. Buffer

Digital Marketing Tools

Tools digital marketing satu ini berfungsi dalam mengoptimalkan manajemen media sosial. Buffer memiliki berbagai keunggulan, seperti tren konten yang akan memberikan insight pada tim media sosial. Selain itu, yang jadi andalan adalah fitur jadwal posting konten.

Buffer juga memiliki fitur yang berkaitan dengan visual image pada postingan media sosial, seperti Canva. Buffer dapat mengidealkan link website yang panjang dan menyediakan analytics-nya. Buffer menjadi solusi yang tepat buat Anda yang berkutat di media sosial.

Baca juga: 4 Tips & Cara Memulai Bisnis di Era Digital

Tahun 2020 telah mengubah sebagian besar bisnis dari offline ke online. Maka dari itu, dibutuhkan strategi digital marketing demi tuntutan meningkatkan return of investment (ROI).

Penggunaan tools digital marketing jadi andalan saat ini dan beberapa tahun mendatang. Sebagai alat analitik digital, tools tersebut bisa mengumpulkan insight, menganalisis tren atau pasar, hingga jadi alat analitik prediktif yang dapat memperkirakan hasil campaign pemasaran Anda.